5 Kunci Xavi Hernandez Membawa Barcelona Kembali ke Jalur yang Benar

Xavi Hernandez bak obat mujarab untuk Barcelona yang sedang sakit. Di bawah asuhan Xavi, Barcelona memperbaiki posisi klasemen LaLiga.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Jumat, 25 Maret 2022
5 Kunci Xavi Hernandez Membawa Barcelona Kembali ke Jalur yang Benar
Xavi Hernandez (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Xavi Hernandez bak obat mujarab untuk Barcelona yang sedang sakit. Di bawah asuhan Xavi, Barcelona perlahan memperbaiki posisi di klasemen LaLiga dan kembali bermain dengan konsisten.

Kemenangan 4-0 atas Real Madrid di El Clasico akhir pekan lalu sangat spesial, di mana Pierre-Emerick Aubameyang mencetak dua gol, dan dua gol lainnya dicetak oleh Ferran Torres dan Ronald Araujo. Kemenangan itu mengukuhkan kemajuan tim di bawah asuhan Xavi.

Barcelona terakhir kali merasakan kekalahan pada 20 Januari 2022 melawan Athletic Bilbao. Setelah itu, 12 laga berikutnya tidak pernah tumbang. Perinciannya adalah sembilan menang dan tiga imbang.

Baca Juga:

Dani Alves, Pemain Sekaligus Agen untuk Barcelona

Transfer Aubameyang: Mengatasi Masalah dan Membantu yang Bermasalah

Rahasia Aubameyang Bersinar di El Clasico

Tak pelak, posisi Barcelona di klasemen membaik. Saat ini, Jordi Alba dan kawan-kawan bercokol pada posisi ketiga dengan 54 poin dari 28 pertandingan.

Lantas, apa yang menjadi kunci Xavi membawa Barcelona kembali ke jalur yang benar. Berikut lima di antaranya:

Kedatangan pemain-pemain bintang di bursa transfer Januari

Pada paruh pertama musim ini, Barca kesulitan mencetak gol, terutama setelah ditinggal pergi Lionel Messi. Namun, direktur olahraga, Mateu Alemany, berhasil mendatangkan nama-nama besar untuk membawa Barca kembali ke kejayaan.

Dani Alves dan Adama Traore menawarkan perpaduan kreativitas dan kekuatan di sayap kanan, serta menambah kedalaman skuad. Sementara itu, Ferran Torres dan Aubameyang berhasil membuktikan diri mereka sebagai pemain kunci bagi Xavi.

Aubameyang telah mencetak sembilan gol dalam delapan pertandingan untuk Barcelona di semua kompetisi. Ia juga membangun hubungan yang baik di lapangan dengan Ferran Torres, pemain yang ia berikan asis dengan teknik backheel melawan Real Madrid.

Sementara itu, Torres telah mencetak empat gol dalam empat pertandingan terakhirnya di LaLiga. Aksinya pun membantu Barcelona meningkatkan serangan.

Selain empat gol dalam pertandingan El Clasico, Los Cules juga mencetak empat gol melawan Atletico Madrid, Valencia CF, CA Osasuna, dan Athletic Bilbao di LaLiga, serta SSC Napoli di Liga Europa.

Xavi mengembalikan gaya permainan Barcelona

Sejak Pep Guardiola dan mendiang Tito Vilanova meninggalkan Barcelona pada tahun 2012 dan 2013, tim asal Catalan ini perlahan meninggalkan gaya bermain yang menjadi ciri khas mereka, yakni penguasaan bola.

Luis Enrique memanfaatkan tiga penyerang bintang, Messi, Neymar dan Luis Suarez. Gaya permainannya adalah memberikan bola kepada mereka secepat mungkin.

Ernesto Valverde mengambil pendekatan pragmatis yang berhasil di kompetisi domestik, tetapi tidak mengikuti cetak biru Barcelona yang pertama kali oleh Johan Cruyff.

Quique Setien dan kemudian Ronald Koeman tidak dapat atau tidak mau mengembalikan gaya permainan tersebut, tetapi bagi Xavi, hal itu tidak dapat ditawar lagi.

Butuh waktu bagi para pemain untuk memahami metode Xavi, tetapi hal tersebut mulai membuahkan hasil dengan Barcelona yang menekan tinggi, bermain dengan intensitas tinggi, dan menguasai bola.

Dengan Aubameyang yang bermain lebih dalam, Xavi memiliki barisan gelandang yang siap merangsek ke depan. Sementara itu, Barca juga memanfaatkan operan segitiga di area yang lebih luas untuk memancing bek-bek lawan sebelum membebaskan penyerang sayap seperti Ferran Torres dan Ousmane Dembele berlari mencari ruang. Gaya permainan ini telah terbukti sulit dihentikan oleh tim lawan.

Pedri berevolusi menjadi bintang yang sesungguhnya

Tahun pertama Pedri González yang luar biasa FC Barcelona mengejutkan dunia sepak bola. Ia tampil baik untuk Koeman setelah tiba dari Las Palmas, tanpa perlu masa adaptasi dengan tim Barcelona B.

Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique, menyukai permainan Pedri, dan menjadikan dirinya pemain kunci bagi timnas Spanyol di Piala Eropa 2020 musim panas lalu.

Permainan Pedri juga meningkat di bawah asuhannya, terlihat dari dirinya yang semakin mengancam di area pertahanan lawan, tetapi awal musim ini dirinya terhambat oleh cedera.

Pedri juga telah mencetak gol melawan RCD Espanyol, Athletic Bilbao, dan Galatasaray. Sementara itu, tendangannya yang dibelokkan oleh Aubameyang melawan Valencia menunjukkan bahwa dia telah menutup kelemahannya dari musim lalu.

Pemain-pemain kunci kembali menunjukkan performa impresif

Bintang veteran Barcelona seperti Gerard Pique, Jordi Alba, dan Sergio Busquets kembali menunjukkan performa terbaik mereka. Hal itu tak lepas dari gaya bermain Barcelona yang kembali mengutamakan penguasaan bola.

Peningkatan fokus di lini tengah telah membantu Busquets khususnya yang tak harus menutup area lapangan sebanyak musim lalu. Pada sisi lain, Pique dan Eric Garcia bertanggung jawab untuk membangun serangan dari belakang, sesuatu yang menjadi keunggulan mereka selama ini.

Eric Garcia yang menjalani awal musim yang sulit dengan dua kartu merah, memainkan sepak bola terbaiknya sejak kembali dari Manchester City. Di El Clasico, ia berhasil mencatatkan akurasi operan 98 persen. Jumlah itu lebih baik daripada starting line-up manapun dari kedua tim.

Frenkie de Jong adalah pemain lain yang terus meningkat di bawah asuhan Xavi. Gelandang asal Belanda tersebut adalah seorang pemain luar biasa yang berdedikasi untuk mempelajari apa yang diinginkan pelatih darinya dan bagaimana menjalankannya. Dia menampilkan salah satu penampilan terbaiknya musim ini melawan Real Madrid.

Mentalitas pemenang dan suasana tim yang baik

Sejak menjadi presiden klub pada Maret lalu, Joan Laporta fokus untuk memulihkan Barcelona baik di dalam maupun luar lapangan. Laporta tidak ragu untuk merayakan kemenangan, dan energi positif itu menular ke seluruh tim.

Satu di antara keputusan Xavi ketika tiba adalah untuk membantu skuad menikmati permainan mereka lagi, dengan banyak kegiatan pelatihan yang membantu menyeimbangkan dan meningkatan fokus taktis. Hasilnya terbukti di lapangan.

Barcelona kembali bermain dengan kepercayaan diri dan tidak terlihat takut dalam pertandingan tekanan tinggi. Mereka bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Galatasaray di Liga Europa pada awal pekan lalu dalam atmosfer yang panas di Istanbul

Setelah itu, mereka kemudian menunjukkan penampilan terbaik mereka musim ini di Santiago Bernabeu untuk menunjukkan bahwa mereka tidak lagi memiliki rasa takut pada pertandingan-pertandingan besar.

Xavi Hernandez Barcelona LaLiga Breaking News Trivia Sepak Bola

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Marc Klok Minta Bobotoh Jadi Contoh Suporter di Indonesia
Marc Klok terpukau dengan atmosfer damai Bobotoh dan suporter Persijap. Kapten Persib itu berharap rivalitas suporter di Indonesia seperti di Jepara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Marc Klok Minta Bobotoh Jadi Contoh Suporter di Indonesia
Spanyol
Di Bawah Betis Ada Madrid
Real Madrid terlempar dari tiga besar klasemen LaLiga dan kini berada di bawah Real Betis. Simak klasemen terbaru, posisi Barcelona, Atlético Madrid, dan Madrid.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Di Bawah Betis Ada Madrid
Inggris
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Manchester United baru menang sekali dalam tujuh laga. Di tengah tekanan kepada Michael Carrick, nama Antonio Conte mulai dikaitkan sebagai calon pengganti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Inggris
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Daftar top skor Premier League 2026/2027 terbaru usai pekan kelima. Erling Haaland masih di puncak, sementara Alexander Isak terus membuntuti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Italia
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Suporter Juventus di Curva Sud membelakangi lapangan saat penghormatan untuk legenda Inter, Sandro Mazzola. Juventus langsung buka suara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Spanyol
Barcelona Khawatir Raphinha Pergi Bela Timnas Brasil, Mengapa?
Barcelona khawatir Raphinha cedera saat membela Brasil. Sang winger harus menempuh perjalanan 34.000 km setelah mencetak 14 gol dalam 8 laga.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Barcelona Khawatir Raphinha Pergi Bela Timnas Brasil, Mengapa?
E-sports
Klasemen Terbaru Regular Season MPL ID S18: RRQ Zona Merah, TLID Belum Goyah
Klasemen MPL ID S18 terbaru usai Week 6! TLID masih di puncak meski kalah dari EVOS, sementara RRQ Hoshi terancam gagal ke playoff.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Klasemen Terbaru Regular Season MPL ID S18: RRQ Zona Merah, TLID Belum Goyah
Liga Dunia
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Lionel Messi membangun portofolio bisnis di luar sepak bola, dari properti dan perhotelan hingga seni digital serta proyek kemanusiaan.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Spanyol
Kecam Wasit, Jose Mourinho Tunjukkan Dua Gambar Pelanggaran Keras di Derby Madrid
Jose Mourinho mengecam wasit usai Real Madrid kalah dari Atletico. Ia membawa dua gambar pelanggaran keras ke ruang konferensi pers.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Kecam Wasit, Jose Mourinho Tunjukkan Dua Gambar Pelanggaran Keras di Derby Madrid
Liga Indonesia
Persib Comeback Lawan Persijap, Usaha Tidak Mengkhianati Hasil
Igor Tolic mengungkapkan perasaannya usai Persib menang comeback 2-1 atas Persijap. Simak ucapan pelatih Maung Bandung setelah laga!
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Persib Comeback Lawan Persijap, Usaha Tidak Mengkhianati Hasil
Bagikan