5 Pelatih Terbaik 2024

Siapa saja pelatih terbaik pada 2024?
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 31 Desember 2024
5 Pelatih Terbaik 2024
Gian Piero Gasperini dan skuad Atalanta (UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bekerja atau berkarier sebagai pelatih pada era sepak bola modern tidaklah mudah. Kesabaran dalam melihat proses bak barang langka saat ini, mengingat kesuksesan dituntut secara instan. Tidak heran apabila banyak pelatih yang dipecat.

Begitu juga di klub yang tidak memiliki tuntutan untuk juara setiap musimnya, apabila pelatih yang bersangkutan tidak dapat mengangkat performa tim, ancaman pemecatan juga terjadi.

Kendati demikian, ada beberapa pelatih di Eropa yang mampu menangani timnya dengan baik, memahami skuad, serta menanamkan filosofi bermainnya yang bahkan berujung dengan kesuksesan memenangi trofi.

Baca Juga:

Tak Lagi Pikirkan Titel Premier League, Pep Guardiola Hanya Ingin Manchester City Menang

Menang di Laga Ke-500 sebagai Pelatih Man City, Pep Guardiola Lega

Pep Guardiola Tidak Akan Menyerah

BolaSkor.com merangkum dari berbagai sumber untuk kategori lima pelatih terbaik pada 2024, yang dinilai dari cara timnya bermain, konsistensi, hingga trofi yang menjadi penilaian tambahan. Siapa saja?

1. Pep Guardiola

Pep Guardiola (Getty Images)

Tidak diragukan lagi nama ini layak di urutan pertama. Musim 2024-2025 tak berjalan baik untuknya di Manchester City, tetapi itu tidak menutup pencapaiannya memenangi empat titel Premier League beruntun dan mengukir rekor.

Pep Guardiola, 53 tahun, sudah memenangi segalanya bersama The Citizens termasuk treble winner. Jika memiliki tim yang diinginkannya, Guardiola dapat meraciknya dengan baik dan saat ini ia tidak sekedar menyajikan sepak bola ofensif, tapi juga efisien.

2. Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti (UEFA)

Pelatih yang tahu bagaimana cara memaksimalkan potensi para pemainnya. Carlo Ancelotti salah satu pelatih yang dapat membebaskan pemainnya berkreasi, menunjukkan kualitas individu, sebelum menerapkan taktik bermainnya.

Peramu taktik berusia 65 tahun sudah sukses bersama banyak tim di Eropa, dan kini melanjutkannya dengan Real Madrid. Pada 2024 Ancelotti sudah memenangi LaLiga, Piala Super Spanyol, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan ditutup dengan Piala Interkontinental.

3. Simone Inzaghi

Simone Inzaghi (Football-Italia)

Tiga tahun melatih Inter Milan, Simone Inzaghi tahu cara mempersembahkan trofi dan juga konsisten dengan cara timnya bermain. Satu Scudetto, dua Coppa Italia, tiga Piala Super Italia pernah diraihnya dengan Il Nerazzurri.

Pada 2024 penantian titel pertamanya berakhir. Inter bahkan tetap menjadi kandidat juara dan sulit ditaklukkan dengan taktik favorit 3-5-2: kuat dalam bertahan dan efisien dalam urusan mencetak gol.

4. Jurgen Klopp

Jurgen Klopp (Getty Images)

Tidak lagi melatih klub pasca memutuskan pergi dari Liverpool di akhir musim 2023-2024. Tapi itu tak menutup fakta ia salah satu pelatih terbaik di dunia, juga pada 2024, meski di musim terakhirnya dengan Liverpool hanya memenangi Piala Liga.

Dengan permainan sepak bola heavy metal, Klopp membuat tim bermain menghibur dengan pressing (tekanan) tinggi yang dibarengi serangan balik cepat.

5. Gian Piero Gasperini

Gian Piero Gasperini (UEFA)

Sudah melatih Atalanta sejak 2016 dan pelatih yang underrated, tidak terlalu dinilai tinggi tapi seyogyanya sangat bagus. Gian Piero Gasperini, 66 tahun, menjadikan Atalanta tim yang konsisten bermain di Eropa, khususnya di Liga Champions.

Gasperini juga meracik tim dengan baik meski banyak ditinggal pemain terbaiknya. Klimaksnya, pada 2024 Gasperini membawa Atalanta juara Liga Europa dengan menjadi tim pertama yang mengalahkan Bayer Leverkusen.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Trivia Sepak Bola Pep Guardiola Gian Piero Gasperini Jurgen Klopp Simone Inzaghi Carlo Ancelotti

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Ragam
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Sabah FK menjadi lawan Manchester United di Liga Champions. Simak sejarah klub, Valdas Dambrauskas, jersey pink, dan perjalanan mereka ke fase liga.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Ragam
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Haaland hingga Zion Suzuki berpeluang mencetak sejarah di Liga Champions. Simak lima rekor yang bisa terukir pada matchday pertama.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Ragam
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Dari Serie D ke Liga Champions, Como menulis dongeng sepak bola Italia. Simak perjalanan klub, peran Cesc Fabregas, dan dukungan suporternya.
Arief Hadi - Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Ragam
7 Transfer Pemain yang Menjadi Pembeda bagi Klub dalam Sejarah Premier League
Eric Cantona, Petr Cech hingga Sergio Aguero masuk daftar 7 transfer pemain yang menjadi pembeda dan mengubah sejarah Premier League.
Arief Hadi - Kamis, 03 September 2026
7 Transfer Pemain yang Menjadi Pembeda bagi Klub dalam Sejarah Premier League
Sosok
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Dari debut pahit hingga juara Piala Dunia, berikut 11 momen paling berkesan Lionel Messi bersama timnas Argentina.
Arief Hadi - Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Sosok
8 Hal yang Perlu Diketahui dari Winger Liverpool Senilai 140 Juta Euro, Bradley Barcola
Bradley Barcola resmi bergabung dengan Liverpool senilai 140 juta euro. Simak 8 fakta menarik winger Prancis tersebut, termasuk nomor 29.
Arief Hadi - Rabu, 02 September 2026
8 Hal yang Perlu Diketahui dari Winger Liverpool Senilai 140 Juta Euro, Bradley Barcola
Bagikan