5 Fakta yang Jarang Diketahui dari Bintang El Clasico Jilid I, David Alaba

Alaba menjadi bintang kemenangan Madrid di Camp Nou.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 25 Oktober 2021
5 Fakta yang Jarang Diketahui dari Bintang El Clasico Jilid I, David Alaba
David Alaba (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Real Madrid sukses mempecundangi Barcelona pada El Clasico jilid 1 LaLiga 2021-2022. Hasil ini tak lepas dari penampilan apik bek anyarnya, David Alaba.

Dalam laga yang berlangsung di Camp Nou, Minggu (24/10), Madrid mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1. Alaba berperan penting dalam kemenangan ini.

Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti memainkan Alaba sejak menit pertama. Pemain berkebangsaan Austria itu berduet dengan Eder Militao untuk mengawal jantung pertahanan Los Blancos.

Baca Juga:

Barcelona 1-2 Real Madrid: Blaugrana Perpanjang Nestapa di El Clasico

Ancelotti Ungkap Resep Madrid Tumbangkan Barcelona

5 Momen Paling Sering Dibicarakan Mengenai El Clasico

Barcelona yang tampil di depan publik sendiri lebih menguasai permainan. Namun El Barca kesulitan untuk membongkar pertahanan Madrid.

Barcelona tercatat hanya mampu melepaskan dua tembakan ke arah gawang sepanjang laga. Hal ini tentu tak lepas dari performa solid Alaba.

Tak hanya itu, Alaba juga memberikan kontribusi nyata dalam skema serangan Madrid. Ia sukses menjadi pencetak gol pertama di pertandingan ini pada menit ke-32.

Berawal dari kejeliannya memotong serangan Barcelona, Alaba melakukan overlap. Ia kemudian menerima umpan dengan bebas sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok gawang Marc-Andre Ter Stegen.

Momen tersebut sangat istimewa bagi Alaba. Itu merupakan gol perdananya bagi Madrid dan diciptakan pada El Clasico yang sangat bergengsi.

Gol tersebut juga membuat Madrid bermain lebih tenang. Alhasil Lucas Vazquez mampu menggandakan keunggulan tim tamu di masa injury time sebelum Sergio Aguero mencetak gol hiburan tak lama kemudian.

Tak heran jika Alaba mulai dielu-elukan suporter Madrid. Mereka seolah sudah menemukan sosok pengganti Sergio Ramos.

BolaSkor.com coba merangkum sejumlah fakta menarik terkait Alaba yang mungkin masih jarang diketahui pecinta sepak bola. Berikut ini rangkumannya:

1. Punya Garis Keturunan Filipina

David Alaba bersama orang tua dan saudara perempuannya.

Alaba merupakan bek andalan Timnas Austria. Namun ia bukanlah penduduk asli negara tetangga Swiss Tersebut.

Ayah Alaba merupakan pria berkebangsaan Nigeria. Sementara sang ibu yang berprofesi sebagai perawat berasal dari Filipina.

Alaba juga tampak sangat bangga dengan latar belakangnya tersebut. Dalam beberapa kesempatan. ia mau memasang bendera Filipina di sepatunya.


2. Putra musisi ternama Austria

David Alaba dan sang ayah

Ayah Alaba yang bernama George merupakan seorang musisi ternama di Austria. Padahal semasa muda, yang bersangkutan merupakan seorang tentara.

George awalnya ingin Alaba mengikuti jejaknya menjadi musisi. Namun sang putra lebih memilih sepak bola.

Keputusan itu kini berbuah manis. Alaba menjadi salah satu bintang sepak bola Eropa.

Fakta tersebut seharusnya membuat sang ayah tak kecewa. Apalagi saudara Alaba yang bernama Rose May akhirnya menjadi penyanyi dan penulis lagu populer di Austria.


3. Pernah Tolak Bayern Munchen

Nama Alaba pertama kali mulai dikenal publik saat memperkuat Bayern Munchen. Namun siapa sangka ia ternyata sempat menolak tawaran untuk bergabung bersama Die Roten.

Alaba bergabung ke akademi Munchen pada musim panas 2008. Saat itu usianya baru menginjak 16 tahun.

Namun Alaba sebenarnya bisa saja bergabung lebih cepat andai tak dua kali menolak lamaran Munchen. Raksasa Jerman itu memang sudah mencium bakat besarnya sejak sang pemain berlaga dalam sebuah turnamen di Manchester bersama akademi Austria Wina.

Alaba sendiri punya alasan kuat dua kali menolak Munchen. Ia tak suka dengan reputasi Munchen sebagai klub besar.

"Saya selalu membenci Bayern. Mereka memiliki perlengkapan latihan terbaik dan selalu datang ke turnamen remaja dengan bus terbaik, lalu pergi merayakannya," kata Alaba.


4. Pemain Fleksibel

Alaba kini mengemban tanggung jawab sebagai pengganti Ramos di jantung pertahanan Madrid. Namun ia bisa bermain di sejumlah posisi dengan sama baiknya.

Alaba memulai karier sebagai seorang gelandang tengah. Lalu posisinya dimundurkan menjadi gelandang bertahan saat dipinjamkan Munchen ke Hoffenheim pada 2011 silam.

Setelah kembali ke Munchen, posisi Alaba semakin mundur. Louis van Gaal mencobanya bermain di pos bek kiri dan bek tengah.

Seiring bertambahnya usia, Alaba mulai bermain reguler sebagai bek tengah. Namun naluri menyerangnya masih kerap terlihat seperti saat mencetak gol ke gawang Barcelona.


5. Pernah Ditolak Timnas Nigeria

Sebelum memperkuat Timnas Austria, Alaba ternyata sempat berpikir untuk membela Nigeria yang merupakan negara leluhur sang ayah. Namun niatnya tersebut tidak disambut dengan baik.

Federasi sepak bola Nigeria enggan mengurus berbagai persyaratan agar Alaba muda diizinkan membela Elang Super. Mereka tentu sangat menyesal sekarang.

"Saya mendapat informasi bahwa Nigeria hanya akan mempertimbangkan mereka yang berada di negara tersebut. Mungkin karena logistik perjalanan dan itu adalah akhir dari semuanya," kata Alaba.

Meski mendapat perlakuan tak menyenangkan, Alaba tampak tidak menyimpan dendam kepada Nigeria. Terbukti, ia mengibarkan bendera Nigeria saat merayakan gelar juara Liga Champions 2012-2013 di Stadion Wembley.

David alaba Real Madrid El clasico Sosok Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Sudahi Kutukan Runner-up
Timnas Indonesia vs Thailand, Final FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live Indosiar, SCTV, Vidio.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Sudahi Kutukan Runner-up
Spanyol
Dua Musim Beruntun Nirgelar, Real Madrid Kehilangan Sosok Toni Kroos?
Real Madrid melewati dua musim tanpa trofi setelah Toni Kroos pensiun. Davide Ancelotti menilai sosok gelandang seperti Kroos tak akan pernah tergantikan.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Dua Musim Beruntun Nirgelar, Real Madrid Kehilangan Sosok Toni Kroos?
Berita
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Crystalin RunXperience 2026 kembali digelar di Jakarta dengan melibatkan 9.500 pelari. Ajang ini mengusung konsep More Than A Race.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Lainnya
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Perbati mengakui masih ada kekurangan setelah tinju Indonesia gagal meraih medali di Asian Games 2026. Evaluasi disiapkan menuju SEA Games dan Olimpiade.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Lainnya
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 digelar dari 3 sampai 4 Oktober 2026
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 03 Oktober 2026
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Timnas
Tiket Timnas Indonesia vs Thailand Terjual 55 Ribu Lembar, SUGBK Bakal Full House
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Vs Thailand di SUGBK tembus lebih dari 55 ribu. PT GSI mengimbau suporter membeli tiket resmi.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tiket Timnas Indonesia vs Thailand Terjual 55 Ribu Lembar, SUGBK Bakal Full House
Timnas
Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Ungkap Hal Ini Tentang Timnas Indonesia
Pelatih Thailand, Anthony Hudson, mewaspadai kekuatan kolektif dan mental juang Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Ungkap Hal Ini Tentang Timnas Indonesia
Timnas
Kevin Diks Pastikan Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Kevin Diks siap membawa Timnas Indonesia menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengakui kualitas permainan Thailand, tetapi Skuad Garuda tak gentar.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kevin Diks Pastikan Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Jelang Melawan Port FC, Pemain Persib Banyak Nonton Video
Jelang Persib vs Port FC di ACC Shopee Cup 2026/27, Teja Paku Alam mengungkap persiapan tim. Pemain Persib banyak menonton video untuk menganalisis lawan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Jelang Melawan Port FC, Pemain Persib Banyak Nonton Video
Timnas
Pelatih Vietnam Tak Menyangka Timnas Indonesia Menang 9-2 atas Bangladesh
Kim Sang-sik menyoroti kemenangan telak Timnas Indonesia 9-2 atas Bangladesh yang dinilainya jarang terjadi di sepak bola modern.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Pelatih Vietnam Tak Menyangka Timnas Indonesia Menang 9-2 atas Bangladesh
Bagikan