5 Alasan Erik Ten Hag Langsung Moncer pada Musim Debut di Manchester United

Berikut lima alasan Ten Hag langsung meraih kesuksesan pada musim pertamanya di Manchester United:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 27 Februari 2023
5 Alasan Erik Ten Hag Langsung Moncer pada Musim Debut di Manchester United
Erik ten Hag (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Erik ten Hag menjadi pelatih yang menghapus dahaga gelar Manchester United. Lantas, apa saja alasan juru taktik asal Belanda itu langsung sukses pada musim debutnya?

Jika ukuran kesuksesan seorang pelatih adalah gelar, Erik ten Hag telah mendapatkannya di Manchester United. Bahkan, itu terjadi pada musim pertamanya.

Ten Hag membawa Setan Merah meraih trofi Piala Liga Inggris. Pada laga final, Man United menekuk Newcastle United dua gol tanpa balas.

Itu adalah gelar pertama The Red Devils sejak musim 2016-2017. Tidak heran, Ten Hag mendapatkan banyak sanjungan atas keberhasilannya. Apalagi, Man United juga masih berpeluang menjadi juara pada ajang Liga Europa, Piala FA, dan Premier League.

Apa yang dicapai Ten Hag saat ini tentunya bukan tanpa alasan. Berikut adalah lima alasan Ten Hag langsung meraih kesuksesan pada musim pertamanya di Manchester United:

Baca Juga:

Final Piala Liga: Tidak Ada Parade Juara untuk Manchester United

Man United 2-0 Newcastle: Akhir Puasa Enam Tahun Gelar Red Devils

Nostalgia - Mengenang Kejayaan Terakhir Manchester United di Piala Liga

Menerapkan Taktik Jempolan

Hal pertama dan mendasar tentunya adalah taktik yang diusung sang pelatih. Ten Hag punya cetak biru yang jelas soal bagaimana Setan Merah akan bermain.

Saat masih menukangi Ajax Amsterdam, Ten Hag dikenal sebagai pelatih yang membangun tim lewat banyak sentuhan. Ia memanfaatkan betul kekuatan para gelandangnya untuk mengalirkan bola.

Hal serupa juga terjadi di Manchester United. Para pemain tengah Man United menjadi semakin padu dan siap berduel dengan penggawa lawan.

Selain itu, perbedaan mencolok lainnya adalah soal efektivitas. Kini, meski tidak selalu mendominasi, tetapi Man United garang di depan gawang lawan. Hal itu terlihat pada laga melawan Manchester City dan Barcelona.

Punya Aturan Disiplin yang Ketat

Selain taktik, Ten Hag sadar cara mengubah Manchester United juga perlu dilakukan dalam hal disiplin. Oleh karena itu, ia menerapkan aturan yang ketat.

Ten Hag memiliki sejumlah aturan di Manchester United, seperti hukuman untuk pemain yang telat berlatih, melarang minum alkohol sehari jelang laga, melarang pemain punya koki pribadi, pemantauan berat badan pemain, hingga melarang para pemainnya mengeluh kepada agen.

Peraturan-peraturan yang diusung Ten Hag itu membuat para penggawa Setan Merah menjadi lebih baik. Selain itu, pemain Man United juga menjadi lebih kompak.

Keinginan di Bursa Transfer Terealisasi

Sebagai pelatih anyar, Ten Hag ingin mengubah komposisi skuadnya. Untungnya, sejumlah pemain yang masuk dalam radar berhasil didatangkan.

Sebelum meneken kontrak, Ten Hag menegaskan kepada manajemen jika akan memegang kendali penuh pada bursa transfer. Ia juga memasukkan sejumlah nama pemain yang dianggap akan memberikan dampak besar untuk Setan Merah.

Tidak heran, Manchester United sangat ngotot memburu Antony dan Lisandro Martinez pada jendela transfer musim ini. Hebatnya, kedua pemain itu berhasil didatangkan meskipun menelan biaya yang tinggi.

Keinginan Ten Hag memiliki gelandang berpengalaman juga direalisasikan manajemen. Man United merogoh kocek hingga 70 juta euro untuk menggaet Casemiro dari Real Madrid. Meskipun, sejatinya target utama adalah penggawa Barcelona, Frenkie de Jong.

Menyingkirkan Masalah Internal

Ten Hag tidak pernah pandang bulu. Ia akan menyingkirkan apa pun yang menghambat timnya.

Hal itu terbukti dalam kasus Cristiano Ronaldo. CR7 yang memilih cabut sebelum laga usai akhirnya benar-benar angkat kaki. Keadaan kian panas usai Ronaldo melakukan wawancara yang menyudutkan Setan Merah.

Walhasil, Ten Hag tidak ragu menyingkirkan Ronaldo dari dalam skuad. Ia sadar, sikap Ronaldo adalah benalu yang bisa merusak tim dari dalam.

Belajar dari Pendahulu

Untuk lebih memahami Manchester United, Erik ten Hag berguru dari orang yang tepat. Ia menjalin komunikasi dengan manajer legendaris Setan Merah, Sir Alex Ferguson.

Ten Hag terlihat bersua dengan Ferguson beberapa hari jelang laga leg kedua kontra Barcelona. Pertemuan tersebut menjadi sinyal jika Fergie memberikan dukungan penuh kepada Ten Hag.

"Ferguson ingin membantu dan mendukung. Manchester United adalah klubnya dan dia sangat berkomitmen. Fergie ingin kami melakukannya dengan baik. Itu adalah makan malam yang hebat," ungkap Ten Hag.

Erik ten Hag Breaking News Manchester United Trivia Sepak Bola
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

Experienced Journalist with a work history in the online media industry of more than 7 years.
Posts

18.346

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Premier League: Arsenal dan Chelsea Menang, Aston Villa Tertahan
Pimpinan klasemen sementara Arsenal memetik kemenangan 3-0 saat menjamu Sunderland di Stadion Emirates.
Yusuf Abdillah - Minggu, 08 Februari 2026
Hasil Premier League: Arsenal dan Chelsea Menang, Aston Villa Tertahan
Hasil akhir
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Bali United, Borneo FC Tempel Persib
Persijap Jepara dan Persik Kediri sama-sama meriah kemenangan atas lawan-lawannya.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Bali United, Borneo FC Tempel Persib
Liga Indonesia
Bojan Hodak Nilai Seharusnya Persib Bisa Cetak Lebihdari Dua Gol Lawan Malut United
Persib Bandung menang 2-0 atas Malut United di Stadion GBLA, Jumat (6/2) malam.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Bojan Hodak Nilai Seharusnya Persib Bisa Cetak Lebihdari Dua Gol Lawan Malut United
Hasil akhir
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Timnas Futsal kalah adu penalti dari Iran dengan skor 5-4 (5-5), pada laga final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam WIB.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Hasil akhir
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Manchester United memetik kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-25 Premier League 2025-2026 di Stadion Old Traffrod.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Berikut adalah jadwal siaran langsung dan link streaming pertandingan Premier League antara Arsenal United melawan Sunderland.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Spanyol
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Bintang Barcelona Lamine Yamal menyebut LaLiga sebagai kompetisi tersulit karena persaingan menjadi juara acap terjadi hingga pekan terakhir.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Ragam
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
6 Februari 1958 merupakan tanggal kelam dalam sejarah sepak bola dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
Spanyol
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Barcelona resmi mengikat gelandang serang Fermin Lopez dengan kontrak jangka panjang yang berlaku hingga 2031.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Liga Dunia
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dipastikan belum bisa langsung melakoni debutnya bersama Ajax Amsterdam akhir pekan ini.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini
Bagikan