Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Alumni La Masia yang Kembali ke Barcelona

Adama Traore kembali membela Barcelona.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 30 Januari 2022
5 Alumni La Masia yang Kembali ke Barcelona
Gerard Pique dan Jordi Alba (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FC Barcelona cukup sibuk di bursa transfer musim dingin ini. Pasca merekrut Ferran Torres dari Manchester City, Blaugrana menambah kekuatan di lini serang dengan merekrut Adama Traore.

Pemain berusia 26 tahun diboyong dari Wolverhampton Wanderers dengan opsi beli di sekitar harga 30 juta euro (bukan opsi wajib beli). Traore juga dikabarkan setuju dengan kontrak lima tahun jika Barca mempermanenkan kontraknya.

"Resmi dan dikonfirmasi. Adama Traore bergabung dengan Barcelona dari Wolves dengan status pinjaman dengan opsi beli sekitar 30 juta euro - (bukan opsi) wajib," tutur pakar sepak bola Eropa, Fabrizio Romano.

"Adama telah menyetujui potensi kontrak lima tahun dengan Barca jika mereka akan mengontraknya secara permanen di musim panas."

Baca Juga:

Rekap Bursa Transfer Semalam: Adama Traore Pulang Kampung ke Barcelona

Adama Traore Janjikan Kebahagiaan untuk Barcelona

Kini, Adama Traore Menyandang Status Striker Barcelona Paling Berbahaya

Traore tak asing lagi dengan Barcelona. Pasalnya dia produk akademi La Masia dan ada di sana pada medio 2004-2013. Xavi mengenalnya karena kala itu ia juga menjadi kapten pengganti Carles Puyol.

Cerita mengenai produk La Masia yang berkembang di luar Barcelona dan kemudian kembali lagi ke Barcelona bukan baru pertama kali ini saja terjadi. Berikut nama-nama lain selain Traore yang kembali ke Barca dengan status alumni La Masia.

1. Gerard Pique

Berada di La Masia pada medio 1997-2004 sebelum ke akademi Manchester United. Gerard Pique berkembang di Man United pada era yang tepat ketika tim sedang memasuki kejayaan di bawah arahan Sir Alex Ferguson.

Alhasil setelah empat tahun bermain di Man United dan sukses memenangi titel Premier League dan Liga Champions, Pique kembali ke Barcelona dalam kondisi yang lebih matang dan berpengalaman.

Sejak 2008 hingga saat ini di usia 34 tahun Pique sudah memenangi tiga titel Liga Champions, delapan trofi LaLiga, dan tujuh titel Copa del Rey. Dalam kurun waktu itu bek tengah asal Spanyol juga memenangi Piala Dunia dan Piala Eropa.

2. Jordi Alba

Bek kiri berusia 32 tahun yang berada di La Masia pada periode 1998-2005 lalu kemudian ke Cornella dan Valencia. Bersama Valencia Jordi Alba mempopulerkan namanya di Spanyol sebagai bek kiri.

Alba punya kemampuan ofensif bagus kala mengirim bola umpan silang dan cepat. Sampai saat ini dengan kesuksesan memenangi titel Liga Champions dan LaLiga, Alba masih jadi andalan di sisi kiri pertahanan Barca.

3. Cesc Fabregas

Segala jurus dan godaan dilakukan Barca untuk memulangkannya kembali saat Cesc Fabregas membela Arsenal. Fabregas dengan Gunners dari 2003-2011 (dari akademi hingga tim utama).

Pasca memenangi Piala Eropa dan Piala Dunia dengan Spanyol, playmaker yang kini berumur 34 tahun dan membela AS Monaco, pindah ke Barcelona. Cukup tiga tahun di Barca Fabregas memenangi LaLiga, Copa del Rey, dan kembali ke Premier League serta membela Chelsea.

4. Eric Garcia

Dari La Masia (2008-2017) ke akademi Manchester City dan promosi pada 2018. Eric Garcia dilatih Pep Guardiola di Man City lalu saat kontraknya berakhir, bek tengah berusia 21 tahun kembali ke Camp Nou pada 2021.

Baru berusia 21 tahun, Eric Garcia diplot sebagai suksesor Pique di Barcelona. Garcia juga bermain di timnas Spanyol dengan 14 caps.

5. Gerard Deulofeu

Produk La Masia yang merantau dari Everton, Sevilla, AC Milan dari medio 2013-2017 dan baru kembali ke Barcelona pada periode kedua di tahun 2017. Semusim di sana Gerard Deulofeu yang berposisi sebagai penyerang sayap tidak banyak bermain.

Pada akhirnya Deulofeu tak cukup bagus bagi Barcelona dan pergi ke Watford. Saat ini di usia relatif produktif, 27 tahun, Deulofeu membela Udinese di Serie A.

Breaking News Barcelona FC Barcelona Trivia Sepak Bola Adama Traore Eric Garcia Cesc Fabregas Jordi Alba

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan