Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Potensi Taktik PSG bersama Lionel Messi

Lionel Messi telah resmi bergabung dengan PSG (Paris Saint-Germain).
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 11 Agustus 2021
5 Potensi Taktik PSG bersama Lionel Messi
Lionel Messi konpers di PSG (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSG (Paris Saint-Germain) kembali mengamankan rekrutan besar di musim panas ini. Dia adalah megabintang Argentina peraih enam Ballon d'Or dan empat titel Liga Champions, Lionel Messi.

La Pulga menambah rekrutan anyar PSG arahan Mauricio Pochettino setelah Sergio Ramos, Gianluigi Donnarumma, Georginio Wijnaldum, Achraf Hakimi, dan Danilo Pereira. Dengan nama-nama top lain seperti Neymar dan Kylian Mbappe, PSG menjadi Los Galacticos yang kini disegani di Eropa.

Messi teken kontrak berdurasi dua tahun plus opsi perpanjang setahun dengan gaji 36 juta euro per tahun, sekitar Rp560 miliar. Pemain berusia 34 tahun pergi gratis (free agents) dari Barcelona setelah kontraknya tidak diperpanjang klub.

Baca Juga:

Gabung PSG, Messi Tak Sabar Buka Bab Baru

10 Momen Penting yang Pengaruhi Perpisahan Barcelona dan Lionel Messi

Kepindahan Lionel Messi ke PSG Cerminan Sepak Bola Era Millenial

"Saya tidak sabar untuk memulai babak baru dalam karier saya di Paris," ujar Lionel Messi dilansir dari laman resmi PSG.

"Klub dan visinya sangat selaras dengan ambisi saya. Saya tahu betapa berbakatnya para pemain dan staf di sini. Saya bertekad untuk membangun, bersama mereka, sesuatu yang hebat untuk klub dan para penggemar. Saya tidak sabar untuk melakukannya. menginjakkan kaki di lapangan Parc des Princes."

Kini dengan kemewahan dan kedalaman skuad PSG, Mauricio Pochettino bisa menerapkan banyak formasi dan taktik khususnya dengan keberadaan Messi. Kira-kira taktik apa saja yang akan diterapkan oleh Pochettino?

1. 4-2-3-1

Taktik klasik Pochettino yang pernah diterapkannya dengan Tottenham Hotspur. Dalam taktik ini Messi menjadi pemain nomor 10 atau gelandang serang di belakang penyerang tunggal (Mbappe), di samping Messi ada Neymar dan Angel Di Maria.

Wijnaldum dan Verratti dapat menjadi pivot, lalu di belakang ada Abdou Diallo, Ramos, Marquinhos, Hakimi, dan Donnarumma. Ini memberikan keseimbangan dari sisi defensif dan juga ofensif.

Lini serang juga semakin menyeramkan dengan adanya Messi. Messi dapat berperan sebagai playmaker dengan visi bermain dan operan bola pendek kala berkombinasi, khususnya dengan Neymar yang pernah main bareng dengannya di Barcelona.

2. 4-3-3

Taktik klasik 4-3-3 yang ofensif, tapi juga defensif, bergantung kepada sistem bermain yang diterapkan pelatih. Mengingat kualitas top skuad PSG dan permainan menyerang Pochettino, taktik itu bisa jadi memaksimalkan lini serang PSG.

Selain itu formasi 4-3-3 juga dapat memunculkan trisula maut baru di lini depan dalam diri: Neymar, Mbappe, dan Messi. Itu akan bersaing dengan trisula Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah di Liverpool.

Akan tapi dalam formasi itu Di Maria diprediksi tidak akan sering bermain, sebab posisinya sebagai winger ditempati Messi. Di tengah sebagai mesin permainan ditempati Verratti, Wijnaldum, dan Leandro Paredes.

Messi terbiasa bermain dengan taktik itu dengan kebebasan bermain meski perannya penyerang sayap. Kerja samanya dengan Neymar dan Mbappe akan menarik untuk dinanti.

3. 3-4-3

Apabila Pochettino senang bereksperimen maka formasi 3-4-3 juga ideal untuk PSG bersama Messi. Taktik ini juga menjanjikan trisula lini depan maut berisikan Neymar, Mbappe, dan Messi, dengan bantuan khusus permainan di sisi sayap.

Dalam taktik itu peran pemain sayap akan sangat terasa karena posisi bek sayap, bisa ditempati Di Maria (atau Layvin Kurzawa) dan Hakimi. Nama yang disebut terakhir sangat cocok bermain di posisi itu dengan kecepatannya naik membantu serangan dan kuat ketika bertahan.

Ander Herrera dan Wijnaldum dapat menjaga kekuatan di lini tengah dengan kekuatan fisik mereka. Di belakang ditempati oleh Presnel Kimpembe, Ramos, dan Marquinhos di depan kiper Donnarumma.

4. 4-2-4

Sistem bermain yang dapat menjadi opsi jika PSG dalam situasi tertinggal atau butuh mencetak gol. Dengan kedalaman dan kualitas skuad yang bagus, PSG memiliki daya serang yang berbahaya.

Mbappe, Mauro Icardi jadi dua striker di depan dan di sisi sayap ada Neymar serta Messi, lalu di tengah ada Wijnaldum dan Herrera. Hakimi, Kimpembe, Marquinhos, Ramos menempati empat bek di belakang.

4-2-4 menjanjikan permainan ofensif, tetapi itu bisa saja diterapkan dalam posisi PSG butuh gol, sebab keseimbangan di taktik itu menjadi hilang karena terlalu fokus ofensif.

5. 4-3-3 (False Nine)

Messi menjadi false nine atau penyerang semu? Tidak masalah, dia pernah melakukannya di Barcelona. Kans formasi ini diterapkan di PSG cukup kecil kecuali Mbappe atau Icardi absen bermain karena cedera atau alasan lainnya.

Messi bermain sebagai false nine didampingi Neymar dan Julian Draxler, lalu di tengah ada Verratti, Danilo, serta Wijnaldum. Taktik false nine ini membutuhkan permainan yang aktif dari pemain-pemain lain.

Fluensi atau pergerakan pemain harus aktif karena tidak ada penyerang sentral di lini depan. Messi dapat menarik atensi lawan dengan pergerakannya yang bebas.

Breaking News PSG Messi Lionel Messi Trivia Sepak Bola Mauricio Pochettino

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Klasemen
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Bawah Vietnam dan Singapura
Timnas Indonesia finis di peringkat 3 klasemen akhir Grup A Piala AFF 2026 usai bermain imbang melawan Singapura dan gagal lolos ke semifinal.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Bawah Vietnam dan Singapura
Hasil akhir
Hasil Piala AFF 2026: Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Back-to-back Gagal ke Semifinal
Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 usai bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Ragnar Oratmangoen mencetak gol, tetapi Ilhan Fandi menyamakan kedudukan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Hasil Piala AFF 2026: Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Back-to-back Gagal ke Semifinal
Timnas
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Susunan pemain Singapura vs Timnas Indonesia resmi diumumkan. Cahya Supriadi jadi starter, sementara Mitchell Baker kembali diandalkan John Herdman.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Sosok
Mengenal Cristian Orozco, Rekrutan Baru Manchester United Berusia 18 Tahun
Mengenal Cristian Orozco, gelandang muda Kolombia berusia 18 tahun yang resmi direkrut Manchester United dari Fortaleza CEIF.
Arief Hadi - Jumat, 07 Agustus 2026
Mengenal Cristian Orozco, Rekrutan Baru Manchester United Berusia 18 Tahun
Timnas
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
India dikabarkan mempertimbangkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia demi laga uji coba melawan Brasil. AIFF menuai kritik dari Bhaichung Bhutia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Analisis
Termasuk Witan Sulaeman, Ini 5 Pemain Persija Jakarta Paling Bersinar di Piala Presiden 2026
Persija Jakarta menutup Piala Presiden 2026 di peringkat ketiga. Witan Sulaeman, Victor Dethan, Arlyansyah Abdulmanan, Denis Kolinger, dan Fabio Calonego tampil sebagai pemain paling menonjol.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Termasuk Witan Sulaeman, Ini 5 Pemain Persija Jakarta Paling Bersinar di Piala Presiden 2026
Italia
Jelang AC Milan vs Chelsea, Ruben Amorim Sanjung Xabi Alonso
Menjelang pertandingan, Ruben Amorim tak ragu memberikan pujian kepada pelatih Chelsea, Xabi Alonso.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Jelang AC Milan vs Chelsea, Ruben Amorim Sanjung Xabi Alonso
Internasional
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Gianni Infantino mendapat dukungan penting di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Italia
Ruben Amorim Bagi Resep Memajukan Sepak Bola Indonesia: Dimulai dari Pelatih dan Pembinaan Usia Dini
Pelatih AC Milan Ruben Amorim membagikan pandangannya mengenai cara membangun sepak bola yang kompetitif saat berkunjung ke Indonesia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim Bagi Resep Memajukan Sepak Bola Indonesia: Dimulai dari Pelatih dan Pembinaan Usia Dini
Italia
Target Ruben Amorim: Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions
Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan Rossoneri akan membidik gelar di setiap kompetisi yang diikuti pada musim 2026-2027.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Target Ruben Amorim: Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions
Bagikan