5 Statistik Menarik di Balik Ketajaman Trio Man United: Rashford, Martial, dan Greenwood

ini akan menjabarkan statistik yang menjadikan trio lini depan Manchester United menarik untuk disaksikan. Berikut penjabaran lengkapnya
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 07 Juli 2020
5 Statistik Menarik di Balik Ketajaman Trio Man United: Rashford, Martial, dan Greenwood
Anthony Martial, Mason Greenwood, Marcus Rashford (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kemenangan telak 5-2 Manchester United atas Bournemouth di pekan 33 Premier League, Sabtu (04/07) menjadi bukti sahih kehebatan trisula lini depan Red Devils yang berisikan Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood.

Greenwood menorehkan dua gol lalu Rashford dan Martial masing-masing mencetak satu gol, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Bruno Fernandes. Tokcernya trisula lini depan Man United itu menjaga catatan tak terkalahkan United di seluruh kompetisi menjadi 16 kali beruntun.

Tim arahan Ole Gunnar Solskjaer masih bersaing dalam merebutkan tiket ke Liga Champions musim depan, plus peluang meraih trofi di ajang Piala FA dan Liga Europa. Sudah lama United tak memiliki trio penyerang yang sama-sama tajam dan saling membantu.

Baca Juga:

Manchester United 5-2 Bournemouth: Pertama Kali Sejak 2011, Setan Merah Cetak Lima Gol di Old Trafford

Mason Greenwood Menanti Panggilan Timnas Inggris

Trio Penyerang Manchester United Lebih Tajam daripada Trisula Penyerang Liverpool

Trisula lini depan Man United (BolaSkor.com)

Di masa lalu United punya Carlos Tevez, Cristiano Ronaldo, dan Wayne Rooney. Di Premier League saat ini Liverpool juga punya Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah.

Greenwood, Martial, Rashford memiliki kecepatan dalam melakukan serangan balik yang dipadukan aksi dribel bola dan kemampuan menyelesaikan peluang. Fans Man United sudah sewajarnya bahagia melihat prospek masa depan tim yang coba dibangun Solskjaer.

Menilik data dari Squawka, BolaSkor.com akan menjabarkan statistik yang menjadikan trio lini depan Man United menarik untuk disaksikan. Berikut penjabaran lengkapnya:

1. Underrated Dibandingkan Trio Lini Depan Liverpool

Roberto Firmino, Mohamed Salah, Sadio Mane

Trisula lini depan Man United memang belum mempersembahkan trofi prestisius dibanding Mo Salah, Firmino, dan Mane yang telah memberikan titel Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan Premier League.

Kendati demikian potensi untuk berkembang ke arah sana sudah terlihat jelas musim ini. Trio Man United sudah mencetak 55 gol di seluruh kompetisi musim ini, empat gol lebih banyak dari trio Liverpool.

Greenwood menorehkan 15 gol, Martial 20 gol, dan Rashford 20 gol. Plus jumlah assists sebanyak 16 dengan detail: Greenwood tiga assists, Martial enam assists, dan Rashford tujuh assists. Akan lebih menarik bagi mereka jika di akhir musim memenangi Liga Europa dan Piala FA.

2. Musim Terbaik

Martial, Greenwood, dan Rashford

Dari catatan personal Greenwod, Martial, dan Rashford musim ini jadi yang terbaik bagi mereka. Greenwood (17 tahun) baru memainkan debut penuh di tim utama musim ini dan sudah mencetak 15 gol. Namanya bahkan santer dikabarkan akan dipanggil skuat timnas Inggris.

Lalu 20 gol Rashford sudah melebihi 13 gol tertinggi yang pernah ditorehkannya pada musim 2017-18 dan 2018-19. Sedangkan Martial - juga 20 gol - melebihi 17 gol yang pernah dicatatkannya pada musim 2015-16 (musim debut sejak pindah dari Monaco).

Musim belum berakhir dan ketiganya masih dapat menambah jumlah gol dan assists di ajang Premier League, Piala FA, dan Liga Europa.

3. Martial-Rashford Dewasa, Greenwood Penyelesai Akhir Ulung

Mason Greenwood

Martial (24 tahun) dan Rashford (22 tahun) masih dapat berkembang mengingat usia mereka yang relatif muda. Dibanding saat Martial datang dari Monaco pada 2015 dan Rashford promosi ke tim utama di musim yang sama, keduanya sudah berkembang dewasa.

Martial dan Rashford tetap memprioritaskan gol sebagai tugas utama, namun mereka tak lagi egois dan membagi peluang dengan rekan setim. Berkat campur tangan Louis van Gaal dan Jose Mourinho sebelumnya, keduanya juga bermain baik di posisi penyerang sayap.

Kecepatan dan keahlian mereka mendribel bola masih jadi momok pertahanan lawan. Sementara Greenwood adalah penyelesai akhir yang ulung hingga ia kerap dibandingkan dengan Robin van Persie, Wayne Rooney, Andy Cole, hingga Ruud van Nistelrooy.

"Mason salah satu yang terbaik, jika bukan yang terbaik, penyelesai akhir hebat yang pernah bekerja dengan saya dan pernah saya lihat," ucap Solskjaer yang notabene eks striker kepada Greenwood.

Statistik menunjukkan gol-gol Greenwood di liga dan Eropa sudah melebihi prediksi 4,4 gol per laga (kini Greenwood punya catatan 5,8 gol per laga). Selain itu Greenwood ada di antara lima pemain berusia 18 tahun atau lebih muda yang mencetak gol paling banyak di satu musim Premier League.

Di atas Greenwood yang sudah mencetak delapan gol adalah Michael Owen (sembilan gol - 1998-99), Wayne Rooney (sembilan gol - 2003-04), Robbie Fowler (10 gol - 1993-94), dan Michael Owen (18 gol - 1997-98).

4. Pelapis Tak Kalah Tajam

Odion Ighalo

Mengembangkan Greenwood, Martial, dan Rashford bersama adalah prioritas Solskjaer di United. Namun jangan dilupakan juga United punya pelapis ideal untuk satu posisi penyerang tengah dalam diri Odion Ighalo.

Datang pada usia 31 tahun dari liga yang levelnya jauh di bawah Premier League, Ighalo membungkam nada skeptis publik dengan catatan lima gol dari 13 laga di seluruh kompetisi dan menorehkan satu assist.

Catatan itu sudah cukup bagus apalagi ia datang Januari lalu. Ighalo memberikan opsi tambahan bagi Solskjaer jika butuh penyerang yang dapat menahan bola (target man) di lini depan.

5. Efek Bruno Fernandes

Bruno Fernandes

Rekrutan Januari terbaik Manchester United. Sebelum Bruno Fernandes datang dari Sporting Lisbon rata-rata gol United per laga di Premier League musim ini sebesar 1,5 gol, kini jumlah itu meningkat menjadi 2,2 gol.

Fernandes (24 tahun) juga menjadi kunci catatan tak terkalahkan United sebanyak 16 laga di seluruh beruntun. Pemain asal Portugal juga yang mengembangkan potensi trio lini depan United dengan visi bermain dan operan bolanya yang akurat.

Breaking News Trivia Sepak Bola Manchester United Marcus Rashford Mason Greenwood Anthony Martial

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Head to Head Timnas Indonesia vs Malaysia: Siapa Lebih Unggul?
Simak rekor head to head Timnas Indonesia vs Malaysia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia unggul tipis dalam 85 pertemuan kedua tim.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Head to Head Timnas Indonesia vs Malaysia: Siapa Lebih Unggul?
Basket
Naik Peringkat di Asian Games 2026 Jadi Modal Timnas Basket Putri Pertahankan Emas SEA Games 2027
Tim Basket Putri Indonesia finis di peringkat 6 Asian Games 2026. Ayu Sriartha bangga dan menjadikan hasil ini modal mempertahankan emas SEA Games 2027.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Naik Peringkat di Asian Games 2026 Jadi Modal Timnas Basket Putri Pertahankan Emas SEA Games 2027
Timnas
Timnas Indonesia vs Malaysia, Joey Pelupessy Yakin Atmosfer GBK Bakal Pecah
Joey Pelupessy antusias menghadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia berharap SUGBK dipenuhi suporter dan atmosfer laga Derby Serumpun makin luar biasa.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Timnas Indonesia vs Malaysia, Joey Pelupessy Yakin Atmosfer GBK Bakal Pecah
E-sports
Cara Menonton dan Link Streaming Indonesia vs Malaysia di MLBB Asian Games 2026
Indonesia vs Malaysia di MLBB Asian Games 2026! Simak jadwal, jam tayang, cara nonton, dan link streaming pertandingan di Vidio.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Indonesia vs Malaysia di MLBB Asian Games 2026
Lainnya
Herlin Aprilin Lali Bidik Olimpiade 2028 Usai Raih Perunggu Asian Games 2026
Herlin Aprilin Lali menjadikan medali perunggu Asian Games 2026 sebagai motivasi untuk mengejar tiket Olimpiade 2028 sekaligus membidik emas.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Herlin Aprilin Lali Bidik Olimpiade 2028 Usai Raih Perunggu Asian Games 2026
Berita
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Banten
Dewa United Jawara Cup 1 2026 berakhir di Lebak. Alfatih FC menjadi juara setelah bersaing dengan 32 tim dari berbagai daerah di Banten.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Banten
Timnas
Thom Haye Tak Sabar Hadapi Malaysia: Indonesia vs Harimau Malaya Selalu Spesial
Thom Haye tak sabar menghadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Gelandang Timnas Indonesia itu menyebut rivalitas Indonesia vs Malaysia sangat spesial.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Thom Haye Tak Sabar Hadapi Malaysia: Indonesia vs Harimau Malaya Selalu Spesial
Jadwal
Cara Menonton Serbia vs Belanda Secara Gratis, Live Sebentar Lagi di Sini!
Serbia vs Belanda di UEFA Nations League 2026 live RCTI malam ini. Simak jadwal, cara menonton, link streaming, prediksi lineup, dan H2H.
Johan Kristiandi - Minggu, 27 September 2026
Cara Menonton Serbia vs Belanda Secara Gratis, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Jelang Derby Serumpun, Pelatih Timnas Indonesia Sebut Malaysia sebagai Ancaman
John Herdman menyebut Malaysia sebagai ancaman Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan menyiapkan penyesuaian taktik untuk laga di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Jelang Derby Serumpun, Pelatih Timnas Indonesia Sebut Malaysia sebagai Ancaman
Timnas
Singgung Rivalitas, Pemain Naturalisasi Baru Malaysia Bakal Habis-habisan Lawan Timnas Indonesia
Striker Malaysia, Bergson, menyebut duel kontra Timnas Indonesia seperti Brasil vs Argentina. Ia bertekad tampil habis-habisan di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Minggu, 27 September 2026
Singgung Rivalitas, Pemain Naturalisasi Baru Malaysia Bakal Habis-habisan Lawan Timnas Indonesia
Bagikan