5 Penjualan Pemain yang Datang Tepat pada Waktunya

Momen ketika penjualan pemain terjadi tepat pada waktunya.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 10 Juli 2022
5 Penjualan Pemain yang Datang Tepat pada Waktunya
Eden Hazard (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Aktivitas transfer di bursa transfer musim dingin atau panas tidak sekedar menjual atau mendatangkan pemain baru. Dibutuhkan juga timing (penempatan waktu) yang tepat ketika klub tahu persis kapan harus menjual pemain.

Salah satu contoh penjualan di waktu yang tepat itu pernah dilakukan Manchester United kala menjual Park Ji-sung ke Queens Park Rangers (QPR), atau saat Barcelona melepas Philippe Coutinho ke Aston Villa. Itu beberapa contoh nyata.

Penjualan harus dilakukan dengan tepat, sebab jika tak melakukannya di waktu yang tepat maka klub bisa kehilangan pemain yang notabene sudah mengenal klub, lalu kepergiannya menyisakan ruang di dalam skuad dan sulit digantikan pemain lainnya - tanpa persiapan.

Baca Juga:

Siapa Suruh Kembali ke Manchester United, Cristiano Ronaldo

5 Pemain yang Dapat Menggantikan Cristiano Ronaldo di Manchester United

5 Aturan Ketat yang Diterapkan Erik ten Hag di Manchester United

Dikutip dari Mirror, berikut lima penjualan pemain yang dilakukan klub tepat pada waktunya atau berada di timing yang tepat:

1. Park Ji-sung

Selama tujuh musim dengan Man United Park Ji-sung meraih sukses besar di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Park yang memainkan lebih dari 200 laga layak disebut legenda Man United, kemudian pada 2012 klub menjualnya ke QPR.

Dari harga jual Man United ke QPR tidak tinggi, tapi waktunya tepat sebab Park jadi pemain sering cedera kala pindah dan kemudian pensiun pada 2014 setelah sempat membela PSV Eindhoven. Mengingat kontribusi besarnya selama membela Man United, klub tepat menjualnya.

"Saya tidak menangis tentang hal itu kemarin, dan saya tidak menangis tentang hal itu hari ini, itu berarti saya pergi tanpa penyesalan," kata Park pada tahun 2014 setelah pensiun.

"Saya menikmati bermain sepak bola. Saya telah mencapai lebih dari yang saya kira. Saya benar-benar berterima kasih atas semua dukungan yang saya terima dan saya akan menjalani sisa hidup saya dengan memikirkan bagaimana saya bisa membayarnya kembali."

2. Bastian Schweinsteiger

Kali ini Man United jadi klub pembeli ketika Bayern Munchen melepas legenda mereka, Bastian Schweinsteiger, ke Man United pada 2015 setelah 13 tahun berkarier di Bayern. Benar saja, Schweinsteiger telah 'habis' dan sering cedera dengan Man United.

Pengemas 500 laga dengan Bayern hanya main 35 kali untuk Man United dan empat di antaranya terjadi saat klub dilatih Jose Mourinho. Pada akhirnya Schweinsteiger diasingkan ke tim cadangan Man United dan ia pergi ke Chicago Fire pada 2017, pensiun pada 2019.

3. Philippe Coutinho

Barcelona sudah cukup bersabar dengannya sejak direkrut dari Liverpool pada 2018 sebesar 142 juta poundsterling. Coutinho tak menjalani masa-masa terindah di Barcelona, bahkan sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen dan Aston Villa.

Siapa pun pelatih Barca, Coutinho tak pernah lagi tampil sama seperti saat di Liverpool. Pada akhirnya Barca menjualnya ke Villa dengan banderol 17 juta poundsterling. Barca merugi tapi tepat menjual pemain berusia 30 tahun selagi ada klub yang mau menampungnya.

4. Eden Hazard

Menilik performa Eden Hazard saat ini dengan Real Madrid, sudah tepat bagi Chelsea menjual pemain berpaspor Belgia itu. Pasalnya pemain berusia 31 tahun telah berkontribusi besar selama tujuh tahun memperkuat The Blues.

Jika melihat situasinya saat ini di Madrid yang tidak lagi jadi pemain kunci seperti di Chelsea, Chelsea sudah tepat menjualnya di harga yang sangat tinggi. Kabarnya transfernya mencapai 100 juta poundsterling.

5. Theo Walcott

Arsenal juga sudah cukup bersabar menanti performa terbaik dari winger asal Inggris, Theo Walcott. Tidak tanggung-tanggung Walcott (33 tahun) bermain selama 12 tahun di Arsenal dari 2006 hingga melepasnya ke Everton pada 2018.

Arsenal menjualnya di waktu yang tepat selagi masih ada klub yang menginginkannya. Kini pengemas 47 caps dan delapan gol dengan timnas Inggris memperkuat Southampton.

Isu Transfer Trivia Sepak Bola Theo Walcott Eden hazard Park Ji-sung

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Ragam
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Chanathip Songkrasin, Teerasak Poeiphimai, dan Kakana Khamyok menjadi tiga pemain Thailand yang layak diwaspadai Indonesia di final ASEAN Cup 2026.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Bagikan