Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Pemain Muda yang Bakatnya Disia-siakan Real Madrid

Real Madrid lebih suka membeli pemain bintang ketimbang memaksimalkan potensi pemain muda dari akademinya.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Kamis, 02 Juli 2020
5 Pemain Muda yang Bakatnya Disia-siakan Real Madrid
Real Madrid (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Achraf Hakimi dikabarkan selangkah lagi akan dijual Real Madrid ke Inter Milan. Ia menjadi pemain muda kesekian yang bakatnya disia-siakan oleh Los Blancos.

Madrid dikenal memiliki akademi sepak bola yang tak kalah dengan La Masia Barcelona. Sejumlah bintang lahir dari sini.

Namun ironisnya, Madrid jarang memberikan kesempatan kepada pemain mudanya untuk tampil di skuat utama. Alhasil karier mereka justru bersinar bersama klub lain.

Baca Juga:

Quique Setien Mengecewakan di Barcelona, Berikut 3 Calon Penggantinya

5 Hal yang Belum Dicapai Jurgen Klopp di Liverpool Usai Menangi Titel Premier League

5 Pemain yang Bisa Gusur Dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Ballon d'Or 2020

Situasi ini tak lepas dari kebijakan yang diterapkan presiden Madrid, Florentino Perez. Ia lebih suka mendatangkan pemain bintang untuk membentuk Los Galacticos.

Padahal menjual pemain mudanya bukan tanpa resiko. Hal ini tak jarang menjadi bumerang bagi Madrid karena memperkuat para rivalnya secara tak langsung.

Banyak pemain muda jebolan akademi Madrid memang mampu menjadi bintang bersama klub lain. Beberapa di antaranya bahkan pernah menjegal klub ibu kota Spanyol tersebut untuk menjadi juara.

Berikut lima pemain muda yang bakatnya disia-siakan Madrid dan menjadi andalan di klub lain:

1. Jose Callejon

Jose Callejon sempat dilabeli sebagai calon bintang masa depan Real Madrid. Ia sempat bermain di Santiago Bernabeu pada periode 2011 hingga 2013.

Namun karier Callejon tak juga mengalami peningkatan meski tampil dalam 77 laga dan mencetak 20 gol selama dua musim. Akhirnya, ia dijual ke Napoli pada musim panas 2013.

Bersama Napoli, Callejon mendapat kepercayaan penuh untuk menunjukkan kualitasnya. Selama tujuh tahun, ia sudah bermain sebanyak 339 kali dan mencetak 81 gol.

Callejon juga baru saja mempersembahkan trofi Coppa Italia untuk Napoli. Pada laga final, mereka menaklukkan Juventus lewat drama adu penalti.


2. Marcos Llorente

Real Madrid mungkin akan menyesali keputusannya melepas Marcos Llorente ke Atletico Madrid pada musim panas 2019 lalu. Pemain berusia 25 tahun itu menunjukkan penampilan yang mengesankan bersama klub barunya.

Salah satu penampilan terbaik Llorente tersaji saat mengalahkan Liverpool di Anfield pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Dalam pertandingan tersebut, ia menyumbang dua gol yang sekaligus menyingkirkan sang juara bertahan.

Llorente sejauh ini sudah mencetak empat gol dan empat assist untuk Atletico di semua kompetisi. Bukan tidak mungkin ia akan menjadi penjegal Madrid yang berambisi menjuarai Liga Champions lagi.


3. Saul Niguez

Saul Niguez merupakan gelandang Atletico Madrid yang menjadi buruan Manchester United. Siapa sangka pemain berusia 25 tahun itu pernah mengecap pendidikan sepak bola bersama akademi Real Madrid.

Saul menjadi bagian akademi Real Madrid pada 2006 hingga 2008. Ia terakhir memperkuat tim U-17 sebelum akhirnya menyebrang ke Atletico.

Salah satu alasan Saul hengkang ke Atletico dikabarkan karena perlakuan buruk yang ia terima dari rekan-rekannya di akademi Madrid. Sang pemain tentu tidak akan menyesali keputusannya untuk berkhianat.

Saul menembus tim utama Atletico pada musim panas 2014. Sebelumnya, ia sempat menjalani masa peminjaman bersama Rayo Vallecano.


4. Juan Mata

Nama Juan Mata mungkin pertama dikenal sewaktu memperkuat Valencia. Namun ia merupakan jebolan akademi real Madrid yang gagal menembus skuat utama.

Mata sempat memperkuat berbagai tim kelompok umur Madrid hingga tahun 2007. Ia kemudian memilih hengkang ke Valencia yang menjanjikannya tampil di skuat utama.

Tak butuh waktu lama bagi Mata untuk menjadi andalan Valencia. Ia menjadi pengganti yang sepadan untuk David Silva yang hengkang ke Manchester City.

Empat musim membela Valencia, Mata akhirnya menyusul jejak Silva berkarier di Inggris. Ia sempat menjadi andalan Chelsea saat menjuarai Liga Champions 2012 sebelum berlabuh ke Manchester United hingga saat ini.


5. Samuel Eto'o

Samuel Eto'o bisa dibilang menjadi penyesalan terbesar Madrid dalam menyia-nyiakan pemain mudanya. Hal itu karena sang pemain akhirnya menjadi andalan Barcelona dan selama bermusim-musim mendominasi Spanyol.

Madrid mendatangkan Eto'o pada tahun 1996 dari klub Kamerun untuk dimasukkan ke tim Castilla (Madrid B) saat berusia 15 tahun. Ia beberapa kali sempat dipinjamkan ke klub lain hingga dibeli secara permanen oleh Real Mallorca pada Januari 2000.

Bersama Mallorca, Eto'o mampu tampil tajam sehingga Madrid tertarik memboyongnya kembali, Namun penyerang berkepala plontos itu memilih menerima pinangan Barcelona.

Eto'o mampu mempersembahkan berbagai trofi bergengsi untuk Barcelona. Ia membela El Barca selama lima musim sebelum hengkang ke Inter Milan.

Real Madrid Samuel eto'o Juan Mata Marcos Llorente Jose callejon Saul Niguez Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Spanyol
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan RB Leipzig untuk memboyong Yan Diomande.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Liga Dunia
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Legenda sepak bola Jepang Kazuyoshi Miura kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berprestasi.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Timnas
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
PSSI masih menunggu keputusan Fortuna Sittard terkait izin Justin Hubner bergabung dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Sumardji berharap sang bek bisa memperkuat Garuda.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Demiane Agustine, gelandang Arsenal berdarah Indonesia, masuk radar John Herdman. Revisi UU Kewarganegaraan membuka peluangnya membela Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Timnas
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Erol Iba mengenang insiden kepala berdarah saat Piala AFF 2007 usai berbenturan dengan Noh Alam Shah. Kini ia yakin Timnas Indonesia mampu juara Piala AFF 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Inggris
Aston Villa vs Indonesia All Stars, Sabtu 1 Agustus 2026, Live di TV Nasional
Aston Villa vs Indonesia All Stars pada 1 Agustus 2026 di SUGBK disiarkan langsung ANTV. Simak jadwal kick-off, siaran langsung, dan info skuad terbaru.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Aston Villa vs Indonesia All Stars, Sabtu 1 Agustus 2026, Live di TV Nasional
Berita
Kratingdaeng Red Bull Power Race Debut di Indonesia, Atlet Berburu Tiket ke Bangkok
Kratingdaeng Red Bull Power Race resmi hadir di Indonesia. National Qualifier digelar 10 Oktober 2026 di GBK untuk memperebutkan tiket ke International Final Bangkok.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Kratingdaeng Red Bull Power Race Debut di Indonesia, Atlet Berburu Tiket ke Bangkok
Liga Indonesia
STY Santai Usai Debutnya di Persija Jakarta Berakhir Pahit
Shin Tae-yong santai setelah Persija kalah 0-1 dari Persebaya di Piala Presiden 2026. STY mengungkap persiapan singkat dan minim latihan taktik jadi kendala.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
STY Santai Usai Debutnya di Persija Jakarta Berakhir Pahit
Liga Indonesia
STY Bela Radovan Pankov Usai Bikin Gol Bunuh Diri Lawan Persebaya
Shin Tae-yong membela Radovan Pankov usai gol bunuh diri yang membuat Persija kalah 0-1 dari Persebaya. STY menilai kesalahan terjadi karena miskomunikasi.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
STY Bela Radovan Pankov Usai Bikin Gol Bunuh Diri Lawan Persebaya
Bagikan