5 Alasan Sudah Saatnya Manchester United Harus Relakan Kepergian Cristiano Ronaldo

Berikut ini adalah lima alasan kuat untuk membiarkan Ronaldo hengkang dari Manchester United.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Rabu, 05 Oktober 2022
5 Alasan Sudah Saatnya Manchester United Harus Relakan Kepergian Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester United belum lepas dari masalah Cristiano Ronaldo. Kali ini, pemain depan tim nasional Portugal itu kembali mendesak untuk hengkang pada bursa transfer musim dingin 2023.

Sejatinya, keinginan Ronaldo meninggalkan Manchester United sudah terdengar sejak musim panas lalu. Ronaldo dikaitkan dengan sejumlah tim seperti Bayern Munchen, Chelsea, Sporting CP, Inter Milan, dan AC Milan.

Namun, Manchester United kukuh mempertahankan sang megabintang. Erik ten Hag menegaskan masih butuh tenaga Ronaldo.

Akan tetapi, kali ini Ronaldo kembali ingin pergi. Apalagi, ia kesulitan menembus tim utama.

Oleh karena itu, ada baiknya kali ini Manchester United merelakan kepergian Cristiano Ronaldo. Berikut ini adalah lima alasan kuat untuk membiarkan Ronaldo hengkang:

Baca Juga:

3 Alasan Cristiano Ronaldo Masih Dibutuhkan Manchester United

Erik ten Hag Ungkap Alasan Tak Mainkan Cristiano Ronaldo di Derby Manchester

Man City 6-3 Man United: Manchester Berwarna Biru, Red Devils Melongo

Penampilan Merosot Tajam

Alasan pertama adalah performa Ronaldo yang merosot tajam. Sebagai seorang striker, ketajaman Ronaldo justru menurun. Selain itu, Ronaldo juga tidak lagi mendapatkan tempat di tim utama.

Pada musim lalu, Ronaldo menjadi satu di antara penyerang tertajam di Inggris. Ia mengemas 24 gol dalam 37 pertandingan.

Namun, penampilan Ronaldo berbanding terbalik saat ini. Ronaldo kesulitan membobol gawang lawan. Bahkan, ia baru membukukan satu gol dari delapan laga. Gol itu pun lahir dari titik putih.

Merusak Keharmonisan Tim

Sulit dimungkiri jika Ronaldo adalah pemain dengan pengaruh besar di ruang ganti. Dengan begitu, Ronaldo bisa memengaruhi sejumlah pemain untuk berpihak kepadanya dan menentang manajemen plus jajaran pelatih.

Saat ini, Erik ten Hag sedang fokus membangun tim yang sesuai keinginannya. Namun, masalah Ronaldo bisa mengganggu keharmonisan tim yang sedang di bangun. Fokus para pemain lain juga bisa buyar.

Oleh karena itu, melego Ronaldo adalah satu di antara jalan terbaik. Apalagi jika Man United memang tidak punya rencana jangka panjang dengan CR7.

Kontrak Akan Habis

Alasan berikutnya adalah durasi kontrak Ronaldo yang tinggal beberapa bulan lagi. Melepas Ronaldo pada Januari 2023 adalah jalan tengah terbaik dari sisi pendapatan.

Kontrak Ronaldo akan usai pada Juli 2023. Man United memang memiliki opsi untuk memperpanjang. Namun, hal tersebut juga bergantung kepada sang pemain.

Oleh karena itu, dengan ketidakpastian yang tinggi, lebih baik melepas Ronaldo pada pertengahan musim ini. Setan Merah masih bisa mendapatkan uang transfer.

Memiliki Pengganti

Dengan seringnya Ronaldo berada di bangku cadangan adalah bukti jika Manchester United tidak lagi ketergantungan. Ten Hag menemukan pemain-pemain lain yang bisa menggantikan peran Ronaldo.

Anthony Martial, Anthony Elanga, dan Marcus Rashford adalah deretan pemain-pemain lama Man United yang mendapatkan kesempatan mengisi posisi di lini depan. Selain itu, kedatangan Anthony dari Ajax Amsterdam juga menambah kedalaman skuad.

Dalam skema Ten Hag, peran Ronaldo terlihat tidak lagi dominan seperti dahulu. Terlebih, sang manajer dikabarkan memiliki pemain incaran lainnya.

Jadi Bom Waktu

Mempertahankan Ronaldo sama saja dengan menyimpan bom waktu yang bisa meledak kapan pun. Jadi, lebih baik menjualnya daripada menganggung akibatnya.

Dengan popularitas dan nama besar, Ronaldo bisa menghadirkan masalah untuk Man United di kemudian hari. Pemain 37 tahun itu sudah menunjukkan iktikad buruk ketika Man United mempersiapkan musim ini.

Ronaldo mangkir dari latihan pramusim Man United. Ketika itu, Ronaldo beralasan sedang mengatasi masalah personal. Namun, media-media di Inggris mengabarkan sejatinya Ronaldo fokus mencari klub baru.

Tentu, kejadian seperti itu berpotensi terulang kembali. Jadi, lebih baik Manchester United mengakhiri kisah bersama Cristiano Ronaldo.

Cristiano Ronaldo Breaking News Manchester United Trivia Sepak Bola

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Jadwal
Cara Menonton dan Jadwal Live Streaming Atletico Madrid vs Manchester United
Atletico vs Man United tayang di SCTV dan Vidio pada Rabu (14/10) pukul 02.00 WIB. Simak jadwal dan cara menonton pertandingan.
Arief Hadi - Selasa, 13 Oktober 2026
Cara Menonton dan Jadwal Live Streaming Atletico Madrid vs Manchester United
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Atletico vs Manchester United: Misi Sulit Setan Merah
Simak prediksi skor, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Atletico Madrid vs Manchester United di Liga Champions 2026-2027.
Arief Hadi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Atletico vs Manchester United: Misi Sulit Setan Merah
Liga Champions
Manchester United Melempem, Atletico Madrid Tetap Waspada
Manchester United raih hasil kurang memuaskan jelang duel di Liga Champions. Meski demikian, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, tetap waspada.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Manchester United Melempem, Atletico Madrid Tetap Waspada
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Ragam
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Michael Carrick terancam dipecat setelah start buruk Manchester United. Simak tiga kandidat penggantinya: Antonio Conte, Eddie Howe, dan Nagelsmann.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Bagikan