5 Alasan Lionel Messi Lakukan Kesalahan Besar jika Kembali ke Barcelona

Lionel Messi berpotensi melakukan kesalahan dengan memilih kembali memperkuat Barcelona.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 06 Juni 2023
5 Alasan Lionel Messi Lakukan Kesalahan Besar jika Kembali ke Barcelona
Cristiano Ronaldo (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sinyal kedatangan Lionel Messi ke Barcelona menguat. Namun, La Pulga berpotensi melakukan kesalahan dengan memilih kembali memperkuat Blaugrana. Berikut adalah ulasannya.

Barcelona memiliki satu tujuan yang jelas pada bursa transfer musim panas kali ini. Barca mendambakan kembalinya Lionel Messi setelah berpisah dua musim lalu.

Sejumlah cara pun dilakukan untuk Lionel Messi kembali. Barca kian bersemangat karena La Pulga secara resmi tidak memperpanjang kontrak bersama Paris Saint-Germain.

Baca Juga:

Resmi Tinggalkan PSG, Masa Depan Lionel Messi Masih Tanda Tanya

Menteri Olahraga Arab Saudi Beri Kode Kedatangan Messi dan Benzema

Siasat Barcelona Datangkan Lionel Messi: Pinjam dari Inter Miami

Kabar terbaru mengatakan jika ayah sekaligus agen Messi telah bertemu pihak Barcelona. Sang ayah tidak menampik jika Messi memiliki keinginan kembali membela Barcelona.

Namun, langkah balikan dengan Barcelona berpotensi menghadirkan sejumlah masalah. Berikut ini adalah lima alasan Lionel Messi lakukan kesalahan jika menerima tawaran Barcelona.

Bisa Menjadi Awal dari Masalah Baru

Lionel Messi meninggalkan Barcelona tidak dengan penuh senyum. Kabar mengatakan perwakilan Messi dan manajemen Barcelona terlibat dalam ketegangan.

Masalahan utamanya adalah kegagalan manajemen mewujudkan janji untuk memberikan kontrak anyar. Selain itu, beberapa pendapat miring terdengar ketika Messi memilih menerima tawaran PSG. Messi dianggap pemain yang mata duitan.

Dengan kisah perpisahan yang tidak menyenangkan, kembalinya Messi berpotensi menghadirkan masalah baru. Jika terjadi, hal itu bisa merusak tim dari dalam.

Menghambat Perkembangan Barcelona

Kesalahan lainnya adalah menghambat perkembangan Barcelona. Sebab, kedatangan Messi akan mempersempit kesempatan tampil untuk para pemain muda.

Pada saat ini saja, ada sejumlah pemain Barca yang tidak mendapatkan menit bermain yang cukup. Sebut saja Ansu Fati yang mengancam akan hengkang jika situasi tidak berubah.

Selain itu, kedatangan Messi dikhawatirkan akan membuat Barcelona mengubah gaya bermain. Barca akan kembali menjadikan Messi sebagai pusat permainan. Padahal, taktik tersebut berulang kali bisa dibaca dan diatasi lawan.

Membuat Keuangan Barcelona Tidak Sehat

Pekerjaan besar Barcelona saat ini adalah kembali menstabilkan neraca keuangan. Namun, kembalinya Messi bisa membuat Barca terus dihantui masalah finansial.

Tanpa Messi, Barcelona sudah kelimpungan untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi. Barca mengambil beberapa langkah, termasuk dengan mengaktifkan tuas ekonomi. Kabarnya, apa yang dilakukan Barca tersebut sejatinya melanggar peraturan LaLiga.

Kini, dengan memaksakan Messi kembali, Barcelona bisa lebih terpuruk. Sebab, Messi memiliki beban gaji yang tinggi.

Laporan dari Spanyol berbunyi jika Barcelona ingin membayar Messi dengan sistem bagi hasil. Akan tetapi, LaLiga bisa membacanya sebagai sebuah kesalahan dan pada akhirnya justru berbuah hukuman.

Gagal Mendapatkan Gaji Selangit

Selain Barcelona, Lionel Messi juga mendapatkan tawaran dari Al Hilal. Apa yang ditawarkan klub Arab Saudi itu tidak kalah menarik.

Lionel Messi akan diberi gaji 400 juta euro per musim jika bersedia menuju Al Hilal. Nilai tersebut akan menjadikan Messi pemain dengan gaji tertinggi sepanjang sejarah sepak bola. Dengan usia yang sudah 35 tahun, Messi bisa gantung sepatu dalam keadaan lebih bergelimang harta.

Hal itu tidak akan didapatkan jika Messi menerima tawaran Barcelona. Mirisnya, Barca pun masih mencari jalan untuk mengakali peraturan agar bisa membayar gaji Messi.

Tidak Merasakan Tantangan Baru

Satu di antara keunggulan Barcelona daripada penawar lainnya adalah kenangan indah di masa lalu. Namun, merasakan tantangan di klub baru juga bukan pilihan yang bisa diabaikan.

Lionel Messi telah meraih berbagai gelar di kompetisi Eropa. Apalagi, karier Messi di Eropa sudah sangat panjang karena merupakan jebolan akademi Barcelona.

Kini, pilihan menarik jika melanjutkan karier di Asia. Meskipun bukan yang terbaik, tetapi Saudi Pro League menunjukkan grafik menanjak. Klub-klub peserta Saudi Pro League tidak ragu memboyong pemain bintang dari Eropa.

Jika berhasil kembali menang di Asia, Messi kian melengkapi kariernya sebagai pesepak bola terbaik dalam sejarah. Apalagi, ia bisa sekali lagi bersaing dengan sang rival, Cristiano Ronaldo.

Barcelona Breaking News Trivia Sepak Bola Lionel Messi

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inter Milan dan AC Milan berebut striker muda Cagliari, Paul Mendy. Inter disebut lebih unggul, tetapi Cagliari belum berniat melepas sang striker.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Liga Indonesia
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Sandy Walsh membawa kabar baik untuk Persib Bandung. Bek Timnas Indonesia itu mulai kembali berlatih di lapangan setelah menjalani pemulihan cedera.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Timnas
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Malaysia, Senin (28/9), SUGBK, Jakarta, kick off pukul 19.30 WIB, Live Indosiar, Rans Entertainment, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Korea Selatan vs Uruguay berlangsung malam ini. Simak cara menonton, link streaming, jadwal, dan live score Korea Selatan vs Uruguay di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
John Herdman mengajak suporter Timnas Indonesia menciptakan atmosfer SUGBK yang intimidatif saat menghadapi Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Cara menonton Jepang vs Venezuela, lengkap dengan jadwal, link streaming, dan live score. Saksikan laga Jepang vs Venezuela hari ini, Senin (28/9).
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
John Herdman meminta suporter Timnas Indonesia tetap realistis soal target juara FIFA ASEAN Cup 2026 karena membangun tim juara membutuhkan proses.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
Timnas
John Herdman Minta Timnas Indonesia Lindungi 'Rumah' dari Malaysia
John Herdman meminta Timnas Indonesia menunjukkan identitas dan karakter saat menghadapi Malaysia di SUGBK pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
John Herdman Minta Timnas Indonesia Lindungi 'Rumah' dari Malaysia
Timnas
Head to Head Timnas Indonesia vs Malaysia: Siapa Lebih Unggul?
Simak rekor head to head Timnas Indonesia vs Malaysia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia unggul tipis dalam 85 pertemuan kedua tim.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Head to Head Timnas Indonesia vs Malaysia: Siapa Lebih Unggul?
Liga Dunia
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Carlo Ancelotti tak berencana mengistirahatkan Raphinha saat Brasil menghadapi Australia. Barcelona cemas karena sang winger punya riwayat cedera.
Arief Hadi - Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Bagikan