Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Negara yang Pernah Juara Umum SEA Games

Indonesia masih berada di posisi pertama, tapi terancam Thailand.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Minggu, 24 November 2019
5 Negara yang Pernah Juara Umum SEA Games
Taufik Hidayat, Atlet Bulu Tangkis Indonesia yang Sukses Meraih Medali Emas Tunggal Putra SEA Games 1999 dan 2007 (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Cikal bakal ajang SEA Games adalah Southeast Asian Peninsular Games (SEAP) atau Pesta Olahraga Semenanjung Asia Tenggara yang sudah dimulai pada tahun 1959 dengan Bangkok, Thailand sebagai tuan rumah.

Namun sejak tahun 1977, Southeast Asian Peninsular Games berubah nama menjadi SEA Games atau Pesta Olahraga Asia Tenggara dan mulai diikuti semua anggota ASEAN. Indonesia sendiri baru bergabung mengikuti SEA Games mulai tahun 1977.

BolaSkor.com pun mengajak pembaca untuk mengetahui negara mana saja yang pernah merasakan predikat sebagai juara umum di ajang dua tahunan ini sejak era SEA Games dimulai.

Baca Juga:

7 Cabor 'Asing di Telinga' Andalan Indonesia di SEA Games 2019

8 Cabor Andalan Indonesia di SEA Games 2019

1. Indonesia

Indonesia masih tercatat sebagai negara dengan gelar juara umum SEA Games terbanyak sepanjang sejarah. Tercatat atlet Tanah Air bisa membawa gelar juara umum sebanyak sepuluh kali: 1977, 1979, 1981, 1983, 1987, 1989, 1991, 1993, 1997, dan 2011.

Hanya saja dominasi Indonesia begitu kentara di akhir 70-an sampai akhir 90-an. Sejak itu, Indonesia mulai menghadapi kenyataan begitu pesatnya kemajuan olahraga negara Asia Tenggara lainnya.

Terbukti sejak kali terakhir juara umum tahun 2011 ketika jadi tuan rumah, prestasi Indonesia terus menurun dan terakhir hanya finis kelima di SEA Games 2017.

2. Thailand

Sudah perkasa sejak era Southeast Asian Peninsular Games. Namun saat Indonesia masuk SEA Games tahun 1977, dominasi Thailand mulai terkikis.

Meskipun begitu, prestasi Thailand terbilang konsisten. Tercatat mereka tidak pernah terlempar dari posisi tiga besar sejak 1977.

Kini Thailand sudah mengoleksi tujuh gelar: 1985, 1995, 1999, 2007, 2009, 2013, dan 2015. Negeri Gajah Putih benar-benar mengancam titel Indonesia sebagai negara tersukses di SEA Games.

3. Malaysia

Sejauh ini, Malaysia mengoleksi dua gelar juara umum SEA Games, yaitu pada tahun 2001 dan 2017. Dua gelar tersebut diraih pada saat Malaysia berstatus sebagai tuan rumah.

Malaysia juga bisa dibilang sebagai rival abadi buat Indonesia lantaran perseteruan negara serumpun. Malaysia bahkan bisa membuat malu Indonesia ketika jadi tuan rumah SEA Games dan bisa mencuri medali emas cabor paling bergengsi: sepak bola.

Adalah SEA Games 1979 dan 2011. Pada edisi 2019, Indonedia dan Malaysia bakal kembali adu gengsi, siapa yang akan meraih prestasi lebih baik.

4. Filipina

Tahun 2005 menjadi satu-satunya tahun emas untuk Filipina. Alasannya, di tahun itulah mereka keluar sebagai juara umum SEA Games dengan status sebagai tuan rumah.

Baca Juga:

7 Atlet Putra Indonesia yang Bisa Bikin Perempuan Terpesona di SEA Games 2019 Manila

8 Atlet Putri Indonesia yang Bisa Buat Anda Jatuh Hati di SEA Games 2019

Kini 14 tahun kemudian, Filipina berusaha mengulang pencapaian serupa. Kans tuan rumah berjaya di SEA Games 2019 sangat besar. Karena mereka punya keuntungan lantaran banyak cabor di mana skuat Filipina begitu kuat dipertandingkan.

5. Vietnam

Sama halnya dengan Filipina, Vietnam hanya satu kali menjadi juara umum SEA Games, yakni pada SEA Games 2003 yang sekaligus menjadi tuan rumah.

Meskipun begitu, sejak edisi 2003 sampai 2017, Vietnam membuktikan bisa meraih prestasi lebih bagus dari Indonesia. Vietnam bahkan tidak pernah terlempar dari tiga besar pada periode tersebut.* (Alexander Matthew)

Breaking News SEA Games 2019 Indonesia Vietnam Thailand Filipina Malaysia

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris dipastikan tetap aman meski The Three Lions gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Inggris
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan The Blues.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Bagikan