5 Klub Kuda Hitam yang Siap Menggebrak Liga 2 2021

Tiga klub merupakan tim yang berpengalaman main di Liga 1.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 23 September 2021
5 Klub Kuda Hitam yang Siap Menggebrak Liga 2 2021
Mitra Kukar. (Instagram Mitra Kukar)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liga 2 2021 akan dimulai pada 26 September sampai 19 Desember 2021. Kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia itu akan digelar dua putaran di babak penyisihan grup. Tuan rumah putaran kedua akan ditentukan lagi oleh PT LIB dengan koordinasi bersama Pemerintah Republik Indonesia.

24 klub peserta masuk ke dalam empat grup wilayah. Masing-masing grup dihuni enam klub dengan sistem double round robin. 10 kali bertemu, namun dibagi dalam dua putaran.

Dua tim masing-masing grup masuk ke babak 8 besar. Empat tim terbaik lolos ke semifinal. Lalu dua tim terbaik ke partai final. Satu tiket promosi diperebutkan dua tim yang kalah di semifinal.

Sedangkan empat tim penghuni dasar klasemen di tiap-tiap grup penyisihan otomatis terdegradasi ke Liga 3.

Baca Juga:

Jadwal Lengkap Grup B dan C Liga 2 2021

Laga Pembuka Liga 2 2021, Persis Solo Vs PSG Pati

Di babak penyisihan, Grup A ada Sriwijaya FC ( tuan rumah), PSPS Riau, KS Tiga Naga, Semen Padang, PSMS Medan, dan Babel United. Grup B dihuni oleh Dewa United FC (tuan rumah), PSKC, Rans Cilegon FC, Badak Lampung, Perserang Serang, dan Persekat.

Grup C ada Persis Solo (tuan rumah), PSCS Cilacap, Persijap Jepara, PSIM Yogyakarta, Hizbul Wathan FC, dan Putra Safin Group (PSG) Pati. Grup D dihuni oleh Kalteng Putra (tuan rumah), Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Sulut United, PSBS, dan Persewar.

Dari 24 klub tersebut, ada lima kuda hitam yang bisa menggebrak tim-tim raksasa di Liga 2. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya:

1. Badak Lampung FC

Badak Lampung FC
Badak Lampung FC. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)

Badak Lampung FC merupakan akuisisi dari Perseru Serui. Badak Lampung FC sudah berlaga di Liga 2 sejak degradasi dari Liga 1 2019.

Badak Lampung FC dipercaya punya semangat lebih besar dan akan dapat menjadi kuda hitam. Sebelum akuisisi menjadi Badak Lampung FC, tim asal Papua bernama Perseru pertama kali mencicipi kasta tertinggi yakni pada musim 2013.

Pada penghujung musim Liga 1 2018, persaingan di zona degradasi terbilang cukup ketat. Tetapi, Badak Lampung FC cukup beruntung karena berhasil lolos dari zona merah dan bertahan di Liga 1 dengan berada di peringkat ke-14 dengan 42 poin.

Namun, lantaran mengalami krisis keuangan, Badak Lampung FC akhirnya dibeli oleh seorang pengusaha di Lampung. Pangkalan mereka pun terpaksa dipindahkan ke Lampung.

Untuk prestasi, saat masih bermarkas di Serui, tim Perseru pernah keluar sebagai runner-up Divisi Utama 2013.

Dengan pengalaman bermain di kasta tertinggi. Badak Lampugng FC siap menggebrak Grup B Liga 2 2021.

2. Mitra Kukar

Jafri Sastra
Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra. (Instagram Mitra Kukar)

Mitra Kukar adalah salah satu klub sepak bola yang akan mengisi persaingan di Liga 2 2021. Klub ini bermarkas di Stadion GOR Aji Imbut yang terletak di kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.

Mitra Kukar yang dikenal saat ini tak lain adalah klub hasil metamorfosis panjang dari NIAC Mitra yang merupakan klub dengan prestasi mentereng pada masa Galatama. Didirikan oleh seorang pengusaha, Alexander Wenas pada 16 Agustus 1978 dengan nama PS Mitra yang kala itu bermain dalam kompetisi internal Persebaya Surabaya.

Nama NIAC Mitra mulai dipakai saat bermain di Galatama pertama tahun 1979. NIAC sendiri adalah kepanjangan dari New International Amusement Center yang tak lain adalah nama gedung bioskop milik pendiri klub.

Di era Galatama, NIAC Mitra pernah 3 kali meraih juara, yaitu pada musim 1982, 1983 dan 1987. Bahkan di masa jayanya, NIAC Mitra pernah mengalahkan Arsenal yang tengah menggelar tour Asia dengan skor 2-0 di Stadion 10 November, pada 16 Juni 1983.

Habis masa jayanya, klub ini mulai berganti nama, markas dan juga pemilik. Di mulai dari Mitra Surabaya yang bermain di Divisi Utama di bawah pimpinan Jawa Pos, Dahlan Iskan. Mitra Surabaya kemudian degradasi ke Divisi I pada musim 1999, dan dibeli pemilik Barito Putra, H Sulaiman HB. Di bawah kepemilikan H Sulaiman, klub ini kembali berubah nama menjadi Mitra Kalteng Putra.

Nama Mitra Kukar resmi mereka gunakan saat berkompetisi di Divisi II Liga Indonesia musim 2003 setelah terdegradasi dimusim sebelumnya. Di bawah manajemen yang saat itu diketuai H Suryanto Anwar, klub ini kembali memindahkan markas mereka dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah ke Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur hingga saat ini.

Sejak berubah nama menjadi Mitra Kukar, klub ini memiliki ambisi besar untuk mengulangi kejayaannya di sepak bola Indonesia. Pelatih-pelatih berkelas seperti Ivan Kolev (2006), Benny Dolo (2010/2011) dan Simon McMenemy (2011/2012) pernah menangani tim ini.

Di musim 2017, tim berjuluk Naga Mekes ini finis di urutan 10 klasemen dengan koleksi 43 poin. Prestasi terbaiknya di ISL 2012/2013, ketika finis di posisi ketiga klasemen akhir. Meski begitu Mitra Kukar pernah menjuarai beberapa turnamen bergengsi di Tanah Air, seperti Piala Jendral Soedirman (2013) dan Piala Gubernur Kalsel III (2008).

Di Liga 2 2018, Mitra Kukar terderadasi. Kini dengan pengalaman segundang Mitra Kukar siap menggebrak Grup C untuk kembali ke kasta tertinggi.

3. PSCS Cilacap

PSCS Cilacap merupakan klub tradisi di Liga 2. PSCS berdiri dari tahun 2015. PSCS memang belum menorehkan prestasi.

Namun, PSCS kerap merepotkan klub-klub raksasa Liga 2. PSCS memiliki karakter permainan yang disiplin dan ketat.

Apalagi, PSCS sekarang dilatih oleh Frans Sinatra. Pelatih kawakan yang waktu itu membawa Dewa United FC dua kali nyaris promosi ke Liga 1 pada 2017 dan 2018.

4. Sulut United

Sulut United merupakan klub hasil akuisisi Bogor FC. Sulut United menatap Liga 2 2021 dengan penuh optimisme.

Sulut United dilatih oleh Ricky Nelson. Eks Borneo FC ini menjadi salah satu pelatih muda berbakat pada masanya.

Dengan pengalamannya menangani Borneo FC di kasta tertinggi, bukan tidak mungkin Sulut United bersama Ricky Nelson bisa promosi ke Liga 1.

5. Persiba Balikpapan

Angel Alfredo Vera
Angel Alfredo Vera. (Media Bhayangkara FC)

Persiba Balikpapan menjadi tim kuda hitam pada Liga 2 2021. Beruang Madu merupakan klub yang punya pengalaman di kasta tertinggi.

Apalagi sekarang Persiba disuntik modal oleh Gede Widiade, mantan Direktur Utama Persija Jakarta.

Gede Widiade yang merupakan orang lama di sepak bola Indonesia, tentu mengenal kebutuhan karakter tim dalam menjalankan kompetisi. Dia paham pemain yang memiliki etos kerja bagus untuk tim.

Apalagi Persiba sekarang dilatih Angel Alfredo Vera. Pelatih asal Argentina ini punya rekor bagus dengan membawa Persebaya Surabaya promosi ke Liga 1 pada tahun 2018.

Persiba balikpapan Mitra kukar Sulut United Badak Lampung FC PSCS Cilacap Liga 2 Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
FC Seoul Bakal Turunkan Skuad SMA saat Hadapi Persib Bandung
FC Seoul akan menurunkan pemain muda dari SMA Osan saat menghadapi Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. FC Seoul ingin fokus di K League 1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
FC Seoul Bakal Turunkan Skuad SMA saat Hadapi Persib Bandung
Liga Indonesia
Ditanya Dukung Persib atau FC Seoul di ACL Two, Ini Jawaban Pelatih Persija Shin Tae-yong
Shin Tae-yong enggan memilih mendukung Persib Bandung atau FC Seoul saat keduanya bertemu di ACL Two 2026/2027. Apa alasannya?
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Ditanya Dukung Persib atau FC Seoul di ACL Two, Ini Jawaban Pelatih Persija Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Persib Diacak-acak Jebolan Akademi Persija, Shin Tae-yong Berikan Respons
Shin Tae-yong menilai Muhammad Rayhan Hannan dan Arlyansyah Abdulmanan mendapat pengalaman berharga setelah tampil apik bersama Persija Jakarta saat mengalahkan Persib Bandung.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Persib Diacak-acak Jebolan Akademi Persija, Shin Tae-yong Berikan Respons
Liga Indonesia
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Persija Jakarta tidak bisa menggunakan SUGBK saat menjamu Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027 karena persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Jadwal
Cara Menonton Como vs Parma Secara Gratis, Disiarkan ANTV
Como vs Parma di Serie A 2026/2027 tayang di ANTV? Cek jadwal, cara menonton gratis, link streaming resmi, prediksi, dan susunan pemain.
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Cara Menonton Como vs Parma Secara Gratis, Disiarkan ANTV
Klasemen
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Klasemen Super League 2026/2027 terbaru hingga pekan kedua. Persija Jakarta naik ke posisi 3 usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Udinese: Live di ANTV?
Inter Milan vs Udinese di Serie A 2026/2027 tayang di TV mana? Cek jadwal, info siaran ANTV, dan link streaming resmi pertandingan di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Udinese: Live di ANTV?
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Como vs Parma: Tuan Rumah di Atas Angin
Prediksi Como vs Parma Serie A 2026/2027 lengkap dengan link streaming, head to head, statistik, dan prakiraan susunan pemain. Simak selengkapnya!
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Como vs Parma: Tuan Rumah di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Leeds United vs Newcastle United: Duel Dua Tim Limbung
Prediksi Leeds United vs Newcastle United di Premier League 2026/2027. Simak link streaming, head to head, prediksi skor, dan susunan pemainnya!
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Leeds United vs Newcastle United: Duel Dua Tim Limbung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Torino vs AS Roma: Ujian Konsistensi untuk Giallorossi
Prediksi Torino vs AS Roma di Serie A 2026/2027: cek jadwal, head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan link streaming pertandingan.
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Torino vs AS Roma: Ujian Konsistensi untuk Giallorossi
Bagikan