5 Hal Menarik soal Wonderkid La Masia yang Direkrut PSG, Xavi Simons

Cukup menarik melihat latar belakang Xavi Simons.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 25 Juli 2019
5 Hal Menarik soal Wonderkid La Masia yang Direkrut PSG, Xavi Simons
Xavi Simons (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - La Masia lagi-lagi kehilangan salah satu talenta berbakat yang seharusnya bisa memperkuat tim utama FC Barcelona. Remaja berusia 16 tahun, Xavi Simons, hengkang ke PSG (Paris Saint-Germain) dan dikontrak selama tiga tahun.

Xavi tidak akan langsung masuk skuat utama Thomas Tuchel pada usia tersebut. Tapi, dia akan bersaing di tim muda PSG sebelum diintegrasikan ke tim utama. Kala dipastikan pindah ke PSG, publik cukup penasaran dengan pemain yang disebut wonderkid itu.

"Pada usia 16 tahun, Xavi salah satu pemain paling menjanjikan di sepak bola Belanda," demikian pernyataan di laman resmi PSG.

"Dengan kualitas teknik yang tinggi dan visi permainan yang sempurna, talenta muda ini sekarang akan meneruskan latihannya di Rouge et Bleu," lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga:

Barcelona Pecahkan Rekor Pemasukan

Neymar Masih Masuk Rencana Pelatih PSG

Friksi Neymar dan PSG Kian Panas

Xavi Simons

Xavi, yang ditangani oleh agen super Eropa, Mino Raiola, diprediksi dengan perlahan masuk ke tim utama PSG pada 2022. Sang pemain cukup antusias bergabung dengan Les Parisiens.

"Terima kasih (PSG) karena telah memercayai saya dan memberi tantangan kepada saya untuk mencapai potensi maksimal di klub Anda. Saya tak sabar mulai berlatih dan bekerja keras," tutur Xavi.

Selagi Xavi memulai lembaran baru di Kota Paris, BolaSkor.com akan coba menjabarkan kepada pembaca hal-hal menarik mengenai Xavi Simons. Berikut ulasannya:

1. Dibandingkan dengan Legenda Barcelona, Xavi Hernandez

Xavi Hernandez

Ayah Xavi, Regillio Simons, merupakan mantan pesepakbola profesional yang malang melintang menghabiskan karier di Belanda seperti Fortuna Sittard dan NAC Breda. Regillio merupakan fans Barcelona dan memberi nama putranya dari nama depan legenda Barcelona, Xavi Hernandez.

Pilihan nama itu tidak salah. Pasalnya, Xavi memang seperti Xavi Hernandez dengan visi bermain dan operan bola akurat.

"Saya lebih suka memberi assist ketimbang mencetak gol. Bagi saya, assists jauh lebih penting. Ketika saya mencetak gol, saya bahagia, tapi jika rekan setim mencetak gol saya juga bahagia. Jadi, saya lebih suka memberi assist karena ini bagus untuk tim," tutur Xavi Simons pada 2017 lalu.

2. Kewarganegaraan Xavi Simons

Xavi Simons

Lahir di Amsterdam, 21 April 2003, Xavi sampai saat ini memperkuat timnas Belanda U-15 dan U-16. Hal itu bisa jadi berlanjut hingga usia U-23. Tapi, Xavi Simons juga bisa memilih ketika memasuki fase senior untuk memperkuat Belanda atau Spanyol.

Negeri Matador menjadi opsi karena ia tumbuh besar dan tinggal di Belanda. Selama Xavi tidak memilih memperkuat timnas Belanda, masih ada opsi baginya memilih timnas Spanyol.

3. Muda dan Punya Banyak Pengikut di Media Sosial

Instagram Xavi Simons

Siapa sangka, jumlah pengikut Xavi Simons sudah hampir mendekati dua juta pengikut di berbagai macam akun media sosialnya. Pengikut Xavi di Instagram sudah mencapai 1,7 juta (per Juli 2019).

Sementara di Twitter ada 37.000 pengikut, lalu di Facebook ada 120.000 pengikut. Tidak heran, Xavi cukup aktif menggunakan media sosialnya untuk berbagi foto laga, foto komersil, kabar personal, dan foto-foto lainnya.

Sepertinya ada potensi Xavi Simons mengalahkan pengikut pesepakbola top lainnya seperti Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba.

4. Putra Mantan Striker Asal Belanda

Regilio Simons

Regilio Simons, meski kariernya tidak popular saat bermain di Belanda, dahulunya berposisi sebagai striker pada medio 1990-an hingga awal 2000-an.

Turun dalam 179 pertandingan, selama sembilan musim bermain di Eredivisie, Regillio hanya mencetak 22 gol. Musim terbaiknya terjadi pada 1998-99 kala ia memborong 12 gol untuk Fortuna Sittard.

5. Didikan La Masia Selama Hampir 10 Tahun

Xavi Simons di La Masia

La Masia bukan akademi yang sekedar mengajarkan ilmu sepak bola kepada anak-anak berbakat, melainkan juga disiplin dan rasa respek yang diterapkan dalam kehidupan nyata.

Xavi cukup beruntung sudah sembilan tahun berada di La Masia dari 2010 saat usianya masih tujuh tahun. Sebelum gabung La Masia, Xavi mengais ilmu di klub pinggiran, CD Thader.

Trivia Sepak Bola Xavi Simons Breaking News PSG La Masia Barcelona FC Barcelona

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Mariano Peralta buka suara soal jadwal padat Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Tak mau mengeluh, striker asal Argentina itu siap bermain setiap tiga hari dan mengisi berbagai posisi di lini serang!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Prediksi Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan link streaming pertandingan!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Link streaming Benfica vs Celtic di Liga Europa 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak cara menonton, prediksi susunan pemain, head to head, dan peluang Benfica melanjutkan tren positif!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Bagikan