Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Final Liga Champions yang Pertemukan Klub Senegara

Estadio Do Dragao akan menghelat final Liga Champions 2020-2021 antar sesama klub Premier League, Chelsea dan Manchester City
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 27 Mei 2021
5 Final Liga Champions yang Pertemukan Klub Senegara
Juventus vs AC Milan di final Liga Champions 2002-2003 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Estadio Do Dragao akan menghelat final Liga Champions 2020-2021 antar sesama klub Premier League, Chelsea dan Manchester City, Minggu (30/05) pukul 02.00 dini hari WIB. Dua klub sudah saling mengenal kekuatan dan kelemahan masing-masing.

Mengenal kekuatan dan kelemahan masing-masing merupakan salah satu hal yang paling terlihat dalam pertemuan dua klub senegara, sebab mereka sudah sering bertanding di liga masing-masing. Perbedaannya adalah atmosfer final dan kompetisi berbeda.

Chelsea dan Man City bukan satu-satunya negara dari satu liga yang sama dan bertanding di final Liga Champions. Sejarah mencatat setidaknya ada lima final Liga Champions antar satu negara yang pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga:

Perjalanan Manchester City Menuju Final Liga Champions

Manchester City Melawan Stigma Negatif Jelang Final Liga Champions

Kemahalan, 800 Tiket Final Liga Champions Tidak Laku

Chelsea vs Man City (BolaSkor.com/Aji Wandi)

Berikut BolaSkor.com menjabarkan lima final Liga Champions antar klub senegara, dua di antara laga itu juga mempertemukan sesama klub Inggris:

1. Chelsea vs Man United (2007-2008)

Dihelat di Luzhniki Stadium, Moscow, pada final Liga Champions 2007-2008. Manchester United arahan Sir Alex Ferguson tengah menggila dengan kematangan skuad yang memiliki pemain-pemain top seperti Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, Paul Scholes, Nemanja Vidic, dan Rio Ferdinand.

Chelsea juga punya skuad yang kuat berisikan Frank Lampard, Claude Makelele, Michael Ballack, Didier Drogba, John Terry, dan Michael Essien. Mereka dilatih oleh Avram Grant yang menggantikan Jose Mourinho.

Pertandingan berjalan ketat di waktu normal dengan gol Cristiano Ronaldo (26') yang dibalas Frank Lampard (45'). Kedudukan 1-1 bertahan di waktu normal dan Drogba menerima kartu merah di menit 116.

Laga dilanjutkan ke drama adu penalti. Pada momen itu Man United menang dengan skor 6-5 meski Ronaldo sempat gagal mencetak gol, tetapi Chelsea dua kali gagal melakukannya kala Terry dan Nicolas Anelka mengeksekusi penalti. Man United menyempurnakan musim dengan double winners di Premier League.

2. Real Madrid vs Atletico Madrid (2013-2014 dan 2015-2016)

Dalam kurun waktu dua tahun El Derbi Madrileno tercipta di final Liga Champions, yakni pada musim 2013-2014 dan 2015-2016. Bedanya di pertemuan pertama Atletico benar-benar kalah kelas dari kualitas individu Madrid.

Carlo Ancelotti memimpin Madrid di laga itu dan membawa klubnya memenangi La Decima (titel ke-10) Liga Champions. Remontada (comeback) terjadi kala Diego Godin mencetak gol (36') dan dibalas tuntas empat gol Madrid oleh Sergio Ramos, Gareth Bale, Marcelo, dan penalti Ronaldo.

Dua tahun berselang final relatif imbang karena Atletico memberikan perlawanan sengit. Atletico masih dilatih Diego Simeone dan Madrid dilatih oleh Zinedine Zidane. Laga berjalan ketat dari gol Ramos (15') yang dibalas Yannick Carrasco (79').

Pertandingan dilanjutkan hingga drama adu penalti dan penendang keempat Atletico, Juanfran gagal menuntaskan pekerjaannya hingga Madrid menang dengan skor 5-3 dari drama adu penalti.

3. Liverpool vs Tottenham (2018-2019)

Bagi Tottenham Hotspur arahan Mauricio Pochettino mencapai final merupakan suatu impian, tetapi di final mereka 'dikembalikan ke bumi' oleh tim yang sudah sangat berpengalaman di Eropa, Liverpool besutan Jurgen Klopp.

Alhasil final di Wanda Metropolitano, Spanyol tak ubahnya laga Premier League. Liverpool unggul 1-0 dari penalti Mohamed Salah di menit dua dan membunuh laga dengan gol Divock Origi di menit 87. Tottenham tak berkutik khususnya dengan memaksakan Harry Kane bermain meski baru pulih dari cedera.

Dalam kondisi itu Kane tak bisa berbuat banyak menembus tembok kuat pertahanan Liverpool yang digalang Joel Matip dan Virgil van Dijk.

4. Bayern Munchen vs Borussia Dortmund (2012-2013)

Der Klassiker tercipta di Wembley, London pada final Liga Champions 2012-2013 antara Bayern Munchen arahan Jupp Heynckes kontra Borussia Dortmund besutan Jurgen Klopp.
Dortmund memiliki dinamika bermain bagus dengan kombinasi pemain muda-senior, sementara Bayern berpengalaman dengan skuad mereka seperti Franck Ribery, Arjen Robben, Bastian Schweinsteiger, dan Philipp Lahm.

Robert Lewandowski dkk sempat menyamakan kedudukan dari penalti Ilkay Gundogan di menit 68 yang membalas gol Mario Mandzukic (60'). Tetapi duet maut Robbery (Robben dan Ribery) menghancurkan pertahanan Dortmund di menit 89.

Kombinasi keduanya menghasilkan gol Robben yang tak dapat lagi dibalas oleh Die Borussen. Itu jadi laga terakhir Heynckes yang kemudian digantikan oleh Pep Guardiola di musim berikutnya.

5. Milan vs Juventus (2002-2003)

Dari sudut pandang penonton netral ini final paling membosankan jika melihat papan skor di waktu normal (0-0), tetapi pecinta sepak bola Italia sudah biasa dengan pemandangan di final Liga Champions 2002-2003 antara Milan kontra Juventus di Old Trafford, Inggris.

Juventus besutan Marcello Lippi sedang hebat-hebatnya di Serie A, begitu juga Milan arahan Carlo Ancelotti. Nama-nama legendaris seperti Alessandro Del Piero, Andriy Shevchenko, Paolo Maldini, dan Alessandro Nesta bermain di laga itu.

Pada drama adu penalti Milan menang 3-2. Tiga penendang penalti Juventus Trezeguet, Marcelo Zalayeta, dan Paolo Montero gagal mencetak gol, sementara dari Milan Clarence Seedorf dan Kakha Kaladze gagal mencetak gol.

Trivia Sepak Bola Breaking News Liga Champions Chelsea Manchester City

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Susunan Pemain Timor Leste vs Timnas Indonesia: Rizky Ridho Cadangan, Mitchell Baker Kembali Jadi Andalan
Simak susunan pemain Timor Leste vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. John Herdman merotasi skuad, Jordi Amat memimpin lini belakang menggantikan Rizky Ridho.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
Susunan Pemain Timor Leste vs Timnas Indonesia: Rizky Ridho Cadangan, Mitchell Baker Kembali Jadi Andalan
Timnas
Pelatih Malaysia Akui Timnas Indonesia Tim Terkuat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tan Cheng Hoe mengakui Timnas Indonesia menjadi tim terkuat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura juga disebut berpotensi menjadi kuda hitam.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
Pelatih Malaysia Akui Timnas Indonesia Tim Terkuat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Inggris
Manchester United Jatuh Hati dengan Winger Juventus
Michael Carrick dikabarkan menginginkan Francisco Conceicao untuk memperkuat Manchester United. Juventus pun terancam kehilangan winger andalannya jika tawaran besar datang.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Manchester United Jatuh Hati dengan Winger Juventus
E-sports
Jadwal dan Link Streaming ONIC vs Team Spirit di MSC MLBB 2026, Live Jumat (31/7)
Simak jadwal ONIC vs Team Spirit pada semifinal MSC MLBB 2026 yang berlangsung Jumat, 31 Juli 2026. Dapatkan link live streaming, jam tayang, serta peluang ONIC melaju ke grand final.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Jadwal dan Link Streaming ONIC vs Team Spirit di MSC MLBB 2026, Live Jumat (31/7)
Italia
Marcus Rashford Tidak Menyimpan Dendam kepada Barcelona
Marcus Rashford resmi mengucapkan salam perpisahan kepada Barcelona setelah tak dipermanenkan. Simak pesan emosional Rashford, alasan Barca melepasnya, dan peluang bertahan di Manchester United.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Marcus Rashford Tidak Menyimpan Dendam kepada Barcelona
Inggris
Daftar Pemain Indonesia All Stars Lawan Aston Villa di Jakarta: Ada Ezra Walian hingga Hokky Caraka
Simak daftar lengkap pemain Indonesia All Stars yang akan menghadapi Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ezra Walian, Arkhan Kaka, Jordy Wehrmann, Hokky Caraka, hingga Brandon Scheunemann siap menantang The Villans.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Daftar Pemain Indonesia All Stars Lawan Aston Villa di Jakarta: Ada Ezra Walian hingga Hokky Caraka
Timnas
Timor Leste Kebobolan 9 Gol, John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Kelewat Pede
John Herdman meminta Timnas Indonesia tidak meremehkan Timor Leste pada laga Grup A Piala AFF 2026. Fokus utama Skuad Garuda adalah meraih tiga poin.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
Timor Leste Kebobolan 9 Gol, John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Kelewat Pede
Timnas
John Herdman Bikin Penasaran, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste Masih Dirahasiakan
John Herdman masih merahasiakan susunan pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris itu memberi sinyal rotasi, tetapi memastikan seluruh pemain fit kecuali Marselino Ferdinan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
John Herdman Bikin Penasaran, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste Masih Dirahasiakan
Prediksi
Prediksi dan Statistik Juventus vs Nice: Ujian Berat bagi Bianconeri
Prediksi Juventus vs Nice dalam laga uji coba pramusim 2026. Simak head to head, statistik, kondisi tim, prediksi susunan pemain, hingga perkiraan skor Juventus vs Nice.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Juventus vs Nice: Ujian Berat bagi Bianconeri
Piala Dunia
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
UEFA secara resmi menolak rencana FIFA menjual sebagian saham Piala Dunia kepada investor. Bahkan, federasi sepak bola Eropa itu mengancam memboikot seluruh kompetisi FIFA jika proposal tetap dijalankan.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
Bagikan