5 Manajer Big Six Premier League yang Dipecat sebelum 10 Laga di Awal Musim

Beberapa manajer tidak beruntung dengan pemecatan di awal musim Premier League.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 13 September 2022
5 Manajer Big Six Premier League yang Dipecat sebelum 10 Laga di Awal Musim
Thomas Tuchel (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Enam laga Premier League 2022-2023 berlalu dan Thomas Tuchel sudah menjadi korban pemecatan Chelsea. Sehari sebelum pemecatan, The Blues juga kalah 0-1 kontra Dinamo Zagreb di Liga Champions.

Chelsea menunjuk Graham Potter sebagai pengganti Thomas Tuchel. Tuchel (49 tahun) baru sebentar melatih Chelsea sejak ditunjuk menggantikan Frank Lampard pada Januari 2021, namun dalam kurun waktu singkat ia meninggalkan catatan positif.

Tuchel memenangi titel Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Banyak faktor di balik pemecatannya, namun banyak juga yang menilai pemecatan itu prematur karena musim baru dimulai.

Baca Juga:

Premier League Putuskan Kembali Bergulir Akhir Pekan Ini, tetapi...

Ada Pemakaman Ratu Elizabeth II, Jadwal Premier League Pekan Depan Diselimuti Tanda Tanya

Ratu Elizabeth II Meninggal, Pekan Tujuh Premier League Resmi Ditunda

Nasi telah menjadi bubur dan Tuchel kembali dipecat seperti halnya di Borussia Dortmund dan PSG. Tuchel jadi salah satu manajer klub big six Premier League yang dipecat sebelum laga di awal musim memasuki pekan 10. Berikut Tuchel dan empat manajer lainnya yang bernasib serupa:

1. Juande Ramos - Tottenham Hotspur 2008-2009

Namanya cukup dikenal karena pernah melatih klub seperti Real Madrid, Sevilla, dan Tottenham Hotspur. Juande Ramos ditunjuk melatih Tottenham pada 2007 dan setahun kemudian ... ia dipecat pada awal musim 2008-2009.

Setelah delapan pertandingan di Premier League, Tottenham ada di dasar klasemen dengan hanya dua poin - hasil dua kali imbang lawan Chelsea dan Wigan Athletic. Kendati kekalahan Tottenham tidak dengan skor telak, tetap saja mereka ada di periode buruk.

Ramos dipecat dan Tottenham menunjuk Martin Jol sebagai penggantinya. Jol membawa Tottenham melalui lima laga tanpa pernah kalah, termasuk empat kemenangan, pada akhir musim mencapai peringkat delapan. Ramos terakhir melatih Malaga pada 2016.

2. Brendan Rodgers - Liverpool 2015-2016

Saat ini melatih Leicester City dan memiliki pengalaman dalam karier kepelatihannya dengan Chelsea (tim cadangan), Watford, Reading, Swansea City, Liverpool, dan Celtic. Bersama Swansea lah Rodgers namanya mulai dikenal.

Pada medio 2010-2012 Rodgers menyulap Swansea dengan permainan yang menghibur, mengandalkan poros pemain seperti Joe Allen dan Michu. Namun kariernya tak selamanya berjalan dengan baik setelahnya.

Pada tiga bursa transfer pemain dengan Liverpool Rodgers menghabiskan lebih dari 70 juta poundsterling, pencapaian terbaiknya adalah finish sebagai runner-up pada 2014. Musim berikutnya jadi bencana untuknya.

Delapan laga dilalui dengan 12 poin dan Rodgers pun dipecat. Liverpool menunjuk Jurgen Klopp sebagai penggantinya dan setelahnya menjadi sejarah tersendiri.

3. Glenn Hoddle - Tottenham Hotspur 2003-2004

Legenda Tottenham Hotspur namun kala menjadi pelatih klub, kariernya tak berjalan baik. Glenn Hoddle melatih Tottenham dari 2001 dan musim 2003-2004 menjadi akhir periodenya melatih klub, setelahnya ia membesut Wolverhampton Wanderers.

Baru enam laga di awal musim 2003-2004 berlalu, Tottenham hanya meraih empat poin di Premier League dan pada akhirnya Hoddle dipecat. David Pleat menjadi pelatih sementara setelah Hoddle pergi.

4. Thomas Tuchel - Chelsea 2022-2023

Ditunjuk menangani Chelsea pada Januari 2021, Thomas Tuchel sukses mempersembahkan titel Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Tapi awal musim 2022-2023 menjadi bencana bagi manajer asal Jerman.

Chelsea inkonsisten bermain dan kabarnya beberapa pemain tak suka dengan metode kepelatihan dan pemilihan pemainnya, apalagi manajemen juga sudah jor-joran di musim panas 2022 merekrut pemain. Setelah enam laga Premier League, plus satu kekalahan di Liga Champions, Tuchel dipecat.

5. Gianluca Vialli - Chelsea 2000-2001

Karier kepelatihannya tidak terlalu banyak pengalaman dengan hanya melatih dua klub, Chelsea (1998-2000) dan Watford (2001-2002). Namun pada 1998 Vialli jadi pelatih termuda, pada usia 33 tahun, yang memenangi kompetisi UEFA dengan menjuarai Cup Winners' Cup.

Bahkan Vialli menjuarai Piala FA pada 2000. Namun keindahan itu berakhir. Usai membantu Chelsea juara Community Shield di musim baru 2000-2001, Chelsea menang lawan West Ham United dan kemudian empat laga beruntun tak pernah menang. Vialli pun dipecat dan digantikan Claudio Ranieri.

Premier League Trivia Sepak Bola Thomas Tuchel Brendan Rodgers

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Manchester United Cuan meski Tanpa Kemenangan dan Trofi, Fans Resah
Avram Glazer menyebut Manchester United tak membutuhkan trofi untuk sukses secara finansial. Pernyataannya memicu keresahan suporter.
Arief Hadi - Jumat, 06 November 2026
Manchester United Cuan meski Tanpa Kemenangan dan Trofi, Fans Resah
Infografis
Pensiun dari Timnas Portugal, Ini Daftar Rekor Fenomenal Cristiano Ronaldo di Level Internasional
Cristiano Ronaldo resmi gantung sepatu dari Timnas Portugal. Simak deretan rekor fenomenal dan gol terbanyak sepanjang masa yang ditinggalkan sang legenda.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 05 November 2026
Pensiun dari Timnas Portugal, Ini Daftar Rekor Fenomenal Cristiano Ronaldo di Level Internasional
Inggris
Jika Michael Carrick Dipecat, Julian Nagelsmann Siap Melatih Manchester United
Julian Nagelsmann disebut siap melatih Manchester United jika Michael Carrick dipecat menyusul rentetan sembilan laga tanpa kemenangan.
Arief Hadi - Selasa, 03 November 2026
Jika Michael Carrick Dipecat, Julian Nagelsmann Siap Melatih Manchester United
Inggris
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Andoni Iraola mengkritik keputusan wasit usai Alexander Isak tak mendapat penalti untuk Liverpool. Simak sindiran Iraola soal diving di Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Inggris
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Masa depan Michael Carrick di Manchester United terancam setelah sembilan laga tanpa kemenangan. Simak kabar terbaru dan evaluasi manajemen MU.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Inggris
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Unai Emery masuk radar Manchester United sebagai kandidat manajer baru. Namun, Aston Villa tidak berniat melepas pelatih asal Spanyol tersebut.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Inggris
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Jamie Carragher mengecam aksi diving Alexis Mac Allister saat Liverpool kalah 0-1 dari Arsenal. Gary Neville dan Ian Wright turut melontarkan kritik.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Inggris
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Erik ten Hag menilai Manchester United berpotensi terdegradasi dari Premier League setelah terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Inggris
Topik Utama Pekan 9 Premier League: Arsenal Pamer Mental Juara, Manchester United Degradasi?
Arsenal pamer mental juara usai menang di Anfield, Manchester United terancam degradasi, sementara Brighton terus melaju di pekan 9 Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Topik Utama Pekan 9 Premier League: Arsenal Pamer Mental Juara, Manchester United Degradasi?
Inggris
Liverpool Merana, Arsenal Raih Kemenangan Pertama di Anfield Sejak 2012
Arsenal menang 1-0 atas Liverpool di Anfield lewat gol Kai Havertz. The Gunners akhiri penantian 14 tahun dan kokoh di puncak klasemen.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Liverpool Merana, Arsenal Raih Kemenangan Pertama di Anfield Sejak 2012
Bagikan