40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Ketum PSSI Pertegas Komitmen Transformasi Sepak Bola Indonesia

PSSI terus berupaya menjadikan sepak bola Indonesia lebih baik.
BolaSkorBolaSkor - Rabu, 09 November 2022
40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Ketum PSSI Pertegas Komitmen Transformasi Sepak Bola Indonesia
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan komitmennya dalam melakukan Transformasi Sepak Bola Indonesia. Hal itu disampaikan Iriawan bertepatan dengan momentum mengenang 40 hari Tragedi Kanjuruhan pada Kamis (10/11).

Dalam pernyataannya, Iriawan menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas gugurnya 135 korban jiwa dalam peristiwa mengenaskan usai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10).

Iriawan berharap peristiwa kelam tersebut tidak pernah terulang lagi. Pasalnya, Tragedi Kanjuruhan tidak hanya meninggalkan luka dan duka yang mendalam untuk para korban, tetapi juga pengurus PSSI dan insan sepak bola Indonesia.

"Atas nama pribadi dan segenap pengurus PSSI, saya menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban baik yang meninggal maupun yang mengalami luka-luka dalam tragedi yang terjadi di stadion Kanjuruhan 1 Oktober lalu,” kata Iriawan.

"Sepak bola adalah suatu olahraga yang dibalut seni dan keindahan yang tidak boleh dinodai oleh kekerasan, apalagi menyebabkan hilangnya nyawa, hilangnya kehidupan. Momentum itu sebaiknya kita gunakan untuk kembali merekatkan solidaritas kita semua,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Bubuhkan Tanda Tangan, Jordi Amat dan Sandy Walsh Tinggal Diambil Sumpah WNI

Proses Naturalisasi Shayne Pattynama Masuk Tahap Persetujuan Presiden Jokowi

Iriawan juga memastikan PSSI tidak pernah meninggalkan korban Tragedi Kanjuruhan. Ini dibuktikan dengan kunjungan Iriawan beserta jajarannya ke Malang beberapa waktu lalu.

Dari sisi sepak bola, PSSI telah membentuk Satuan Tugas Transformasi Sepak Bola Indonesia bersama pemerintah dengan pendampingan FIFA dan AFC.

Satgas ini bertugas untuk merumuskan tata kelola sepak bola Indonesia menjadi lebih baik, mulai dari infrastruktur sampai perbaikan sistem keselamatan dan keamanan dalam pertandingan.

"Hal ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan pengendalian massa dan langkah-langkah keamanan. Gugus tugas gabungan juga akan mencakup anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta polisi dan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Iriawan.

Selanjutnya, Iriawan menegaskan bahwa seluruh rekomendasi, baik dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) maupun dari Komnas HAM, sudah diterima PSSI dan sedang dipelajari untuk ditindaklanjuti.

"Kami telah menjalankan salah satu rekomendasi yang dikeluarkan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yaitu rekomendasi untuk dilakukan Kongres Luar Biasa yang kami sampaikan sebagai hasil rapat Exco untuk mempercepat KLB."

"Keputusan KLB (Kongres Luar Biasa) juga didasarkan keinginan agar kompetisi sepak bola, sebagai marwah sepak bola, dapat bergulir kembali," ujarnya.

Iriawan menjelaskan, PSSI telah menjalankan tahapan untuk menggelar KLB sesuai statuta yang diawali dengan mengirimkan pemberitahuan ke FIFA.

"Langkah-langkah yang kami lakukan juga sesuai dengan arahan Bapak Presiden, PSSI, FIFA, Polri dan Kementerian kementerian terkait (Tim Task Force),” ujarnya.

Iriawan juga menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik-praktik kecurangan yang rawan terjadi dalam pertandingan sepak bola.

"Setiap wasit dikawal mulai saat memasuki arena laga, hingga selesainya laga dan saat keluar arena. Ini meghindarkan upaya-upaya yang dapat mempengaruhi pengaturan skor dalam setiap pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, PSSI juga berupaya terus mendorong tumbuhnya potensi pemain sepak bola di Indonesia melalui pembibitan usia dini di seluruh Indonesia.

Sejumlah progres dan torehan gemilang telah ditorehkan Timnas Indonesia sejak 2020, seperti gelar juara Piala AFF U-16 2022, Timnas IndonesianSenior sebagai runner-up Piala AFF 2020, Timnas Indonesia U-23 memperoleh perunggu di pentas SEA Games 2021.

Tentunya, kata dia, ini memengaruhi peringkat sepak bola Indonesia yang meningkat dari 171 menjadi 155 berdasarkan peringkat FIFA 23 Juni 2022.

"Itu semua hanya bisa diraih dan ditingkatkan melalui kompetisi yang berkelanjutan, untuk itu kami berharap pemerintah dapat segera mengaktifkan kembali kompetisi yang akan menjadi kawah candradimuka lahirnya pemain-pemain muda Garuda yang berkualitas,” ujar mantan Kapolda Metro Jaya dan Jawa Barat tersebut.

Dia menambahkan, sejumlah klub juga sudah meminta agar kompetisi segera bergulir kembali karena merasakan beratnya untuk mengaji operasional pemain, staf dan lainnya.

“Kompetisi telah menjadi ekosistem yang menggerakkan roda perekonomian di setiap daerah, sehingga dihentikannya kompetisi tentu memiliki imbas yang luar biasa bagi perekonomian,” pungkasnya.

Pssi Liga 1 Mochamad Iriawan Breaking News
Ditulis Oleh

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Posts

11.372

Berita Terkait

Bulu Tangkis
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 11 Wakil Tuan Rumah Melanjutkan Perjuangan ke 16 Besar
Wakil Indonesia sudah mulai berguguran di babak 32 besar Indonesia Open 2026. Kini, tersisa 11 wakil tuan rumah di babak 16 besar.
BolaSkor - Rabu, 03 Juni 2026
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 11 Wakil Tuan Rumah Melanjutkan Perjuangan ke 16 Besar
Ragam
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Piala Dunia 2026 menandai momen bersejarah bagi Estadio Azteca yang legendaris. Untuk ketiga kalinya, stadion ikonik Meksiko ini akan menjadi tuan rumah pertandingan pembukaan Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Jerman Barat sukses menjadi juara Piala Dunia 1990 di Italia. Ini menjadi terakhir kalinya Jerman Barat tampil sebelum bersatu dengan Jerman Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Liga Indonesia
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Persib Bandung mendapatkan surat dari FIFA yang dikirimkan lewat PSSI. FIFA memberikan ucapan selamat atas keberhasilan Maung Bandung menjuarai Super League.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Piala Dunia
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
John Herdman memprediksi Kanada akan lolos ke babak knock out setelah gagal total di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
Piala Dunia
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
Gelandang senior Brasil, Casemiro, mengatakan tidak menjadi favorit di Piala Dunia 2026 akan membuat Brasil tetap waspada.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
Italia
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tidak membantah adanya kontak dengan AC Milan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Ragam
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Pada gelaran Piala Dunia 2026, bintang Argentina Lionel Messi kembali berpeluang menorehkan sejarah baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Inggris
Kesepakatan Tercapai, Liverpool Segera Umumkan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Baru
Liverpool telah mencapai kesepakatan verbal dengan Andoni Iraola untuk mengisi kursi pelatih.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kesepakatan Tercapai, Liverpool Segera Umumkan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Baru
Piala Dunia
Kalahkan Kroasia di Laga Pemanasan Piala Dunia, Belgia Belum Capai Level Terbaik
Timnas Belgia memulai persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan hasil positif. The Red Devils sukses mengalahkan Kroasia 2-0 dalam laga uji coba.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kalahkan Kroasia di Laga Pemanasan Piala Dunia, Belgia Belum Capai Level Terbaik
Bagikan