Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Alasan Los Angeles Lakers Pertahankan Cincin NBA

Berikut ini adalah alasan Los Angeles Lakers berpeluang besar mempertahankan gelar NBA.
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Rabu, 09 Desember 2020
5 Alasan Los Angeles Lakers Pertahankan Cincin NBA
Los Angeles Lakers. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Los Angeles Lakers menciptakan kejutan dengan memenangi NBA 2019-2020. Tidak cukup sampai di situ, Lakers diprediksi bisa mempertahankan gelar tersebut.

Menjelang NBA musim lalu, Lakers melakukan pertaruhan besar demi merekrut Anthony Davis. Sejumlah pemain muda, Lonzo Ball, Brandon Ingram, dan Josh Hart dikirim ke New Orleans Pelicans.

Saat itu, tidak banyak pihak yang berani bertaruh untuk Lakers. Maklum, jangankan juara, mereka sudah enam tahun tidak lolos ke playoff.

Baca Juga:

Kisah Tak Berujung Stephen Curry dan Warriors

Ucapan Kyrie Irving yang Bikin LeBron James Baper

Akan tetapi, rupanya duet LeBron James dan Davis terbukti bisa memimpin Lakers memenangi cincin NBA ke-17 mereka. Di final, skuat ungu emas mengalahkan Miami Heat.

Menjelang musim baru, James dan Davis masih ada di Lakers. Pun demikian dengan pelatih Frank Vogel serta general manager Rob Pelinka.

Alhasil, banyak pihak menilai Lakers bisa kembali memenangi cincin NBA. Berikut ini BolaSkor.com merangkum lima alasan Lakers berpeluang besar mempertahankan gelar:

Tak Ada Pesaing Sepadan

Splash Brothers

Satu-satunya calon pesaing Lakers di Wilayah Barat NBA 2020-2021 adalah Golden State Warriors. Sayang, Klay Thompson kembali menderita cedera hingga harus absen panjang.

Sementara itu, dua pesaing lain, Houston Rockets dan Denver Nuggets, justru melemah. Rockets kehilangan pelatih Mike D'Antoni dan GM Dary Morey. Ditambah lagi Russell Westbrook angkat kaki.

Nuggets memang tidak kehilangan Nikola Jokic dan Jamal Murray, tetapi tidak ada pemain baru. Los Angeles Clippers yang sempat dijagokan merepotkan mereka justru tengah berantakan.

Clippers berhasil mendatangkan Serge Ibaka, tetapi mereka kehilangan Montrezll Harell. Menariknya, Harell yang memenangi Sixth Man of the Year musim lalu justru pindah ke Lakers.

Sejarah dan Mental Juara

Kobe Bryant

Dalam tiga kesempatan terakhir memenangi NBA, Lakers selalu melakukannya beruntun. Mulai dari era 1987 dan 1988, 1999 hingga 2001, lalu terakhir 2009 dan 2010.

Mental juara tersebut yang membuat Lakers telah memenangi 17 cincin NBA. Saat ini, mereka mengincar gelar ke-18 agar bisa melewati koleksi gelar rival abadinya, Boston Celtics.

Apabila menilik sejarah NBA pun, Lakers lebih digdaya ketimbang Celtics. Apabila Celtics banyak memenangi gelar di era 1960an, Lakers bisa meraih minimal satu kemenangan di setiap dekade.

Los Angeles Lakers NBA Trivia NBA Breaking News LeBron James Anthony Davis

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan