Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Pemain Bintang Hasil Panic Buying yang Ternyata Sukses

Berikut ini merupakan lima pemain yang bergabung karena panic buying, tetapi berujung sukses:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Sabtu, 12 Februari 2022
5  Pemain Bintang Hasil Panic Buying yang Ternyata Sukses
Wayne Rooney (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Panic buying merupakan istilah yang lekat dengan perekonomian. Itu merupakan tindakan membeli tanpa didasari alasan atau tujuan yang jelas. Tak jarang, hal tersebut juga dilakukan sejumlah tim sepak bola. Namun, beberapa di antaranya justru berbuah manis.

Mendatangkan pemain pada bursa transfer tidak semudah yang terlihat. Dibutuhkan dasar informasi, dana besar, pemain, agen, tim, dan manajer untuk berada dalam pandangan yang sama.

Tak jarang, terjadi panic buying dengan berbagai alasan. Satu di antara yang paling sering adalah untuk merespons tekanan dari eksternal, contohnya suporter. Padahal, klub tersebut sejatinya tidak terlalu membutuhkan amunisi baru.

Baca Juga:

Pemain Man United Mulai Ragukan Metode Latihan Rangnick

Ronaldo Tak Selevel Main Bareng Fred dan McTominay

Pochettino dan Ten Hag Bukan Target Utama Man United

Akan tetapi, tak jarang panic buying dalam bursa transfer justru berakhir dengan manis. Pemain anyar itu membuktikan diri memang memiliki kualitas meski bergabung dengan kondisi panic buying.

Berikut ini merupakan lima pemain yang bergabung karena panic buying, tetapi berujung sukses:

Edgar Davids (Barcelona)

Edgar Davids bergabung dari Juventus dengan status pinjaman pada musim 2003-2004. Saat itu, tak sedikit yang mempertanyakan langkah Barca memboyong Davids. Sebab, kualitas Davids tidak lebih baik dari gelandang yang dimiliki Los Cules.

Namun, kehadiran pemain asal Belanda itu justru memberikan warna baru. Davids membawa Barca memperbaiki posisi dibanding musim sebelumnya yang hanya menempati posisi keenam LaLiga. Pada musim debut Davids, Barca naik ke posisi kedua.

Davids kembali ke Juve usai musim berakhir. Kemudian, pada musim berikutnya, Barcelona memenangi LaLiga dan Liga Champions dua musim berselang.

Dimitar Berbatov (Manchester United)

Dimitar Berbatov menjadi pemain berikutnya yang ada dalam daftar ini. Manchester United dianggap membeli Berbatov hanya karena faktor gengsi.

Awalnya, Dimitar Berbatov yang tampil trengginas di lini depan Tottenham Hotspur selangkah lagi bergabung dengan Manchester City. Namun, Man United yang tidak ingin sang tetangga bertambah kuat melakukan manuver dengan mengajukan tawaran yang sama yakni 30 juta euro.

Akhirnya, pemain asal Bulgaria itu berlabuh ke Manchester Merah. Pada musim pertamanya, Berbatov mengemas 14 gol dalam 43 penampilan dan memenangi Premier League.

Penampilan terbaik Berbatov di Man United adalah pada musim 2010-2011. Sang striker mendulang 20 gol yang menjadikannya top skorer Premier League. Berbatov juga meraih sejumlah titel lainnya seperti Piala Dunia Antarklub dan Piala Liga Inggris.

Eric Cantona (Manchester United)

Manchester United menggaet Eric Cantona pada pertengahan musim 1991-1992 hanya sebagai pelapis Dion Dublin yang mengalami cedera. Namun, siapa sangka Cantona justru menjelma sebagai raja baru di Old Trafford.

Kehadiran Cantona memberikan dampak instan untuk Manchester United. The Red Devils meraih gelar Premier League pertama sejak terakhir kali pada musim 1966-1967. Bahkan, pada sisa kompetisi di musim debut Cantona, Setan Merah hanya dua kali kalah.

Cantona menutup bukunya bersama Manchester United setalah lima musim. Ia mencetak 64 gol dalam 143 laga. Raihan trofinya adalah empat gelar Premier League dan dua Piala FA. Cantona juga masuk dalam Hall of Fame Premier League pada 2021.

Arjen Robben (Bayern Munchen)

Arjen Robben menghadapi posisi sulit setelah pada musim panas 2009 Real Madrid mendatangkan sejumlah bintang seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Kaka. Walhasil, angkat kaki merupakan pilihan yang ditempuh.

Di tempat lain, Louis van Gaal membutuhkan segera penyerang anyar untuk menyelamatkan musimnya yang buruk di Bayern Munchen. Pilihan pun jatuh kepada Robben.

Keputusan tersebut rupanya tepat. Meski Van Gaal angkat kaki, tetapi Robben terus mendapatkan kepercayaan oleh pelatih selanjutnya.

Robben memenangi 20 trofi bersama Bayern, termasuk titel Bundesliga dan Liga Champions. Sementara itu, catatan pribadinya adalah 144 gol dalam 309 penampilan.

Wayne Rooney (Manchester United)

Manchester United terbukti sebagai satu di antara raksasa yang kerap melakukan panic buying. Kali ini, transfer Wayne Rooney yang menjadi penguatnya. Beruntung, Rooney merupakan pilihan tepat.

Awalnya, Wayne Rooney tidak masuk dalam radar Manchester United. Namun, desakan dari suporter untuk mendatangkan penyerang baru membuat manajemen Man United melirik Rooney yang tampil impresif di lini depan Everton. Rooney yang baru 18 tahun sudah mengkreasikan 15 gol.

Man United bersaing dengan Chelsea dan Newcastle United yang terlebih dahulu masuk dalam perlombaan. Bermodal 27 juta euro, akhirnya pemain yang mendapatkan julukan White Pele itu menuju Old Trafford.

Setelah itu, cerita penuh dengan tinta emas. Rooney merupakan pemain termuda yang mendulang hat-trick di Liga Champions (2004). Ia juga mengemas 27 gol pada musim 2011-2012.

Rooney angkat kaki dari United dengan status bebas transfer sebagai pencetak gol terbanyak klub (253 gol) dan pencetak gol terbanyak di kompetisi Eropa (39 gol). Wazza memenangi lima gelar Liga Premier, satu trofi Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Dunia Antarklub.

Trivia Sepak Bola Wayne Rooney Breaking News Manchester United Edgar davids Eric Cantona Arjen Robben Dimitar berbatov

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan