Liga 1

5 Alasan Persis Solo Kejar Tanda Tangan Milomir Seslija

Salah satu pelatih sukses di Liga 1 ini memiliki sentuhan magis untuk mengejar prestasi musim depan.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 15 Mei 2024
5 Alasan Persis Solo Kejar Tanda Tangan Milomir Seslija
Milomir Seslija jadi pelatih Persis Solo. (Media Persis Solo)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Persis Solo memiliki lima alasan kuat untuk mengejar tanda tangan pelatih Milomir Seslija. Salah satu pelatih sukses di Liga 1 ini memiliki sentuhan magis untuk mengejar prestasi musim depan.

Milo, sapaan akrabnya, mulai melatih Persis Solo pada Januari lalu. Ia didatangkan sebagai pengganti Leonardo Medina Arellano yang gagal mengangkat performa tim hingga sempat mendekati zona degradasi.

Tangan dingin mantan pelatih Arema FC ini sangat dirasakan suporter Persis Solo. Perlahan namun pasti Laskar Sambernyawa menjauhi zona degradasi. Total dari 12 laga bersama Milo, Persis Solo mencatatkan delapan kemenangan, sekali hasil seri dan hanya menelan tiga kekalahan.

Prestasi gemilang ini membuat Persis Solo mengakhiri klasemen akhir Liga 1 2023-2024 di peringkat tujuh dengan 50 poin. Alexis Messidoro dkk. hanya terpaut lima poin saja dari Madura United yang lolos ke Championship Series.

Baca Juga:

Hasil Semifinal Championship Series Liga 1: Persib Imbang Lawan Bali United

Borneo FC Bertekad Kawinkan Gelar Seri Reguler dengan Championship Series Liga 1 Musim Ini

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Persis Solo kini sedang mengejar tanda tangan perpanjangan kontrak Milomir Seslija. Pelatih asal Bosnia Herzegovina ini datang ke Kota Solo awal tahun ini dengan bendera agen asal Jawa Timur, Gabriel Budi.

"Keputusannya ada di jajaran direksi dan pemilik klub. Negosiasi dengan agen serta coach Milo masih berjalan. Tinggal menunggu saja hasil negonya seperti apa," kata manajer Persis Solo, Chairul Basalamah.

BolaSkor.com mencatat deretan fakta yang melambungkan prestasi Persis Solo di tangan Milomir Seslija. Fakta tersebut terangkum dalam lima alasan Persis Solo memburu tanda tangan Milo. Simak ulasan berikut ini!

1. Perubahan Strategi

Milomir Seslija berhasil memaksimalkan skuat yang ada untuk memperbaiki performa Persis Solo. Milo mengandalkan second line Persis Solo yang punya kecepatan untuk melakukan serangan balik.

Strategi serangan balik ini membuahkan banyak gol. Total dalam 12 pertandingan di tangan Milo, Persis Solo sukses mencetak 20 gol. Sistem bertahan Persis Solo juga membaik dengan catatan empat kali cleansheet dalam 12 laga tersebut.

Jika Persis Solo memiliki pasukan lini belakang yang lebih kuat, Persis Solo bisa memperbaiki capaian musim depan. Sektor bek tengah dan bek kiri perlu penambahan skuat, termasuk juga pos gelandang bertahan.

2. Monster Moussa Sidibe

Milomir Seslija benar-benar mengubah Moussa Sidibe menjadi monster yang menakutkan. Pemain yang sempat dikritik karena terlalu individual di era Medina ini bergerak lebih efektif dalam menghancurkan lini belakang lawan.

Total 9 gol dicetak Sidibe dalam 8 laga bersama Milo. Sayangnya, Sidibe harus absen dalam empat laga terakhir musim ini karena menemani istrinya yang melahirkan di Spanyol. Musim depan Sidibe siap mengamuk lagi.

"(Sidibe) sudah kita amankan sampai akhir musim depan. Itu (Perpanjangan kontrak) sudah dilakukan jauh-jauh hari," kata manajer Persis Solo, Chairul Basalamah, beberapa waktu lalu.

Milomir Seslija. (LIB)

3. Althaf Dipuji Bachdim

Tak hanya Moussa Sidibe, Milo juga membuat kerja Althaf Indie Alrizky lebih efektif. Pemuda berusia 20 tahun itu menjadi momok menakutkan di sektor sayap kiri, dan beberapa kali dipasang sebagai wing back kiri.

Althaf tak lagi dipasang sebagai pelengkap regulasi pemain muda. Ia sering bermain lebih dari 75 menit dalam 11 laga bersama Milo. Althaf mencetak dua gol dan empat assist dalam 11 laga tersebut.

Performa ciamik Althaf sempat mendapat pujian dari winger Persik Kediri, Irfan Bachdim. Ia mengaku kagum dengan progres yang dicatatkan Althaf. Bachdim mengaku sempat beberapa kali memberi masukan pada Althaf saat masih setim pada Liga 1 2022-2023.

"Semoga dia memiliki masa depan yang baik dan bisa masuk tim nasional," kata Irfan Bachdim usai Persik kalah 1-2 dari Persis Solo lewat gol dan assist Althaf.

4. Dekat dengan Suporter Persis

Milomir Seslija merupakan pelatih yang dekat dengan suporter Laskar Sambernyawa. Setiap Persis Solo mengakhiri laga dengan kemenangan di Stadion Manahan, Milo selalu mendatangi setiap tribun untuk menyapa suporter.

Kedekatan ini juga terjalin melalui media sosial. Milo cukup aktif menyapa para suporter lewar aktivitas di akun instagram pribadinya. Milo mengaku kagum dengan besarnya dukungan yang didapat Persis Solo.

Selama reguler series, Persis Solo mencatatkan total 165.298 penonton dalam laga kandang. Persis Solo hanya kalah dari Persib Bandung dan Persija Jakarta yang notabene memiliki kapasitas venue yang lebih besar dari Stadion Manahan.

Milomir Seslija saat pamitan kepada publik. (BolaSkor.com/Kristian Joan)

5. Bisa Bahasa Indonesia

Milomir Seslija merupakan satu dari sedikit pelatih luar negeri yang mengerti dan bisa mengucapkan bahasa Indonesia. Milo sudah belajar sejak kali pertama datang ke Indonesia pada 2011 lalu.

Modal bahasa ini membuat Milo bisa berkomunikasi dengan mudah. Milo bisa menyampaikan strategi ke pemain lokal dan asing dengan sama baiknya. Maka tak heran jika performa Persis Solo cukup melonjak ketika berada ditangannya.

Sebagai sosok yang membantu pelatih Persis Solo, ada pula Gavin Kwan Adsit yang membantu translate bahasa dalam latihan maupun pertandingan. Namun ada kabar bahwa Gavin berpotensi hengkang pada musim ini. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)

Milomir Seslija Persis Solo Liga 1 Breaking News Trivia Sepak Bola

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Erick Thohir bicara soal target Piala Dunia setelah Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Timnas
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prabowo Subianto memuji mental pantang menyerah Timnas Indonesia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Puasa gelar selama 35 tahun akhirnya berakhir.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Liga Dunia
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Jepang kembali menjadi juara Kirin Cup setelah empat tahun. Samurai Biru mengalahkan Selandia Baru 2-1 di New National Stadium.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Timnas
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas Indonesia vs Thailand, final FIFA ASEAN Cup 2026, di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live SCTV, Indosiar, Vidio, dan Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Simak head to head Timnas Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda terakhir menang atas Thailand pada Piala AFF 2016.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Jepang vs Selandia Baru di final Kirin Cup 2026. Cek jadwal, jam tayang, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Timnas
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, menilai Timnas Indonesia berubah drastis berkat kehadiran banyak pemain keturunan yang bermain di liga top Eropa.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI
Cara menonton dan link streaming Prancis vs Belgia di UEFA Nations League. Cek jadwal, jam tayang RCTI, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI
Bagikan