4 Pemain Arsenal yang Dibenci Ryan Giggs

Ryan Giggs mengakui kebenciannya kepada rival klasik Manchester United, Arsenal.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 25 Maret 2019
4 Pemain Arsenal yang Dibenci Ryan Giggs
Ryan Giggs saat melawan Arsenal (@brfootball)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Rivalitas Manchester United bukan hanya kepada Liverpool, melainkan juga Arsenal di masa lalu. Legenda Setan Merah, Ryan Giggs, mengakui betapa bencinya ia dengan empat mantan pemain The Gunners.

Keempat pemain yang dimaksud itu ialah: Patrick Vieira, Emmanuel Petit, Dennis Bergkamp, dan Robert Pires. Giggs membenci mereka dengan alasan yang berbeda-beda setelah bertahun-tahun bertarung di Premier League.

Rivalitas Arsenal dengan Man United memang sangat panas di medio 2000-an awal, apalagi dua manajer legendaris, Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson, masih bersaing jadi yang terbaik kala itu. Seluruh persaingan itu dimulai di tahun 1996.

Pada tahun itu Wenger datang dari Nagoya Grampus Eight dan menanamkan filosofi sepak bola, serta memberikan pondasi kepada Meriam London. Wenger melatih Arsenal selama 22 tahun, sementara Ferguson 26 tahun.

Baca Juga:

Manchester United Ketiban Untung dari Revolusi Real Madrid

Gareth Bale Malu-malu Akui Jadi Fans Arsenal

3 Fakta Menarik Laga Arsenal Vs Man United, Bukti Kejeniusan Unai Emery

Selebrasi gol Ryan Giggs pasca jebol gawang Arsenal

Man United unggul dominan jika berbicara raihan titel Premier League, namun, di sela-sela dominasi itu, Arsenal selalu mengganggu mereka. Contohnya saat mereka menjuarai Premier League 2003-04.

Arsenal juara Premier League tanpa pernah kalah dalam semusim hingga dijuluki "The Invincibles". Tidak berhenti sampai di situ, Arsenal juga unggul memenangi 13 titel Piala FA berbanding 12 titel Man United.

Tidak berhenti hanya dari sisi raihan trofi, pemain-pemain kedua tim juga saling meramaikan rivalitas dengan pertempuran sengit tiap kali bertanding.

Siapa yang tidak mengingat momen saat kapten kedua tim, Roy Keane dan Patrick Vieira, ribut di lorong ganti pemain dan juga saat bertanding, atau momen ketika Martin Keown meneriaki Ruud van Nistelrooy pasca gagal mencetak gol dari titik putih.

Martin Keown dan Ruud van Nistelrooy

Belum lagi keributan di lorong ganti pemain yang dikenal dengan istilah "Battle of the Buffet" (sampai ada di Wikipedia). Pada tahun 2004, kedua kubu ribut di lorong ganti pemain dan Ferguson menerima lemparan pizza dari pemain Arsenal. 13 tahun berlalu dan Cesc Fabregas mengakui bahwa dialah pelakunya.

Segala rivalitas itulah yang membuat Giggs sangat membenci Arsenal dan juga pemain-pemain utama mereka kala itu. Kebencian itu dibutuhkannya untuk jadi motivasi agar selalu tampil baik kala bermain.

"Saya tidak suka Arsenal. Saya tidak suka Vieira karena dia kotor dan lolos dari pembunuhan (banyak pelanggaran kasar). Saya tidak suka Petit karena dia punya rambut panjang. Saya juga tidak suka Bergkamp," ucap Giggs kepada Daily Mail.

"Saya tidak suka Pires meskipun jika Anda menemuinya saat ini dia sangatlah baik. Saya bahkan tidak memandang mereka, tidak mengenal mereka, dan tak ingin melakukannya. Saya tidak akan mengizinkan diri saya menilai mereka."

"Bergkamp? Tidak, saya memberitahu diri saya sendiri dia tidak sebagus Eric Cantona. Saya tidak sekejam itu karena itu bukan saya yang sebenarnya. Tapi, Anda harus punya pikiran semacam itu karena itu murni movivasi."

"Jauh di lubuk hati kami tahu. Mereka pemain-pemain top dan rivalitas itu berarti segalanya bagi kami. Saat itu (rivalitas) lebih dalam ketimbang dengan Liverpool," pungkas pelatih timnas Wales tersebut.

Breaking News Manchester United Arsenal Ryan Giggs Robert Pires Patrick Vieira Dennis Bergkamp
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.350

Berita Terkait

Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Piala Dunia
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menilai persaingan antara Ronaldo dan para pemain terbaik dunia, khususnya Lionel Messi, telah memberikan dampak positif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Prediksi
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Superkomputer Opta menjagokan Brasil saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Selecao memiliki peluang menang hampir 70 persen dan berpeluang besar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Piala Dunia
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan turut ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada juara Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Piala Dunia
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Thomas Tuchel, mengakui timnas Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana saat bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Piala Dunia
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Didier Deschamps akan absen saat Prancis melawan Norwegia usai ibunya meninggal dunia. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin Les Bleus sementara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Bagikan