5 Drama yang Dipicu Lionel Messi di Barcelona

Jika melihat ke belakang, bukan kali ini saja Lionel Messi menghadirkan drama di Barcelona.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2020
5 Drama yang Dipicu Lionel Messi di Barcelona
Lionel Messi (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Lionel Messi membuat dunia sepak bola heboh dengan mengumumkan ingin meninggalkan Barcelona yang sudah dibela sejak usia 13 tahun. Nihil gelar Barcelona musim lalu menjadi salah satu pemicu.

Musim 2019-20 Barcelona diwarnai masalah baik di dalam maupun luar lapangan. Namun pernyataan ingin hengkang Messi lebih ekstrem dari apa pun sebelum ini.

Jika melihat ke belakang, bukan kali ini saja Lionel Messi menghadirkan drama di Barcelona. Berikut lima drama yang dipicu Messi selama sang bintang berada di Barcelona, bersumber dari AFP.

Baca Juga:

Heboh, Lionel Messi Ingin Putus Kontrak dengan Barcelona dan Pergi ke Manchester City

Tekad Lionel Messi untuk Tinggalkan Barcelona Sudah Bulat

Usai Melihat Iklan, Moratti Percaya Diri Inter Milan Datangkan Lionel Messi

1. Bertikai dengan Rekan Setim (2012)

Meskipun memiliki reputasi sebagai rekan tim yang bijaksana dan mudah didekati, Lionel Messi berulang kali kehilangan kesabaran terhadap pemain-pemain Barca lainnya.

Pada September 2012, dia mengngkapkan kemarahannya kepada striker Spanyol David Villa yang saat itu dipaksa bermain di posisi sayap, karena tak cepat-cepat memberikan umpan silang saat melawan Granada di LaLiga. Sikap Messi itu otomatis membenarkan rumor yang beredar selama beberapa bulan bahwa kedua pemain bersitegang dan tak pernah lagi berbicara satu sama lain.

Suatu kali, dalam latihan, Messi disebut-sebut berkata kepada striker Cristian Tello: "Kamu orang baru di sini dan kamu sama sekali bukan apa-apa. Umpankan bola ke saya. Kamu ada di sini guna bermain untuk saya."

Striker Chile Alexis Sanchez, yang tiba pada 2011 dengan transfer 37 juta euro disebut-sebut pernah membuat marah Messi. "Mengingat betapa buruknya kamu, saya heran mengapa harga kamu bisa begitu tinggi," kata Messi suatu kali kepada Sanchez.

Messi juga berseteru dengan Zlatan Ibrahimovic dan Samuel Eto'o yang sama-sama hengkang ke Italia.


2. Kesal Terima Gaji di Bawah Ronaldo (2013)

Setelah empat kali memenangi Ballon d'Or dan di puncak kariernya, Messi menandatangani perpanjangan kontrak lima tahun pada Februari 2013 dengan perkiraan gaji 12 juta euro. Beberapa bulan kemudian, Cristiano Ronaldo menandatangani kontrak baru dengan Real Madrid senilai 17 juta euro per tahun.

Messi bereaksi dengan menuntut kenaikan gaji. Javier Faus, wakil presiden Barca yang membidangi keuangan, menjawab bahwa tidak ada alasan untuk mengubah kontrak orang yang sudah menerima kenaikan enam bulan lalu.

Messi mengabaikan diskresi media biasanya demi menjawab bahwa Faus tidak tahu apa-apa soal sepak bola. Perselisihan itu berakhir dengan Faus meminta maaf di depan umum. "Messi benar, saya tak tahu apa-apa soal sepak bola," kata dia. "Ini cuma kesalahpahaman kecil yang sudah kami selesaikan dengan dia dan ayahnya. Kami memberinya kontrak baru." Setahun kemudian, gaji pemain Argentina itu naik menjadi lebih dari 20 juta euro.


3. Dicadangkan Luis Enrique (2015)

Pada Januari 2015, pelatih Luis Enrique dilaporkan menyela sesi latihan dengan menuding Messi menjadikan dirinya penguasa ruang ganti. Luis Enrique pun membangkucadangkan Messi untuk pertandingan berikutnya melawan Real Sociedad.

Dia tidak mengikuti sesi latihan berikutnya, alasan resminya karena soal medis. Messi kemudian disebut sengaja memicu rumor kemungkinan hengkang dengan mem-follow akun Chelsea, dan dua pemain mereka, Cesc Fabregas dan Filipe Luis, di Instagram.

Sampai sekarang, Messi hanya menjadi follower empat klub: Newells Old Boys yang menjadi klub masa kecilnya, Barcelona, Chelsea, dan Manchester City.


4. Drama Luis Suarez (2017)

Pada 2017, kontrak Messi hampir habis dan suasana tegang menyelimuti negosiasi. Luis Suarez, rekan penyerang Messi, meminta klub memperpanjang kontrak Messi dengan segala cara.

Direktur olahraga Oscar Grau menjawab bahwa dia hanya memakai akal sehat dan kebijaksanaan. Di mixed zone setelah akhir sebuah pertandingan pada Januari, Suarez membalas: "Yang perlu kita lakukan adalah memperpanjangnya, bukan menunjukkan akal sehat."

Drama berakhir saat Messi akhirnya menandatangani kesepakatan pada 25 November yang membuatnya diikat sampai 2021, dan, menurut dokumen "Football Leaks", telah menaikkan gajinya menjadi lebih dari 70 juta euro. Kesepakatan itu juga termasuk bonus loyalitas sebesar 70 juta euro jika Messi habis kontrak.


5. Konflik dengan Eric Abidal (2020)

Pada Februari 2020, Messi memgungkapkan kemarahannya setelah Eric Abidal, direktur olahraga klub saat itu, mengatakan para pemain harus disalahkan atas pemecatan pelatih Ernesto Valverde sebulan sebelumnya. Pemain dinilai Abidal tidak mempersembahkan semua yang mereka bisa.

Messi menanggapi komentar Abidal di Instagram, memberitahu mantan rekan satu timnya itu untuk tunjuk nama saja siapa pemain itu dan balas mengatakan "mereka yang bertanggung jawab dalam manajemen olahraga juga harus menunjukkan tanggung jawabnya".

Trivia Sepak Bola Barcelona Lionel Messi Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Show More

Berita Terkait

Ragam
5 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Kongo, Lawan Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026
Kenali lima fakta menarik Kongo, lawan Inggris di 32 besar Piala Dunia 2026, mulai dari kekuatan, kelemahan, pelatih hingga pemain bintangnya.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
5 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Kongo, Lawan Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026
Sosok
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Enrique Macaya Marquez, jurnalis Argentina berusia 91 tahun, mencetak rekor meliput 18 edisi Piala Dunia sejak 1958 hingga Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Lainnya
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak final AVC Cup untuk pertama kalinya.
BolaSkor - Minggu, 28 Juni 2026
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Bagikan