5 Pengkhianat di Derby London Utara

Berikut ini adalah lima pengkhianat derby London Utara:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Jumat, 12 Maret 2021
5 Pengkhianat di Derby London Utara
Emmanuel Adebayor (Planet Football)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Arsenal akan bersua Tottenham Hotspur pada laga lanjutan Premier League 2020-2021, di Stadion Emirates, Minggu (14/3). Laga bertajuk derby London Utara itu memiliki sejumlah pemain yang dilabeli pengkhianat.

Derby London Utara menjadi satu di antara yang paling panas di Inggris. Meski prestasi kedua tim sedang stagnan pada beberapa tahun terakhir, tetapi pertemuan Arsenal kontra Tottenham tetap menarik perhatian.

Pada masa lalu, beberapa pemain yang memutuskan hengkang ke klub rival langsung mendapatkan cap sebagai pengkhianat. Padahal, sejumlah di antaranya tidak pindah secara langsung dari Arsenal ke Tottenham atau sebaliknya.

Berikut ini adalah lima pengkhianat derby London Utara:

Pat Jennings

Pat Jennings

Pat Jennings merupakan pemain legenda Tottenham Hotspur. Berdasarkan statistik, sang kiper membukukan 173 pertandingan dengan torehan 46 clean sheet. Jennings juga menjadi penjaga gawang pertama yang meraih penghargaan pemain terbaik versi PFA.

Namun, kisah sang kiper bersama Tottenham harus berakhir pada 1977. The Lilywhites tidak memperpanjang kontrak sang kiper.

Kemudian, Pat Jennings memilih membelot ke Arsenal. Ia membuktikan diri masih bertaji dengan tampil dalam 80 laga.

Selama membela Arsenal, catatan terbaik Jennings adalah meraih titel Piala FA. Sementara itu, ketika masih bermain untuk Tottenham, ia memenangi UEFA Cup 1971-1972.

Jimmy Robertson

Jimmy Robertson menghabiskan waktu lima tahun bersama Tottenham. Pemain sayap asal Skotlandia tersebut bermain dari 1963 hingga 1968.

Sayangnya, Tottenham menjadikan Jimmy Robertson sebagai alat mendapatkan penggawa Arsenal, David Jenkins. Akhirnya, Robertson mencatatkan 17 penampilan bersama Arsenal.

Sol Campbell

Sol Campbell

Tottenham merupakan klub yang membesarkan nama Sol Campbell. Sang pemain sudah memperkuat Tottenham sejak akademi. Tak heran, ia setidaknya tampil dalam 300 laga sebelum berusia 27 tahun.

Prestasi terbaik Sol Campbell di Tottenham adalah memenangi Piala Liga Inggris 1999. Ia juga mendapatkan panggilan tim nasional Inggris.

Sayangnya, Sol Campbell tidak sepakat dengan kontrak yang diajukan Tottenham. Ia pun angkat kaki ke Arsenal dengan status bebas transfer.

Rupanya, itu bukan keputusan keliru, Sol Campbell meraih gelar Liga, Piala FA, dan menembus final Liga Champions 2006.

William Galas

William Gallas

Arsenal memboyong William Gallas pada 2006. Gallas didatangkan untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Ashley Cole. Pemain asal Inggris itu memilih angkat kaki ke Chelsea.

Namun, Gallas dan Arsenal berpisah dengan cara yang tidak baik-baik. The Gunners memilih tidak memperpanjang kontrak Gallas karena pemintaan gaji yang terlalu tinggi.

Pada akhirnya, Gallas menuju Tottenham pada musim panas 2010. Ia ditunjuk sebagai kapten The Lyliwhites.

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor mungkin merupakan pemain yang dicap paling berkhianat. Kebencian kepada Adebayor berada dalam hati sebagian besar suporter Arsenal.

Arsenal mengeluarkan dana 10 juta euro untuk mendapatkan Adebayor dari AS Monaco. Selama tiga tahun membela Arsenal, ia mencetak 62 gol.

Namun, segala kenangan manis itu runtuh setelah Adebayor melakukan selebrasi gol ke gawang Arsenal ketika sudah memperkuat Manchester City. Ujung tombak asal Togo itu dicap pengkhianat.

Adebayor semakin menjadi musuh bersama suporter Arsenal setelah memilih membela Tottenham Hotspur pada musim panas 2011. Adebayor tampil dalam 113 laga dengan torehan 42 gol plus 20 assist.

Trivia Sepak Bola Breaking News Arsenal Tottenham Hotspur

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Simak cara beli tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Kita Garuda, lengkap dengan harga tiket mulai Rp100 ribu dan jadwal pertandingannya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komdis PSSI berupa larangan dua laga kandang dan denda total Rp130 juta.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp130 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Bagikan