4 Keputusan Kontroversial FIFA Football Award 2018
BolaSkor.com - Penghargaan FIFA selalu mengundang perdebatan besar tahun demi tahun. Contohnya, dalam beberapa tahun terakhir selalu ada nama Andres Iniesta di dalam FIFPro XI, meskipun sejumlah kandidat lain dinilai lebih layak.
Jika itu belum cukup kontroversial, FIFA memilih David Luiz dalam FIFPro 2014. Padahal, sang pemain menjadi bagian dari tim nasional Brasil saat dibantai Jerman tujuh gol pada Piala Dunia.
Pada tahun ini, Luka Modric berhasil menyabet titel pemain terbaik mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah. Sementara itu, Didier Deschamps menjadi pelatih nomor satu, lebih baik dari Zinedine Zidane dan Zlatko Dalic.
Kini, FIFA Football Award kembali menghadirkan sejumlah keputusan kontroversial. Berikut empat di antaranya:
Tidak ada Mohamed Salah dan Kevin De Bruyne di FIFPro XI
Mohamed Salah adalah satu di antara tiga pemain yang menjadi nomine pada penghargaan pemain terbaik bersama Cristiano Ronaldo dan Luka Modric. Hal itu sudah cukup jadi alasan kuat sang pemain masuk dalam FIFPro XI.
Salah kalah bersaing dari Kylian Mbappe dan Eden Hazard yang masuk dalam datar FIFPro XI. Memang benar, Hazard dan Mbappe tampil luar biasa pada Piala Dunia 2018. Namun, Salah punya catatan gemilang saat membela Liverpool dengan torehan gol dan assist yang tak sedikit. Selain itu, Salah juga membawa The Reds melaju ke final Liga Champions 2017-2018.
Sementara itu, De Bruyne adalah pemain dengan torehan assist paling banyak di lima liga top Eropa. Namun faktanya, bahkan tidak ada satu pemain Manchester City pun yang berada dalam starting eleven.
Keputusan itu mungkin akan memicu perdebatan. Namun, sulit untuk memungkiri Salah dan De Bruyne juga pantas mengisi posisi Hazard dan Mbappe.
Johan Kristiandi
18.197
Berita Terkait
Bukan AC Milan, Jean-Philippe Mateta Merapat ke Juventus
Marc Guehi Bergabung, Manchester City Bisa Bikin Tim Bertabur Bintang dari Pemain yang Baru Direkrut
Breaking News: Presiden Fiorentina, Rocco Commisso Meninggal pada Usia 76 Tahun
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Levante: Momentum Kebangkitan
Hasil India Open 2026: Jojo Melangkah Lebih Jauh, Putri KW Terhenti
Peran CdM Bayu Priawan Sangat Krusial dalam Persembahan 91 Emas Indonesia di SEA Games 2025
Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Banyak Opsi Racikan Strategi Sang Pelatih
Prediksi dan Statistik Udinese vs Inter Milan: Pantang Ulangi Kesalahan Serupa
Kalahkan Falcons 3-0, Bekal bagi Bandung bjb Tandamata untuk Hadapi Jakarta Electric
Prediksi dan Statistik Nottingham Forest vs Arsenal: Peluang Memperlebar Jarak