Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Hal yang Mungkin Belum Anda Ketahui dari Derby Catalan

BolaSkor.com mengumpulkan lima fakta yang mungkin belum Anda ketahui dari Derby Catalan:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Jumat, 19 November 2021
5 Hal yang Mungkin Belum Anda Ketahui dari Derby Catalan
Derby Catalan (LaLiga)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Xavi Hernandez akan melakoni debutnya sebagai pelatih Barcelona pada pertandingan pekan ke-14 melawan Espanyol, Minggu (21/11) dini hari WIB. Duel tersebut lazim disebut Derby Catalan.

Barcelona dan Espanyol merupakan dua tim yang berasal dari Catalan. Keduanya hanya terpaut satu tahun soal waktu pembentukan di mana Barca menjadi sang kakak karena lahir pada 1899.

Tak pelak, sudah banyak cerita yang tersaji pada Derby Catalan. Namun, karena pamornya yang kurang bersinar jika dibandingkan El Clasico, Derby Catalan belum banyak diketahui rekam jejaknya.

Baca Juga:

5 Hal Menarik Mengenai Diego Almeida, Bek Muda Bertalenta Milik Barcelona

Setelah Xavi dan Dani Alves, Messi dan Iniesta Bisa Comeback ke Barcelona

10 Masalah yang Harus Segera Diselesaikan Xavi di Barcelona

Oleh karena itu, BolaSkor.com mengumpulkan lima fakta yang mungkin belum Anda ketahui dari Derby Catalan:

Barcelona Mendominasi

Sejak LaLiga didirikan pada tahun 1929, dan kedua tim adalah anggota pendiri, mereka telah berhadapan sebanyak 198 kali dalam seluruh kompetisi resmi.
Barcelona telah meraih kemenangan sebanyak 117 kali dari seluruh laga (59%).

Sedangkan Espanyol mencatatkan 39 kemenangan, dan mereka mencatatkan hasil imbang sebanyak 42 kali.

Senyum Barcelona di Tengah Tangisan Espanyol

Barcelona pernah memenangi gelar LaLiga saat Derbi Catalan. Momen itu terjadi ketika hari terakhir pertandingan pada musim 1948-1949, dan mereka berhasil meraih kemenangan 2-1 di kandang, dengan Cesar Rodriguez mencetak dua gol untuk Blaugrana, dan hasil tersebut membawa Blaugrana unggul atas Valencia yang merupakan rival terdekat klub pada klasemen akhir.

Tamudazo yang Ikonik

Beberapa dekade setelah pertemuan mereka pada tahun 1949, Espanyol membalas dendam dengan cara luar biasa, dengan menggagalkan Barcelona untuk mendapatkan gelar LaLiga dengan hasil imbang 2-2 yang dramatis di Camp Nou.

Legenda dan kapten Espanyol saat itu, Raul Tamudo, masuk di menit-menit terakhir pertandingan pada pertandingan kedua terakhir musim itu, untuk mencetak dua gol dan membuat Barcelona kehilangan dua poin yang sangat penting.

Lima poin yang gagal diraih Barcelona saat melawan Espanyol pada musim itu – dalam pertandingan derbi pertama, tim asuhan Frank Rijkaard kalah 3-1 – menggagalkan mereka meraih gelar LaLiga karena kalah rekor head-to-head dari Real Madrid.

Kemenangan Terbesar Espanyol dalam Derby Barcelona

Barcelona memang memiliki rekor head-to-head yang lebih baik dalam pertandingan ini selama lebih dari 90 tahun, sejak mereka pertama kali bermain di LaLiga, tetapi Espanyol mencatat kemenangan terbesar dalam pertandingan ini: 6-0 pada April 1951.

Ernesto Valverde Sang Pencipta Sejarah

Ia memang baru saja menjadi mantan bos Barcelona, tetapi Ernesto Valverde memiliki masa yang sangat produktif sebagai pelatih di Espanyol antara tahun 2006 dan 2008.

Valverde berhasil membawa Espanyol ke final Piala UEFA 2007, di mana mereka harus kalah dramatis di adu penalti dari sesama tim LaLiga, Sevilla FC.

Sebagai pemain, Valverde juga membela dua tim asal Catalan ini; ia bermain untuk Espanyol dari tahun 1986 hingga 1988, dan di Barcelona pada tahun 1988 hingga 1990.

Walaupun Valverde terakhir kali melatih Blaugrana, ia juga memiliki hubungan yang kuat dengan Espanyol, sehingga namanya masih digunakan di Gerbang 89 di Stadion RCDE sampai saat ini.

Barcelona Breaking News Trivia Sepak Bola LaLiga Espanyol

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan