Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Fakta Menarik dari Laga Terakhir Grup F Piala Eropa 2020

Fakta-fakta menarik dari pertandingan pamungkas grup F Piala Eropa 2020.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 24 Juni 2021
5 Fakta Menarik dari Laga Terakhir Grup F Piala Eropa 2020
Timnas Portugal vs Prancis (@EURO2020)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tidak salah melabeli grup F Piala Eropa 2020 sebagai grup 'neraka'. Bagaimana tidak, persaingan ketat terjadi hingga laga terakhir grup yang berlangsung pada Kamis (24/06) dini hari WIB.

Betapa ketatnya persaingan itu dapat dilihat dari perolehan poin yang diraih. Prancis menduduki urutan satu dengan raihan lima poin diikuti Jerman (empat poin), lalu Portugal (empat poin), serta Hungaria sebagai juru kunci dengan catatan dua poin.

Prancis, Jerman, dan Portugal lolos ke-16 besar Piala Eropa dan ini sudah diprediksi sebelumnya, tetapi usaha dan kerja keras Hungaria layak diacungi jempol. Mereka menahan imbang Prancis 1-1 dan nyaris mengalahkan Jerman sebelum akhirnya imbang 2-2.

Baca Juga:

Sederet Statistik Menarik dari Keseruan Laga Terakhir Grup F Piala Eropa 2020

Hasil dan Klasemen Akhir Grup F Piala Eropa 2020: Prancis Nomor Satu, Jerman Selamat dari Lubang Jarum

16 Besar Piala Eropa 2020: Inggris Jumpa Jerman, Portugal Lawan Peringkat Satu Dunia

Selebrasi pemain Hungaria

"Mereka (pemain Hungaria) telah bertarung seperti singa sepanjang tiga pertandingan dan mereka telah membuat seluruh negara bangga," ucap pelatih Hungaria Marco Rossi di laman resmi UEFA.

"Kami tidak pernah takut dengan nama besar yang kami temui; kami berdiri bahu-membahu melawan semua orang. Tidak ada yang bisa mengeluh tentang kinerja atau sikap kami."

Dari kedua pertandingan itu BolaSkor.com merangkum fakta-fakta menarik, berikut penjabaran lengkapnya:

1. Acungan Jempol untuk Hungaria

Seperti kutipan Marco Rossi di atas permainan Hungaria memang layak diacungi jempol. Diprediksi menjadi bulan-bulanan Prancis, Portugal, Jerman, Hungaria memperlihatkan semangat bermain usai kalah 0-3 dari Portugal.

Hungaria menahan imbang Prancis 1-1 dan juga 2-2 melawan Jerman, bahkan Jerman nyaris kalah ketika kedudukan 2-1 untuk keunggulan Hungaria. The Magyars layak mendapatkan respek dan tepuk tangan dari suporter mereka sendiri di Budapest.

Hungaria tanpa bintang muda mereka Dominik Szoboszlai karena cedera dan dapat memperlihatkan kolektivitas bermain yang bagus. Sementara bagi Jerman hasil imbang itu memperlihatkan kerapuhan di lini belakang.

2. Rekor Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo bak terlahir untuk memecahkan rekor. Megabintang berusia 36 tahun kembali menorehkan rekor melalui dua golnya ke gawang Prancis yang dicetak melalui titik putih alias penalti.

Pertama, Ronaldo menyamai rekor gol internasional sepanjang masa legenda Iran Ali Daei dengan 109 gol, lalu yang kedua melalui rekor 19 gol Miroslav Klose, legenda Jerman pada kombinasi gol Piala Dunia dan Piala Eropa (Ronaldo 20 gol).

Terakhir, Ronaldo menjadi pemain kedua setelah Michel Platini (tujuh gol) pada Piala Eropa 1984 yang mencetak gol terbanyak di fase grup (Ronaldo lima gol).

"Selamat kepada Cristiano Ronaldo yang sekarang kurang satu gol lagi untuk memecahkan rekor gol internasional kategori pria," ucap Ali Daei.

"Saya terhormat bahwa pencapaian yang sangat hebat ini akan jadi milik Ronaldo - juara sejati sepak bola dan humanis yang perhatian serta menginspirasi dan memberikan dampak hidup kepada dunia. Vamos!"

3. Prancis Krisis Full-Back

Situasi tak ideal dimiliki oleh Didier Deschamps di timnas Prancis. Les Bleus menuju 16 besar tanpa full-back setelah Benjamin Pavard, Lucas Hernandez, dan Lucas Digne cedera. Dua nama yang disebut terakhir cedera kala melawan Portugal.

Deschamps bahkan menjadikan Corentin Tolisso sebagai bek kiri darurat saat melawan Portugal, sementara pos kanan diisi Jules Kounde yang notabene bek tengah. Swiss akan menjadi lawan Prancis di 16 besar nanti.

4. Gelandang Terbaik Piala Eropa Sejauh Ini

Banyak gelandang top yang bermain di Piala Eropa 2020 dan sejauh ini baru Paul Pogba yang tampil konsisten dan memberi kontribusi besar. Ironis jika melihat permainannya dengan Manchester United dan memicu perdebatan.

Terlepas dari perdebatan itu performa Pogba menenangkan masyarakat Prancis. Pengaruh permainannya besar di timnas Prancis, baik itu mengatur ritme bermain, membantu tim bertahan, atau saat membantu serangan.

Kontra Portugal Pogba memberi satu assist untuk gol Karim Benzema dan menciptakan peluang yang ditepis Rui Patricio. Performa bagusnya itu diharapkan Prancis terus berlanjut.

5. Jerman vs Inggris

Duel klasik dan bersejarah akan terjadi di 16 besar Piala Eropa. Selalu ada cerita antara laga Jerman kontra Inggris dari Piala Eropa 1996, Piala Eropa 2000, hingga Piala Dunia 2010. Saat ini kedua negara punya pekerjaan rumahnya masing-masing.

Kebobolan lima gol dari tiga laga tidaklah ideal untuk tim seperti Jerman, meski secara ofensif mereka tak punya masalah dengan enam gol yang ditorehkan (kendati tak punya penyerang haus gol).

Sebaliknya Inggris malah kesulitan mencetak gol dan baru mencetak dua gol di fase grup. Tak ayal bentrok Inggris kontra Jerman akan dinanti di laga nanti.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini

Breaking News Piala eropa Piala Eropa 2020 Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan