5 Pemain Top yang Pernah Membela Genoa

Genoa degradasi dari Serie A setelah 15 tahun lamanya.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 19 Mei 2022
5 Pemain Top yang Pernah Membela Genoa
Genoa (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - 15 tahun sintas di Serie A Genoa pada akhirnya gagal "bertahan hidup" dan degradasi ke Serie B. Perjalanan mereka menuju ke Serie B dijadikan momen bagi fans rival sekota, Sampdoria, untuk melontarkan ejekan.

Apa yang terjadi kepada Genoa musim ini memang miris. Musim 2021-2022 belum berakhir dan Genoa sudah dipastikan degradasi. Ironisnya, jumlah kemenangan mereka musim ini (empat kemenangan) sama dengan jumlah pelatih yang menangani Genoa di musim ini.

54 pergantian kepelatihan terjadi selama 30 tahun terakhir. Gian Piero Gasperini melatih Genoa selama tujuh tahun dan itu juga dibagi menjadi dua periode. Sebuah bukti sulitnya kepercayaan kepada pelatih di Genoa.

Baca Juga:

Terakhir Kali Pemenang Titel Serie A Ditentukan di Laga Terakhir

Jadwal Laga Penentuan Serie A Beserta Syarat Milan dan Inter Raih Scudetto

Ketika Juventus Melepas Kepergian Dua Legenda

Genoa bukanlah tim top di Serie A dalam urusan ambisi mengejar trofi setiap musimnya, kendati demikian mereka pernah memiliki pemain-pemain top Eropa yang namanya tenar dan kemudian direkrut klub lain. Siapa saja?

1. Diego Milito

Julukannya adalah El Principe atau Si Pangeran. Diego Milito memang pangeran untuk Inter Milan, tapi begitu juga di Genoa selama dua periode di sana (2003-2005 dan 2008-2009).

Pada periode kedua Milito mencetak 24 gol dari 31 laga Serie A dan kemudian pindah ke Inter. Sisanya menjadi cerita sejarah keemasan Inter dan Milito dengan klimaks treble winners 2010. Pada eranya Milito penyerang yang oportunis dalam mencetak gol.

2. Hernan Crespo

Genoa jadi klub tempat Hernan Crespo singgah di penghujung kariernya pada musim 2009-2010 sebelum pensiun di Parma pada 2012. Seperti halnya Milito, Crespo penyerang oportunis ketika mendapatkan peluang dan mengonversinya jadi gol.

Saat ini Crespo jadi pelatih di Al-Duhail. Pengemas 64 caps dan 35 gol dengan timnas Argentina sebelumnya pernah membela Parma, Lazio, Inter Milan, Chelsea, dan AC Milan.

3. Sime Vrsaljko

Banyak dirundung cedera ketika membela Genoa pada medio 2013-2014 hingga ia jarang main, tetapi Sime Vrsaljko memiliki 23 laga di sana sebelum akhirnya pindah ke Sassuolo. Vrsaljko (30 tahun) bek kanan yang berasal dari Kroasia.

Memiliki 51 caps, Vrsaljko kini jadi bek berpengalaman yang membela Atletico Madrid dan terkenal dengan kegigihannya kala bermain. Mentalitas ala khas Negeri Balkan ada pada dirinya.

4. Thiago Motta

Jalan kariernya seperti Milito dengan pindah ke Inter Milan dari Genoa. Genoa lah yang membangkitkan kariernya setelah sebelumnya membela Barcelona (2001-2007) dan Atletico Madrid (2007-2008).

Motta bermain di Genoa pada medio 2008-2009 dan setelahnya di Inter dan PSG. Pada 2019 lalu Motta juga pernah melatih Genoa. Motta dahulu berposisi sebagai gelandang bertahan.

5. Ciro Immobile

Sebelum lama menetap di Lazio dan jadi penyerang andalan saat ini, Ciro Immobile bertualang ke banyak klub dari Juventus, Genoa, Torino, Borussia Dortmund, dan Sevilla. Immobile membela Genoa pada medio 2012-2013.

Immobile tak banyak mencetak gol di Genoa karena performa terbaiknya justru terlihat saat membela Torino.

6. Krzysztof Piatek

Pemain yang namanya cukup sulit disebut ini mempopulerkan namanya di Genoa (2018-2019). Krzysztof Piatek menyamai rekor Gabriel Batistuta di sana hingga akhirnya AC Milan kepincut merekrutnya.

Piatek (26 tahun) setelahnya tak menjalani karier yang bagus dengan membela Milan, Hertha Berlin, dan kini sebagai pemain pinjaman di Fiorentina.

7. Mattia Perin

Prajurit yang loyal dengan Genoa dan wajar karena ia produk akademi klub. Pasca promosi pada 2010 Mattia Perin, berposisi sebagai kiper, bermain dari 2010 hingga 2018 dan sempat dipinjamkan ke Padova dan Pescara.

Perin dibeli Juventus pada 2018 dan diplot sebagai pengganti Gianluigi Buffon, tapi pada akhirnya ia kalah saing dengan Wojciech Szczesny dan saat ini kembali dipinjamkan ke Genoa.

Serie a Genoa C.F.C Genoa Trivia Sepak Bola Breaking News

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Liga Dunia
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Jepang kembali menjadi juara Kirin Cup setelah empat tahun. Samurai Biru mengalahkan Selandia Baru 2-1 di New National Stadium.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Timnas
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas Indonesia vs Thailand, final FIFA ASEAN Cup 2026, di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live SCTV, Indosiar, Vidio, dan Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Simak head to head Timnas Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda terakhir menang atas Thailand pada Piala AFF 2016.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Jepang vs Selandia Baru di final Kirin Cup 2026. Cek jadwal, jam tayang, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Timnas
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, menilai Timnas Indonesia berubah drastis berkat kehadiran banyak pemain keturunan yang bermain di liga top Eropa.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI
Cara menonton dan link streaming Prancis vs Belgia di UEFA Nations League. Cek jadwal, jam tayang RCTI, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Malaysia vs Vietnam, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Malaysia vs Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026. Cek jam tayang, prakiraan pemain, H2H, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Malaysia vs Vietnam, Live di Sini!
Timnas
Pelatih Thailand Merasa Diuntungkan Jelang Lawan Timnas Indonesia
Pelatih Thailand Anthony Hudson menilai timnya lebih bugar jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 kontra Timnas Indonesia di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Pelatih Thailand Merasa Diuntungkan Jelang Lawan Timnas Indonesia
Timnas
Tempat Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand
Mau nobar gratis final Indonesia vs Thailand? Simak daftar lokasi nobar di Bekasi dan Tangerang lengkap dengan tempatnya
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Tempat Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand
Bagikan