5 Pesepak Bola Top yang Mampu Comeback Usai Divonis Sakit Parah

Sergio Aguero terancam pensiun karena masalah jantung yang cukup parah.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 13 November 2021
5 Pesepak Bola Top yang Mampu Comeback Usai Divonis Sakit Parah
Eric Abidal mampu comeback ke lapangan setelah sempat menderita tumor hati. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Status sebagai Pesepak bola papan atas Eropa tak menjamin terhindar dari penyakit kronis dan akut. Sergio Aguero menjadi nama terbaru yang mengalami hal tersebut.

Aguero divonis mengalami kelainan irama detak jantung atau biasa disebut aritmia. Hal itu pertama kali ia rasakan saat Barcelona bermain imbang 1-1 kontra Alaves, akhir Oktober silam.

Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Aguero diwajibkan istirahat total selama tiga bulan. Tim dokter ingin mengecek kondisi jantung pemain berusia 33 tahun itu secara menyeluruh lewat serangkaian tes.

Baca Juga:

Masalah Jantung Bikin Sergio Aguero Terancam Pensiun

Alami Masalah Jantung, Sergio Aguero Tulis Pesan Menyentuh

Masalah Jantung Paksa Sergio Aguero Absen Tiga Bulan

Namun dari perkembangan terbaru, Aguero terancam tak bisa melanjutkan karier sepak bolanya. Tim dokter memang sudah memberi opsi untuk pensiun setelah masalah jantungnya lebih parah dari yang diduga.

Aguero kini tengah berada di persimpangan jalan. Ia harus memilih untuk memenuhi permintaan dokter atau berjuang untuk pulih dan kembali ke lapangan meski dengan segala risiko.

Aguero bukan pesepak bola pertama yang berada dalam situasi tersebut. Sejumlah nama lain juga pernah mengalaminya.

Banyak dari mereka yang akhirnya memutuskan untuk pensiun. Namun tak sedikit yang berhasil comeback dan melanjutkan kariernya.

Berikut ini lima pesepak bola papan atas Eropa yang mampu kembali bermain usai divonis menderita sakit parah:

1. Eric Abidal

Eric Abidal divonis menderita tumor hati pada 15 Maret 2011. Ia kemudian menjalani operasi dua hari berselang dan diisukan akan pensiun dini.

Setahun berselang, Abidal harus menjalani transplantasi hati demi memulihkan kondisinya. Hal itu membuat menit bermainnya berkurang drastis.

Di sela-sela menjalani pemulihan, Abidal sempat pasrah terkait karier sepak bolanya. Fokus utamanya saat itu adalah sembuh total dari penyakit ini.

Keajaiban pun terjadi pada akhir 2012. Kondisi yang terus membaik membuat Abidal diizinkan kembali berlatih.

Pada April 2013, Abidal kembali bermain untuk tim utama Barcelona di pertandingan resmi saat berhadapan dengan Mallorca. Sambutan hangat langsung diberikan kepada pemain berkebangsaan Prancis tersebut.

Setelah itu, Abidal sempat melanjutkan karier bersama AS Monaco dan Olympiacos. Namun ia memutuskan untuk pensiun pada akhir tahun 2014 karena alasan pribadi.


2. Jose Francisco Molina

Jose Francisco Molina merupakan kiper andalan Deportivo La Coruna saat menggebrak Eropa pada awal 2000-an. Pada periode tersebut, Super Depor merupakan salah satu kuda hitam paling berbahaya di Liga Champions.

Namun karier manis Molina harus terhenti sejenak pada Oktober 2002 usai divonis menderita kanker testis. Ia terpaksa melewati sebagian besar sisa musim 2002-2003 untuk menjalani perawatan.

Molina bahkan sempat menjalani kemoterapi. Hebatnya, ia mampu sembuh dan kembali merumput bersama La Coruna.


3. Jonas Gutierrez

Jonas Gutierrez mencuri perhatian di Premier League saat pindah ke Newcastle United pada musim panas 2008. Ia menjelma menjadi salah satu idola suporter meski The Magpies harus terdegradasi pada akhir musim 2008-2009.

Meski begitu, Gutierrez menunjukkan kesetiaannya kepada Newcastle. Ia tetap bertahan dan membawa timnya promosi kembali semusim berselang.

Mimpi buruk bagi Gutierrez datang pada 2013. Ia divonis menderita kanker testis usai mengalami cedera sebelumnya.

Gutierrez pun harus menjalani serangkaian kemoterapi sejak Oktober 2013 untuk pulih total. Ia pun sempat pulang ke negara asalnya, Argentina.

Usaha Gutierrez untuk kembali bermain tak main-main. Ia bahkan rela memotong testikel kiri dan memangkas rambut gondrongnya yang sudah menjadi ciri khas.

Yang mengejutkan, Newcastle meminjamkan Gutierrez ke Norwich City pada musim dingin 2014. Saat itu dirinya baru pulih pasca operasi.

Gutierrez kembali ke Newcastle di akhir musim tersebut dan melanjutkan karier sepak bolanya. Ia secara resmi gantung sepatu pada 2019 atau enam tahun setelah divonis menderita kanker testis.


4. Daley Blind

Masalah jantung dialami Daley Blind pada akhir tahun 2019. Peradangan otot jantung memaksanya absen cukup lama untuk menjalani perawatan.

Masalah tersebut dialami Blind usai memperkuat Ajax Amsterdam di ajang Liga Champions. Ia pun harus menepi sekitar dua bulan.
'
Tak sampai di situ, Blind juga sempat mengalami serangan jantung saat Ajax berhadapan dengan Hertha Berlin pada laga pramusim, Agustus 2020. Insiden tersebut diyakini akan mengakhiri karier sang pemain.

Namun Blind menolak menyerang. Ia mampu kembali bermain setelah tubuhnya dipasangi alat bantu jantung.

Sampai saat ini, Blind masih bermain di Ajax. Ia juga sempat memperkuat Timnas Belanda di ajang Piala Eropa 2020.


5. Antonio Cassano

Antonio Cassano sempat mengalami stroke saat memperkuat AC Milan pada November 2011. Ketika itu ia sempat kesulitan berbicara dan bergerak.

Setelah menjalani perawatan, Cassano divonis menderita stroke iskemik. Namun hal itu tampaknya bukan masalah besar bagi pemain yang terkenal bengal tersebut.

Cassano nyatanya mampu melanjutkan karier sepak bolanya. Ia baru pensiun pada 2017 karena faktor usia.

Sergio Aguero Eric Abidal Jonas Gutierrez Antonio Cassano Daley Blind Breaking News Trivia Sepak Bola

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Mariano Peralta buka suara soal jadwal padat Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Tak mau mengeluh, striker asal Argentina itu siap bermain setiap tiga hari dan mengisi berbagai posisi di lini serang!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Prediksi Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan link streaming pertandingan!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Link streaming Benfica vs Celtic di Liga Europa 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak cara menonton, prediksi susunan pemain, head to head, dan peluang Benfica melanjutkan tren positif!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Bagikan