5 Bintang Muda yang Performanya Menarik Perhatian pada Fase Grup Euro 2024

Pemain-pemain muda yang namanya tenar pada Euro 2024.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 27 Juni 2024
5 Bintang Muda yang Performanya Menarik Perhatian pada Fase Grup Euro 2024
Riccardo Calafiori (Foto: Goal/Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Event sekaliber Euro, yang saat ini berlangsung di Jerman, acapkali jadi panggung bagi pemain-pemain muda beraksi. Penampilan apik mereka menjadi magnet bagi pemandu bakat klub-klub top Eropa.

Pun demikian pada Euro 2024. Beberapa nama pemuda yang diprediksi menarik perhatian pada turnamen sudah dikenal berkat penampilan bagus mereka di klub, serta diprediksi punya masa depan cerah.

Baca Juga:

Euro 2024: Bayangkan Jika Marcus Rashford Itu Pemain Italia

Euro 2024: Laga Republik Ceko Vs Turki Tinggalkan Rekor Buruk dalam Sejarah Euro

Euro 2024: Status Tidak Diunggulkan Jadi Modal bagi Georgia

Mereka seperti Lamine Yamal, Florian Wirtz, Jude Bellingham, hingga Xavi Simons. Akan tapi ada juga beberapa pemain muda yang justru namanya kian terangkat pada Euro 2024. Siapa saja mereka?

1. Nico Williams

Nico Williams (Foto: UEFA/Getty Images)

Fermin Lopez, Pedri, Alex Baena, dan Lamine Yamal merupakan pemain-pemain muda yang disertakan Luis de la Fuente pada skuad Spanyol. Sorotan terarah kepada Yamal pada sisi kanan serangan, tapi di sisi kiri Spanyol juga punya Nico Williams.

Bermain untuk Athletic Bilbao, pemain berusia 21 tahun menunjukkan kualitasnya dalam mengancam pertahanan lawan. Williams belum berkontribusi pada gol dan assist, tapi saat melawan Kroasia dan Italia, ia tampil bagus.

Kecepatan dan akselerasinya kala mendribel bola sulit dihentikan lawan. Tinggal masalah waktu sebelum Bilbao mendapatkan tawaran besar untuk pemainnya tersebut.

2. Riccardo Calafiori

Riccardo Calafiori (Foto: Footballtransfer)

Italia tak pernah berhenti memproduksi kiper dan bek-bek berbakat. Pasca era Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci, Gli Azzurri kini memiliki bek kidal berusia 22 tahun, Riccardo Calafiori, yang membela Bologna.

Kendati membuat Italia kalah 0-1 lawan Spanyol dengan gol bunuh dirinya, Calafiori tampil bagus saat Italia melawan Albania dan Kroasia.

Calafiori memiliki segalanya sebagai bek di sepak bola modern: dapat membangun serangan, punya visi bagus, dan pandai membaca permainan. Wajar apabila Calafiori sudah dipantau klub-klub top Eropa.

3. Marc Guehi

Marc Guehi (Foto: The Sun/Getty Images)

Performa Inggris secara kolektif tidak bagus dan jauh dari ekspektasi, tetapi publik seyogyanya juga harus mengapresiasi bek muda yang bermain di Crystal Palace, Marc Guehi.

Inggris mencatatkan dua clean sheets dan Guehi, meski minim pengalaman internasional, bermain baik bertandem dengan John Stone dan menggantikan bek senior, Harry Maguire. Guehi, 23 tahun, bermain dengan tenang saat memiliki atau tidak mengontrol bola.

4. Arda Guler

Arda Guler (Foto: UEFA)

Terlepas dari gol indahnya ke gawang Georgia, Arda Guler juga sudah dibahas publik sejak gabung Real Madrid. Akan tapi, ia belum banyak bermain musim lalu dan pamornya kalah dari Bellingham, Vinicius Junior, dan pemain muda Madrid lainnya.

Pada ajang Euro 2024 inilah Guler mempopulerkan namanya, memperlihatkan alasan mengapa Madrid merekrutnya. Dengan bimbingan seniornya di Turki, Hakan Calhanoglu, Guler (19 tahun) menjadi motor serangan Turki.

5. Nicolas Seiwald

Nicolas Seiwald vs N'Golo Kante (Foto: AP Photo/Alessandra Tarantino)

Kalah tenar dari gelandang senior Austria seperti Marcel Sabitzer dan Konrad Laimer, tetapi dalam permainan gegenpressing Ralf Rangnick di Austria, Nicolas Seiwald adalah mesin penggerak di lini tengah.

Gelandang berusia 23 tahun pekerja keras pada fase bertahan dan juga gigih merebutkan bola, bahkan Seiwald juga dapat menjadi gelandang box to box. Kehadiran pemain RB Leipzig itu menjadikan Austria sebagai tim kuda hitam turnamen.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Trivia Sepak Bola Euro 2024 Nico Williams Arda Guler Marc Guehi Riccardo Calafiori

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Spanyol
Juara Euro dan Piala Dunia, Luis de la Fuente Memburu Rekor Baru dengan Timnas Spanyol
Luis de la Fuente memperpanjang kontrak dengan Spanyol hingga 2032. Usai juara Euro dan Piala Dunia, ia memburu rekor baru bersama La Furia Roja.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Juara Euro dan Piala Dunia, Luis de la Fuente Memburu Rekor Baru dengan Timnas Spanyol
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Ragam
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Sabah FK menjadi lawan Manchester United di Liga Champions. Simak sejarah klub, Valdas Dambrauskas, jersey pink, dan perjalanan mereka ke fase liga.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Bagikan