5 Pemain Bintang yang Namanya Harum di Derby Madrid
BolaSkor.com - Derby Madrid akan meramaikan LaLiga akhir pekan ini. Terdapat sejumlah pemain bintang yang pernah bersinar pada laga yang mempertemukan Real Madrid melawan Atletico Madrid itu.
Meskipun kilaunya dianggap kalah terang dari El Clasico, tetapi Derby Madrid tetap banyak ditunggu. Sejumlah pemain terbaik pernah merasakan atmosfer duel tim ibu kota Spanyol itu.
Baca Juga:
Vinicius Junior yang Semakin Harum
5 Pemain Madrid yang Bisa Jadi Mimpi Buruk untuk Atletico
Antonio Rudiger Jalin Kesepakatan Informal dengan Real Madrid
Setidaknya ada lima pemain yang tidak hanya tampil, melainkan menorehkan catatan manis pada Derby Madrid. Berikut ulasannya:
Raul (Real Madrid, 1994-2010)
Pada masa anak-anak, Raul berada di akademi Atletico Madrid. Namun, sang striker menyeberang ke klub lain di ibu kota saat remaja, Real Madrid. Kemudian, ia menghantui sang mantan selama lebih dari satu dekade.
Sebelum Cristiano Ronaldo datang dan mencetak rekor gol dalam pertandingan tersebut dengan 22 gol, Raul merupakan top skorer dalam derby tersebut bersama Ferenc Puskas dengan torehan 11 gol.
Satu derby pada musim 1996-1997 bahkan dinamai sesuai dengan namanya, La Noche de Raúl atau Malamnya Raul setelah ia mencetak dua gol dan mencatatkan dua asisst untuk memastikan kemenangan 4-1.
Karim Benzema (Real Madrid, 2009-sekarang)
Penyerang nomor punggung 9 milik Real Madrid ini adalah seorang legenda. Benzema adalah pemain asing dengan penampilan terbanyak, dan merupakan empat besar top skorer dalam sejarah klub.
Ia masuk dalam sejarah Derby Madrid dalam pertandingan erakhir di Stadion Vicente Calderon, yakni semi-final Liga Champions 2017, di mana Los Blancos menang 2-1.
Saat itu, Benzema berhasil melewati tiga bek kelas dunia seperti Godin, Savic, dan Gimenez. Benzema berhasil menunjukkan sihirnya di kendang legendaris Atletico.
Paulo Futre (Atletico Madrid, 1987-1993 dan 1997-1998)
Didatangkan pada tahun 1987, runner-up Ballon d'Or ini menjadi legenda Atletico. Pertandingan derbi ini memperlihatkan performa terbaiknya.
Tidak hanya mencetak gol dalam derbi Madrid perdananya, yang berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk Atletico di Santiago Bernabeu, ia juga mencetak gol saat mengantarkan timnya mengalahkan Los Blancos dengan skor 2-0 pada final Copa del Rey 1992 sembari mengenakan ban kapten tim.
Miranda (Atletico Madrid, 2011-2015)
Sejak 1999 hingga 2013, Atletico Madrid tidak sekalipun memenangkan derby. Los Colchoneros memainkan 25 pertandingan tanpa mengalahkan tetangganya, sebelum final Copa del Rey tahun 2013 di Santiago Bernabeu.
Pada babak perpanjangan waktu, saat skor sama kuat 1-1, bek tengah Atletico, Miranda, melakukan gol sundulan untuk mengantarkan timnya meraih kemenangan.
Gol tersebut langsung menjadikannya legenda dalam derbi ibu kota. Ia mendedikasikan gol tersebut kepada anak laki-lakinya, yang ia sebut tidak akan lagi menerima ejekan tanpa kemenangan selama 14 tahun, di sekolahnya.
Sergio Ramos (Real Madrid, 2005-2021)
Bek tengah pencetak gol lainnya, Ramos mematahkan hati Atletico di Lisbon dan Milan saat kedua tim bertemu di final Champions League tahun 2014 dan 2016.
Pada pertemuan pertama, sundulannya di menit-menit akhir, memaksakan hasil imbang dan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu, yang dimenangi Los Blancos dengan skor 4-1.
Dua tahun berselang, ia membuka keunggulan pada pertandingan yang dimenangkan Real Madrid lewat adu penalti, di mana ia juga mencetak gol. Pada final terakhir antara kedua klub, Piala Super Spanyol 2019, Ramos sekali lagi mencetak gol penting pada babak adu penalti untuk memberikan gelar kepada Real Madrid.
Johan Kristiandi
18.212
Berita Terkait
Marc Guehi Tidak Sabar Main Bareng Phil Foden dan John Stones di Manchester City
Prediksi dan Statistik Inter Milan vs Arsenal: Misi The Gunners Kunci Tiket 16 Besar
Resmi Gabung Manchester City, Marc Guehi Senang Berada di Klub Terbaik Inggris
Jadwal Lengkap Liga Champions, Arsenal dan Bayern Munchen Bisa Amankan Tiket ke 16 Besar
Indonesia Masters 2026 Siap Bergulir, Atlet Dunia Bakal Ramaikan Istora Senayan
PBSI Targetkan 2 Medali di Indonesia Masters 2026, Atlet Muda Siap Unjuk Gigi
Cristian Gonzales Minta John Herdman Tidak Hanya Fokus ke Piala AFF 2026
Ketemu Bulgaria, Erick Thohir Yakin Mental Timnas Indonesia Akan Terasah
Brahim Diaz dan 3 Momen Penalti Gagal Paling Menyakitkan dalam Sejarah Sepak Bola
Ada Bulgaria, Ini Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026