Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Pemain yang Berani Membelot dari Juventus ke Inter Milan

Dybala akan mengikuti segelintir pemain sebelumnya yang berani pindah langsung dari Juventus ke Inter Milan.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Minggu, 16 Januari 2022
5 Pemain yang Berani Membelot dari Juventus ke Inter Milan
Zlatan Ibrahimovic (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Belakangan ini, berkembang isu yang menyebut penyerang Juventus, Paulo Dybala, berpeluang menyeberang ke Inter Milan. Rupanya, di masa lalu, ada sejumlah pemain yang berani membelot dari Juventus ke Inter Milan.

Juventus dan Inter Milan adalah dua klub yang punya rivalitas tinggi baik di Italia maupun Eropa. Tak heran, pemain yang berani pindah ke sang rival akan dicap sebagai Judas.

Satu nama terbaru yang digosipkan akan pindah dari Juve ke Inter adalah Paulo Dybala. Il Biscione memanfaatkan proses perpanjangan kontrak Dybala dengan Juventus yang mengalami penundaan. Dengan begitu, Inter bisa mendapatkan Dybala dengan status bebas transfer.

Baca Juga:

Manchester United Rayu Simone Inzaghi, Inter Siapkan Pagar Pembatas

Sederet Statistik dari Keberhasilan Inter Juara Piala Super Italia: Inzaghi Penakluk Juventus

Piala Super Italia: Veron Jagokan Inter Milan

Andai terealisasi, Dybala akan mengikuti segelintir pemain sebelumnya yang berani pindah langsung dari Juventus ke Inter Milan. Berikut ini adalah lima di antaranya:

Angelo Peruzzi

Angelo Peruzzi menjadi satu di antara pemain yang berani membelot dari Juventus ke Inter Milan. Sang kiper menuju La Beneamata pada musim panas 1999.

Pada saat itu, ia meraih banyak kesuksesan bersama Juventus. Peruzzi memenangi sejumlah gelar seperti Liga Champions, Serie A, Piala Super Italia, Coppa Italia, dan Liga Europa.

Tak heran, Inter memerlukan 19 juta euro untuk mendatangkan kiper tim nasional Italia itu. Namun, kisah Peruzzi dengan Inter hanya bertahan satu musim. Kemudian, ia pindah ke Lazio dengan nilai 17,9 juta euro.

Marco Tardelli

Marco Tardelli adalah seorang legenda Juventus. Ia meraih lima gelar Serie A, satu titel Liga Champions, dua trofi Coppa Italia, dan berbagai prestasi lainnya. Selain itu, Tardelli 373 kali beraksi membela Juve dengan torehan 52 gol dan enam assist.

Namun, ikatan kuat dengan Juventus tidak menghalangi langkahnya memperkuat Inter Milan. Sang gelandang membelot ke Inter pada musim panas 1985. Tardelli pun mencatatkan 71 penampilan dengan torehan delapan gol.

Patrick Vieira

Setelah puas bermain di Premier League bersama Arsenal, Patrick Vieira kembali ke Serie A dengan memperkuat Juventus. Ia datang dengan nilai 20 juta euro pada pertengahan Juli 2005.

Namun, Vieira rupanya tidak betah di Juventus. Gelandang asal prancis itu ogah bertahan di Juve yang dihukum turun kasta akibat Calciopoli. Saat itu, Inter hanya mengeluarkan 9,5 juta euro untuk mendapatkan Vieira.

Vieira pun menjadi bagian penting di balik empat trofi Scudetto beruntun yang diraih Inter Milan. Selain itu, ia juga menjadi bagian ketika Inter merengkuh treble winner.

Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic dikenal sebagai pemain yang profesional. Saking profesionalnya, ia tak masalah bermain untuk klub yang menjadi rival.

Sama seperti Vieria, Zlatan Ibrahimovic merupakan bagian dari gerbong pemain yang meninggalkan Juventus ketika terjerat kasus Calciopoli. Inter mendapatkan Ibra seharga 24,8 juta euro pada musim panas 2006.

Inter meraih keuntungan berkali-kali lipat setelah menjual Ibrahimovic ke Barcelona seharga 69,5 juta euro. Apalagi, Nerazzurri juga mendapatkan Samuel Eto'o.

Edgar Davids

Edgar Davids meninggalkan Ajax Amsterdam untuk menuju Italia bersama AC Milan. Setelah itu, ia pindah ke Juventus pada awal 1998.

Edgar Davids berkembang menjadi gelandang papan atas Eropa bersama Juve. Ia dikenal dengan mobilitas tinggi dan kacamata yang menjadi ciri khas.

Ketika kemampuannya mulai menurun, pemain asal Belanda itu mencoba peruntungan ke Inter Milan. Namun, ia hanya bertahan satu musim sebelum menuju Tottenham Hotspur.

Inter Milan AC Milan Breaking News Trivia Sepak Bola

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan