5 Striker Menjanjikan yang Gagal Memenuhi Ekspektasi

Berikut ini lima penyerang potensial yang gagal memenuhi ekspektasi.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 10 November 2020
5 Striker Menjanjikan yang Gagal Memenuhi Ekspektasi
Adriano (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak bola bukanlah ilmu pasti seperti matematika. Ada beberapa kejadian yang sulit dijelaskan dengan rumus-rumus. Contohnya, pemain yang memiliki bakat besar, tetapi gagal memenuhi ekspektasi.

Tidak konsisten, tak disiplin, dan tersilaukan oleh atensi sering menjadi penyebab pemain-pemain tersebut gagal. Padahal, di awal kemunculan banyak ramalan yang menyebut kesuksesan akan menghampiri.

Penyerang sering menjadi posisi yang tepat untuk melihat contoh tersebut. Alasannya, pada posisi itu, tolok ukur cukup mudah dilihat yakni jumlah gol.

Pada trivia kali ini, BolaSkor.com akan membahas lima penyerang dengan bakat besar yang gagal memenuhi ekspektasi. Tanpa bertele-tele lagi, berikut ulasannya:

Alexandre Pato

Alexandre Pato

Alexandre Pato seperti ditakdirkan memiliki karier gemilang usai mencetak dua gol dalam pertandingan persahabatan antara Brasil melawan Swedia pada usia 18 tahun.

"Gaya perminannya mirip dengan Ronaldo. Saya tidak berpikir dia punya bakat yang biasa saja," ujar pelatih Brasil saat itu, Dunga.

Beberapa bulan sebelumnya, AC Milan mengeluarkan 24 juta euro untuk mengamankan jasa sang striker. Pato mengemas setidaknya 10 gol dalam musim berturut-turut dan membantu Milan meraih Scudetto 2010-2011.

Tak lama berselang, cedera membuat level permainan Pato merosot tajam. Ia kemudian pindah ke Chelsea dengan status pinjaman. Hingga saat ini, Pato masih berjuang mencapai level permainan terbaik bersama Sao Paulo.

Bojan Krkic

Bojan Krkic

Bojan Krkic mendapatkan promosi dari La Masia ke Barcelona setelah mencetak gol pada tim junior. Pada musim debutnya di Barca, Bojan mengemas 12 gol.

Perbandingan dengan Lionel Messi tentu sulit dihindari. Pemain yang saat itu masih berusia 17 tahun tersebut dianggap sebagai pemegang tongkat estafet dari La Pulga.

Namun, rekening gol Bojan Krkic seret setelah Pep Guardiola mengambil alih Barcelona. Kemudian, sang striker dipinjamkan ke AS Roma.

Bojan Krkic juga pernah membela AC Milan, Ajax Amsterdam, Stoke City, Mainz, dan Alaves. Namun, ia masih belum bisa membuktikan penampilan sejalan dengan ekspektasi.

Adriano

Adriano

Adriano mengukir namanya sebagai penyerang tajam dan disebut-sebut akan menjadi penerus Ronaldo. Namun, inkonsistensi dan tak disiplin membuat Adriano menyia-nyiakan bakatnya.

Pemain asal Brasil itu menikmati masa produktif di Parma dan Inter Milan. Ia memenangi empat titel liga berturut-turut dengan Nerazzurri.

Namun, kematian sang ayah pada 2004 menjadi awal bencana. Pemain yang terkenal dengan tendangan keras itu tidak pernah sama seperti sebelumnya. Adriano mulai terlibat dengan pergaulan bebas termasuk kehidupan mafia di Brasil.

"Adriano, Anda adalah campuran dari Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic. Apakah Anda sadar bisa menjadi pemain terbaik yang pernah ada? Namun, kami tidak berhasil menariknya dari depresi," ujar kapten Inter Milan saat itu, Javier Zanetti.

Robinho

Robinho

Kendati bermain dengan beberapa klub elite seperti Real Madrid, AC Milan, dan Manchester City, namun sebagian besar karier Robinho kurang memuaskan.

Robinho mulai menarik perhatian klub-klub besar Eropa setelah tampil gemilang bersama Santos. Ia terkenal dengan kemampuan mencetak gol dan melewati lawan.

Penyerang asal Brasil itu kemudian menuju Real Madrid dengan menggunakan nomor punggung 10. Namun, Robinho hanya mencetak 17 gol dalam 64 pertandingan. Akhirnya, ia menuju Manchester City.

Angin segar sempat terasa setelah Robinho mengemas 14 gol dalam musim debutnya di Premier League. Sayangnya, enam bulan kemudian Robinho justru kembali ke Santos.

Pada 2010-2011, Robinho bergabung dengan AC Milan dan mengemas 14 gol saat Rossoneri mengangkat gelar Serie A. Tak lama kemudian, Robinho kembali tak konsisten dan kehilangan tempat di tim utama.

Robinho mencoba peruntungan dengan memperkuat berbagai klub seperti Santos, Guangzhou Evergrande, Atletico Mineiro, Sivasspor dan Instanbul Basaksehir. Namun, apa yang diharapkannya tidak tercapai.

Nicklas Bendtner

Lord Bendtner

Diberkati dengan kehebatan dalam duel udara, kekuatan fisik, dan kecerdasan taktis, Nicklas Bendtner memiliki senjata untuk menjadi striker tajam. Namun, sang striker pun berakhir dengan masuk daftar ini.

"Jika Anda bertanya kepada saya apakah saya satu di antara penyerang terbaik di dunia, saya akan menjawab ya. Itu karena saya percaya," ujar Nicklas Bendtner.

Sayangnya, apa yang diyakini sang striker tidak terwujud. Dalam sembilan musim bersama Arsenal, diselingi peminjaman ke beberapa klub, pemain asal Denmark itu hanya mengemas dua digit gol dua kali sebelum akhirnya hengkang ke Wolfsburg.

Sekali lagi, Lord Bendtner tampil mengecewakan dengan hanya mencetak sembilan gol dalam dua musim.

Pasang surut dalam karier Nicklas Bendtner cukup terasa. Ia pernah bermain diLiga Champions, kemudian terlempar ke divisi empat liga Denmark empat tahun berselang. Pemain 32 tahun itu mengalami kejatuhan karier yang cukup parah.

Nicklas bendtner Breaking News Trivia Sepak Bola Adriano Bojan krkic Robinho Alexandre Pato

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Aljazair vs Austria: 'Disgrace of Gijon' Bayangi Laga Penentu Sarat Dilema
Pertandingan terakhir Grup J Piala Dunia 2026 antara Aljazair dan Austria di Kansas City Stadium, Minggu (28/6) pagi WIB, menjadi salah satu laga yang paling menarik perhatian. Ada potensi sepak bola gajah?
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Aljazair vs Austria: 'Disgrace of Gijon' Bayangi Laga Penentu Sarat Dilema
Piala Dunia
Presiden Ekuador Tetapkan Hari Libur Nasional usai La Tri Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan timnas Ekuador melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 disambut dengan sukacita di seluruh negeri.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Presiden Ekuador Tetapkan Hari Libur Nasional usai La Tri Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Uruguay vs Spanyol: Misi La Roja, Juara Grup atau Lawan Messi di 32 Besar
Berikut prediksi Uruguay vs Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Uruguay vs Spanyol: Misi La Roja, Juara Grup atau Lawan Messi di 32 Besar
Liga Indonesia
PFA Cari Bakat 2026 Sukses Digelar, Ribuan Anak Papua Tunjukkan Bakat Sepak Bola
Kegiatan yang menyasar bakat-bakat muda pesepakbola Papua telah berlangsung di 21 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Papua, mulai dari pesisir hingga pegunungan.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 26 Juni 2026
PFA Cari Bakat 2026 Sukses Digelar, Ribuan Anak Papua Tunjukkan Bakat Sepak Bola
Prediksi
Prediksi dan Statistik Selandia Baru vs Belgia: Pertaruhan The Red Devils
Prediksi Selandia Baru vs Belgia pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026. Laga ini jadi pertaruhan bagi Skuad Red Devils yang belum pernah meraih kemenangan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Selandia Baru vs Belgia: Pertaruhan The Red Devils
Prediksi
Prediksi dan Statistik Cape Verde vs Arab Saudi: Menang atau Pulang!
Prediksi skor pertandingan krusial Cape Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026 lengkap dengan statistik, kabar tim, dan perkiraani susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Cape Verde vs Arab Saudi: Menang atau Pulang!
Piala Dunia
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Liga Indonesia
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Persija dikabarkan berhasil mendatangkan Kerim Memija. Selain itu, ada dua pemain yang disebut merapat, termasuk winger timnas Korsel di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Klasemen
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Amerika Serikat tetap memuncaki klasemen Grup D, meskipun kalah oleh Turki di laga terakhir. Bagaimana dengan Australia dan Paraguay?
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Hasil akhir
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Amerika Serikat menutup kiprahnya di fase grup Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dari Turki. Sementara itu, Australia merebut tiket 32 besar usai imbang lawan Paraguay.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Bagikan