5 Pertandingan Pembuka Piala Eropa Paling Sengit

Kejutan kerap mewarnai laga pembuka Piala Eropa.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 05 Juni 2021
5 Pertandingan Pembuka Piala Eropa Paling Sengit
Portugal vs Yunani (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Eropa 2020 akan mulai digelar pada 11 Juni mendatang. Sorotan pecinta sepak bola akan langsung tertuju pada laga pembuka antara Italia kontra Turki di Stadio Olimpico, Roma.

Biasanya, tuan rumah mendapat kehormatan untuk mentas di laga pembuka Piala Eropa. Namun Italia bukanlah tuan rumah tunggal edisi 2020.

UEFA memang membuat terobosan baru dengan memilih 11 kota dari negara yang berbeda untuk menjadi tuan rumah. Sepuluh lainnya yaitu London (Inggris), Saint Petersburg (Rusia), Sevilla (Spanyol), Bucharest (Rumania), Baku (Azerbaijan), Amsterdam (Belanda), Glasgow (Skotlandia), Copenhagen (Denmark), Munchen (Jerman), dan Budapest (Hungaria).

Baca Juga:

Susunan Pemain Terbaik yang Tidak Berpartisipasi di Piala Eropa 2020

Lebih Dekat dengan Skillzy, Maskot Piala Eropa 2020

5 Rekor yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Eropa 2020

Tidak ada alasan jelas di balik terpilihnya Italia untuk menggelar laga pembuka. Keputusan ini sudah diambil sejak 7 Desember 2017.

Duel Italia kontra Turki dipastikan berlangsung menarik. Tim tamu punya kapasitas untuk membuat kejutan.

Apalagi laga pembukaan Piala Eropa memang kerap menghadirkan kejutan. Sepanjang sejarah, tidak ada jaminan tim tuan rumah atau unggulan dapat memenangi pertandingan dengan mudah.

BolaSkor.com telah merangkum laga-laga pembuka Piala Eropa yang berlangsung sengit. Berikut ini lima di antaranya:

1. Portugal 1-2 Yunani (2004)

Portugal datang ke pembukaan Piala Eropa 2004 dengan rasa percaya diri yang tinggi. Dengan status sebagai tuan rumah, tim asuhan Luiz Felipe Scolari bertekad mengawali kiprahnya dengan kemenangan.

Namun Portugal di luar dugaan mendapat perlawanan sengit dari Yunani. Padahal Negeri Para Dewa bukan tim yang diperhitungkan.

Yunani bahkan mampu membuka keunggulan saat laga baru berjalan tujuh menit. Tembakan mendatar jarak jauh Giorgios Karagounis tak mampu dihentikan Ricardo.

Yunani kemudian menggandakan keunggulan pada awal babak kedua lewat eksekusi penalti Angelos Basinas. Keputusan tersebut diberikan wasit setelah Cristiano Ronaldo melanggar Yourkas Seitaridis di kotak terlarang.

Upaya keras Portugal untuk membobol gawang Yunani baru berhasil dilakukan pada masa injury time lewat sundulan Ronaldo. Namun hal itu tetap tak mampu menghindarkan tuan rumah dari kekalahan dengan skor 1-2.


2. Prancis 2-1 Rumania (2016)

Prancis berhadapan dengan Rumania pada laga pembuka Piala Eropa 2016. Duel kedua tim menyajikan sebuah drama yang mendebarkan.

Prancis yang unggul materi pemain dan didukung suporter setianya tampil mendominasi. Namun tim asuhan Didier Deschamps kesulitan memecah kebuntuan meski menciptakan banyak peluang emas.

Prancis baru bisa membobol gawang Rumania pada babak kedua tepatnya menit ke-57. Olivier Giroud memenangi duel udara dengan kiper lawan untuk menanduk bola umpan silang Dimitri Payet.

Namun keunggulan Prancis hanya bertahan delapan menit. Rumania mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Bogdan Stancu.

Gol Stancu membuat Prancis dalam tekanan. Kegagalan meraih poin penuh mulai menghantui Paul Pogba dan kawan-kawan.

Dalam situasi inilah Payet tampil sebagai pahlawan. Gelandang yang kala itu membela West Ham United mencetak gol kemenangan secara spektakuler yaitu tendangan melengkung dari luar kotak penalti.


3. Inggris 1-1 Swiss (1996)

Gelar juara merupakan target yang dibidik Inggris saat menjadi tuan rumah Piala Eropa 1996. Namun The Three Lions mengawali turnamen dengan cara yang kurang meyakinkan.

Inggris bertemu Swiss pada laga pembuka di Stadion Wembley. Paul Gascoigne dan kawan-kawan diprediksi dapat memenangi pertandingan dengan mudah.

Namun kenyataan tak sesuai harapan. Inggris memang mampu unggul lebih dulu melalui sepakan keras Alan Shearer pada menit ke-23.

Sayang keunggulan itu tidak bisa dipertahankan hingga pertandingan usai. Swiss mampu menyamakan kedudukan lewat penalti Kubilay Turkyilmaz saat waktu normal tersisa tujuh menit saja.

Skor 1-1 pada akhirnya bertahan hingga laga usai. Beruntung Inggris mampu bangkit di pertandingan selanjutnya.


4. Prancis 4-5 Yugoslavia (1960)

Sengitnya laga pembuka Piala Eropa sudah tersaji pada edisi pertama tahun 1960. Prancis yang bertindak sebagai tuan rumah menjamu Yugoslavia di Parc des Princes.

Putaran final Piala Eropa 1960 hanya diikuti empat negara. Dua tim lain yaitu Cekoslowakia dan Uni Soviet.

Hujan gol terjadi pada laga pembuka. Prancis dan Yugoslavia terlibat aksi kejar-mengejar angka yang sengit.

Yugoslavia unggul lebih dulu pada menit kesebelas lewat aksi Milan Galic. Namun skor itu hanya bertahan kurang dari 60 detik setelah Jean Vincent membawa Prancis menyamakan kedudukan.

Prancis kemudian membalikkan kedudukan di penghujung babak pertama. Francois Heutte mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-43 untuk membawa Les Blues unggul 2-1.

Prancis coba menjauh di awal babak kedua usai Maryan Wisniewski mengubah skor menjadi 3-1. Dua menit berselang, Yugoslavia mendekat lagi melalui gol Ante Zanetic.

Prancis seperti sudah menyudahi perlawanan Yugoslavia pada menit ke-62 setelah Heutte mencetak gol keduanya. Skor 4-2 dianggap sulit untuk dikejar di sisa waktu.

Namun Yugoslavia melakukan sebuah comeback sensasional. Mereka secara mengejutkan mampu mencetak tiga gol balasan hanya dalam tempo empat menit melalui aksi Tomislav Knez (75') dan dua gol Drazan Jerkovic (78' dan 79').

Skor 4-5 untuk kemenangan Yugoslavia menutup laga pembuka Piala Eropa 1960. Sayangnya negara yang kini sudah terpecah-pecah gagal menjadi juara karena takluk dari Uni Soviet di laga final.


5. Cekoslowakia 0-1 Jerman Barat 1980

Italia menjadi tuan rumah Piala Eropa 1980. Namun laga pembuka justru menampilkan laga Cekoslowakia kontra Jerman Barat.

Laga ini sangat menarik karena merupakan ulangan final edisi sebelumnya atau tahun 1976. Empat tahun sebelumnya, Cekoslowakia tampil sebagai juara usai mengalahkan Jerman Barat melalui adu penalti.

Wajar jika aroma balas dendam sangat kental mewarnai laga pembuka ini. Namun Jerman Barat memilih menurunkan skuat yang jauh berbeda ketimbang saat takluk di partai final.

Duel kedua tim berlangsung sengit. Namun Jerman akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.

Karl-Heinz Rummenigge mencetak gol tunggal kemenangan Jerman Barat pada menit ke-57. Sundulannya memanfaatkan umpan Hansi Muller menembus gawang Cekoslowakia.

Piala eropa Trivia Sepak Bola Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Liga Indonesia
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Persib Bandung bersiap kembali membuat gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain level dunia ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Hasil Piala Dunia 2026 Grup B: Swiss sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Kanada, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga asa lolos dan Qatar finis di dasar klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Piala Dunia
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menilai persaingan antara Ronaldo dan para pemain terbaik dunia, khususnya Lionel Messi, telah memberikan dampak positif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Prediksi
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Superkomputer Opta menjagokan Brasil saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Selecao memiliki peluang menang hampir 70 persen dan berpeluang besar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Piala Dunia
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan turut ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada juara Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Bagikan