5 Mantan yang Pernah Sakiti Barcelona

Ambisi Barcelona meraih gelar juara kerap digagalkan para mantan pemainnya.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 08 Mei 2021
5 Mantan yang Pernah Sakiti Barcelona
David Villa (kanan) berperan membuat Barcelona gagal menjuarai LaLiga 2013-2014. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Luis Suarez punya misi khusus saat Atletico Madrid bertandang ke markas Barcelona dalam lanjutan LaLiga 2020-2021. Penyerang berkebangsaan Uruguay tentu ingin membuat perhitungan dengan mantan klubnya.

Laga yang akan berlangsung di Camp Nou, Sabtu (8/5) pukul 21.15 WIB, memang menjadi momen istimewa bagi Suarez. Ini kali pertama dirinya bertemu Barcelona sebagai lawan setelah dibuang pada musim panas lalu.

Seperti diketahui, Suarez harus menelan pil pahit sebelum musim 2020-2021 bergulir. Namanya tidak masuk dalam rencana pelatih anyar Barcelona, Ronald Koeman.

Baca Juga:

Prediksi Barcelona Vs Atletico Madrid: Pertaruhan Puncak Klasemen

Fakta Mengejutkan di Balik Saga Transfer Lautaro Martinez ke Barcelona

5 Pemain Atletico Madrid yang Membelot ke Barcelona

Kepindahannya ke Atletico juga sempat dihambat oleh manajemen Blaugrana karena tidak rela sang pemain menyeberang ke tim rival. Namun pada akhirnya ia tetap pindah meski Barcelona meminta biaya transfer.

Suarez tentu memiliki rasa dendam karena perlakuan Barcelona tersebut. Ia pasti ingin membuktikan bahwa dirinya belum habis.

Suarez sudah melewatkan kesempatan perdana berjumpa Barcelona musim ini pada November tahun lalu. Ketika itu ia terinfeksi virus corona dan harus menjalani isolasi mandiri.

Suarez kini dalam kondisi fit jelang lawatan ke Camp Nou. Ia juga hampir pasti menjadi ujung tombak andalan Atletico dalam pertandingan nanti.

Laga nanti sangat krusial bagi kedua tim. Pemenang pertandingan ini akan memperbesar peluangnya untuk meraih gelar juara.

Para pemain Barcelona harus memberi perhatian khusus kepada Suarez. Pemain berusia 34 tahun itu bisa memberikan mimpi buruk bagi tim asuhan Koeman.

Apalagi Barcelona punya pengalaman buruk saat bertemu mantan pemainnya. Tak jarang bekas pemainnya justru menjadi penjegal langkah mereka untuk meraih trofi.

Setidaknya ada lima mantan pemain Barcelona yang melakukan hal itu. Berikut rangkumannya:

1. Ivan Rakitic

Aksi Ivan Rakitic kontra Barcelona.

Mirip seperti Suarez, Ivan Rakitic dibuang Barcelona jelang musim 2020-2021 bergulir setelah enam tahun mengabdi. Pemain berkebangsaan Kroasia itu memutuskan kembali ke Sevilla.

Bertahan di Spanyol membuat Rakitic akan menghadapi Barcelona sebagai lawan. Aroma dendam tentu mewarnai pertemuan kedua pihak.

Rakitic gagal membalas dendam kepada Barcelona di LaLiga. Dari dua pertemuan, Sevilla gagal mengalahkan klub asal Catalunya tersebut.

Namun Rakitic akhirnya mampu menyakiti sang mantan saat bertemu di semifinal Copa del Rey. Ia menyumbang satu gol saat Sevilla mengalahkan Barcelona dengan skor 2-0 pada leg pertama.

Sayang, gol itu hanya menimbulkan luka sementara. Barcelona mampu bangkit dan membalikkan kedudukan pada pertemuan kedua.


2. Thiago Alcantara

Thiago Alcantara (kiri)

Barcelona menelan kekalahan menyakitkan saat bertemu Bayern Munchen pada babak perempat final Liga Champions musim lalu. Tak tanggung-tanggung, Lionel Messi dan kawan-kawan takluk dengan skor mencolok 2-8.

Salah satu aktor kemenangan mengesankan Munchen tersebut adalah Thiago Alcantara. Gelandang berkebangsaan Spanyol itu bermain penuh dan memimpin lini tengah Die Roten.

Ironisnya, Thiago merupakan produk asli La Masia. Ia terpaksa merantau ke Jerman karena tak mendapat kesempatan memperkuat tim utama Barcelona.


3. Samuel Eto'o

Samuel Eto'o (kanan)

Barcelona membuat keputusan mengejutkan saat menukar Samuel Eto'o dengan Zlatan Ibrahimovic pada musim panas 2009. Penyerang berkebangsaan Kamerun itu pun terpaksa pindah ke Inter Milan.

Langkah yang diambil Barcelona cukup berani karena Eto'o saat itu berstatus penyerang utama dan tampil tajam. Namun hubungan yang buruk dengan Pep Guardiola menjadi latar belakang keputusan ini.

Namun tak butuh waktu lama bagi Eto'o untuk membalas dendam kepada Guardiola. Ia mampu melakukannya saat Inter jumpa Barcelona di semifinal Liga Champions 2009-2010.

Inter mampu melaju ke final karena menang 3-2 secara agregat. Eto'o memang tak mencetak gol dalam dua pertemuan, tapi kontribusinya sangat besar di balik kesuksesan tersebut.


4. David Villa

David Villa (kanan)

David Villa merupakan salah satu penyerang andalan Barcelona era Pep Guardiola. Ia diboyong dari Valencia pada Mei 2010 dan langsung mempersembahkan double winners di musim debutnya.

Namun serangkaian cedera parah membuat karier Villa mulai meredup. Barcelona kemudian bersedia melepasnya ke ATletico Madrid jelang musim 2013-2014 dengan harga sekitar 5 juta euro saja.

Keputusan itu nyatanya berbuah blunder. Villa mampu tampil tajam dengan mencetak 13 gol di LaLiga.

Gol-gol tersebut turut membantu Atletico menjuarai LaLiga. Tragisnya, Los Rojiblancos mengunci gelar juara pada pekan terakhir di kandang Barcelona.


5. Dani Alves

Dani Alves (kanan)

Status Dani Alves sebagai bek kanan utama Barcelona tak tergantikan selama delapan tahun dari 2008 hingga 2016. Total 23 trofi berhasil dipersembahkan pemain berkebangsaan Brasil tersebut.

Namun Alves pindah ke Juventus dengan status bebas transfer pada musim panas 2016. Hubungan yang buruk dengan petinggi klub menjadi salah satu penyebabnya.

Pada musim perdana berseragam Juventus, Alves bertemu Barcelona di perempat final Liga Champions 2016-2017. Ia selalu bermain dalam dua pertemuan baik kandang maupun tandang.

Ironisnya, Juventus mampu menyingkirkan Barcelona dengan keunggulan agregat 3-0. Hasil ini menjadi semacam pembalasan dendam Alves kepada mantan klubnya.

Barcelona Dani alves David villa Samuel eto'o Ivan Rakitic Thiago Alcantara Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Timnas
Final FIFA ASEAN Cup: Thailand Ingin Cetak Sejarah di Kandang Timnas Indonesia
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, bertekad mengalahkan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026 demi menciptakan sejarah dan modal Piala Asia 2027.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Final FIFA ASEAN Cup: Thailand Ingin Cetak Sejarah di Kandang Timnas Indonesia
Timnas
67 Ribu Tiket Sold Out, SUGBK Bakal Penuh saat Timnas Indonesia Hadapi Thailand
67 ribu tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand di SUGBK telah sold out. Suporter diminta waspada tiket palsu dan calo.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
67 Ribu Tiket Sold Out, SUGBK Bakal Penuh saat Timnas Indonesia Hadapi Thailand
Liga Indonesia
Uji Coba Kontra Garudayaksa, Persija Lanjutkan Tren Positif dengan Shin Tae-yong
Persija Jakarta terus menunjukkan rapor positif bersama Shin Tae-yong, termasuk dalam uji coba kontra Garudayaksa.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Uji Coba Kontra Garudayaksa, Persija Lanjutkan Tren Positif dengan Shin Tae-yong
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Sudahi Kutukan Runner-up
Timnas Indonesia vs Thailand, Final FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live Indosiar, SCTV, Vidio.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Sudahi Kutukan Runner-up
Berita
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Crystalin RunXperience 2026 kembali digelar di Jakarta dengan melibatkan 9.500 pelari. Ajang ini mengusung konsep More Than A Race.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Lainnya
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Perbati mengakui masih ada kekurangan setelah tinju Indonesia gagal meraih medali di Asian Games 2026. Evaluasi disiapkan menuju SEA Games dan Olimpiade.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Lainnya
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 digelar dari 3 sampai 4 Oktober 2026
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 03 Oktober 2026
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Timnas
Tiket Timnas Indonesia vs Thailand Terjual 55 Ribu Lembar, SUGBK Bakal Full House
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Vs Thailand di SUGBK tembus lebih dari 55 ribu. PT GSI mengimbau suporter membeli tiket resmi.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tiket Timnas Indonesia vs Thailand Terjual 55 Ribu Lembar, SUGBK Bakal Full House
Timnas
Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Ungkap Hal Ini Tentang Timnas Indonesia
Pelatih Thailand, Anthony Hudson, mewaspadai kekuatan kolektif dan mental juang Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Ungkap Hal Ini Tentang Timnas Indonesia
Timnas
Kevin Diks Pastikan Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Kevin Diks siap membawa Timnas Indonesia menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengakui kualitas permainan Thailand, tetapi Skuad Garuda tak gentar.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kevin Diks Pastikan Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Bagikan