4 Calon Pelatih Pengganti Antonio Conte di Inter Milan

Hubungan manis yang dijalin Inter Milan dan Antonio Conte sejak awal musim 2019-2020 kini terancam berakhir. Berikut tiga calon kandidat terkuat
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 03 Agustus 2020
4 Calon Pelatih Pengganti Antonio Conte di Inter Milan
Antonio Conte (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Hubungan manis yang dijalin Inter Milan dan Antonio Conte sejak awal musim 2019-2020 kini terancam berakhir. Nerazzurri dikabarkan sudah berancang-ancang mencari penganti sosok berusia 51 tahun tersebut.

Retaknya hubungan Inter dan Conte berawal dari pernyataan sang pelatih usai laga pekan terakhir Serie A 2019-2020 kontra Atalanta, Minggu (2/8) dini hari wib. Ia mengeluarkan semua unek-unek yang nampaknya sudah dipendam sejak lama.

Conte mengkritik perlakuan manajemen Inter yang kurang melindungi timnya dari media. Ia juga merasa kurang didukung dalam mendapatkan pemain incaran di bursa transfer.

Baca Juga:

Hubungan Inter Milan dengan Antonio Conte Retak, Massimiliano Allegri Calon Pengganti Terkuat

Inter Milan Segel Posisi Kedua, Antonio Conte Bidik Akhiri Dominasi Juventus

5 Tim dengan Pertahanan Sulit Ditembus

"Ini adalah musim yang sangat berat dari segi personal. Saya tidak merasa pemain merasa kinerjanya dihargai, saya tidak merasa kinerja saya dihargai dan kami semua menerima perlindungan yang sangat kecil dari klub," ujarnya kepada Sky Sport Italia.

"Kami harus tumbuh dan membenahi semua area, termasuk di luar lapangan, dan sebuah klub besar harusnya melindungi para pemainnya lebih kuat lagi. Kami akan mendiskusikannya di akhir musim, saya harus bertemu dengan presiden dan dia sedang berada di China sekarang."

Pernyataan Conte tersebut tentu sangat mengejutkan. Padahal ia baru saja mengantarkan Inter finis di peringkat kedua.

Hal ini tak ayal membuat Conte dikabarkan segera meninggalkan Inter. Media-media besar Italia menyebut mantan pelatih Juventus itu akan mengundurkan diri.

Manajemen Inter memilih berhati-hati merespons komentar agresif Conte tersebut. Para petinggi klub coba memperbaiki hubungan dengan pelatih yang dianggap membawa perubahan besar ke dalam tim.

Meski begitu, manajemen Inter juga bersiap dengan kemungkinan terburuk. Mereka mulai mencari calon pengganti Conte andai hubungan kedua belah pihak tidak bisa diperbaiki lagi.

Berikut tiga calon kandidat terkuat untuk menggantikan Antonio Conte sebagai pelatih Inter Milan:

1. Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri menjadi kandidat terkuat untuk menjadi pelatih baru Inter andai Conte benar-benar pergi. Juru taktik berusia 52 tahun itu punya syarat lengkap untuk mengisi jabatan tersebut.

Allegri merupakan pelatih asal Italia yang sangat berpengalaman. Ia tentu sudah sangat mengenal karakter permainan tim-tim Serie A.

Reputasi Allegri sebagai seorang pelatih juara juga tak perlu diragukan. Enam Scudetto yang diraihnya saat menukangi AC Milan dan Juventus sudah membuktikan hal itu.

Saat ini Allegri juga sedang tak terikat dengan klub lain. Maka Inter tak perlu mengeluarkan biaya kompensasi untuk merekrutnya.


2. Mauricio Pochettino

Kandidat lain yang bisa dipertimbangkan manajemen Inter sebagai pengganti Conte adalah Mauricio Pochettino. Sama seperti Allegri, pelatih berkebangsaan Argentina ini juga sedang tidak terikat kontrak dengan klub mana pun.

Kualitas Pochettino juga tak perlu diragukan. Ia pernah membawa Tottenham Hotspur yang tak diunggulkan melaju ke final Liga Champions 2018-2019.

Pochettino juga sempat masuk dalam daftar incaran Real Madrid dan Barcelona. Los Blancos bahkan sempat mendapat penolakan langsung dari pria berusia 48 tahun itu ketika masih menangani Tottenham.

Namun ada satu kekurangan yang dimiliki Pochettino ketimbang Allegri. Ia masih buta dengan sepak bola Italia karena belum pernah berkarier di Serie A baik semasa bermain atau ketika melatih.

Hal ini tentu akan menjadi bahan pertimbangan manajemen Inter. Jangan sampai tren positif yang sudah terbangun semusim terakhir harus rusak karena perubahan filosofi permainan.


3. Laurent Blanc

Laurent Blanc menjadi nama lain yang bisa diperhitungkan manajemen Inter. Pria berusia 54 tahun itu juga tengah menganggur selepas meninggalkan Paris Saint-Germain pada 2016 silam.

Meski namanya kurang terdengar, reputasi Blanc di Ligue 1 cukup harum. Ia sudah mempersembahkan empat trofi juara termasuk bersama Bordeaux yang sensasional pada musim 2008-2009.

Semasa bermain, Blanc juga sempat dua musim memperkuat Inter. Hal itu sedikit banyak membuatnya tahu karakter tim ini dan Serie A.

Apalagi Blanc juga kabarnya menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan Barcelona sebagai pengganti Quique Setien. Hal itu menjadi bukti kemampuannya tak bisa dipandang sebelah mata.


4. Maurizio Sarri

Masuknya nama Maurizio Sarri dalam daftar kandidat pengganti Conte memang cukup mengejutkan. Alasannya tentu karena sang pelatih kini menjabat sebagai arsitek Juventus.

Namun pertukaran posisi kedua pelatih ini bukan hal yang mustahil terjadi. Apalagi kondisi Sarri di Juventus juga belum aman.

Seperti diketahui, Sarri dikabarkan sempat terlibat konflik dengan sejumlah bintang Juventus sepanjang musim ini. Para pemain kabarnya tak suka dengan taktik yang diterapkan sang pelatih.

Trofi Scudetto untuk sementara memang meredam gejolak di ruang ganti Juventus. Namun hasil yang mereka raih pada lanjutan Liga Champions bisa menjadi penentu masa depan Sarri.

Di sisi lain, Juventus punya kenangan indah bersama Conte. Kombinasi keduanya sempat mendominasi Serie A selama tiga musim sebelum panggilan tim nasional Italia memisahkan hubungan kedua pihak.

Bukan tidak mungkin komentar pedas Conte itu sebuah trik untuk memuluskan langkahnya kembali ke Juventus. Ia tentu lebih punya hubungan yang istimewa dengan Bianconeri karena sempat bermain di sana selama 13 tahun.

Antonio Conte Inter Milan Massimiliano Allegri Laurent blanc Mauricio Pochettino Maurizio Sarri Trivia Sepak Bola Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Menang Jadi Harga Mati
Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026 jadi laga hidup-mati! Simak statistik lengkap, head to head, kondisi tim, hingga prediksi skor terbaru yang menentukan nasib kedua tim di Grup B.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Menang Jadi Harga Mati
Prediksi
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kanada: Berebut Status Juara Grup B
Swiss akan menghadapi Kanada di laga terakhir Grup B Piala Dunia 2026 yang diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama berpeluang lolos sebagai juara grup. Simak prediksi, statistik, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kanada: Berebut Status Juara Grup B
Italia
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Chelsea dikabarkan berhasil mengalahkan Inter Milan dalam perburuan bek muda Atalanta, Marco Palestra. Tawaran The Blues disebut lebih tinggi hingga membuat transfer ini berubah arah secara mengejutkan di bursa transfer Eropa.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Piala Dunia
Rating Pemain Inggris vs Ghana: Penampilan Gemilang Declan Rice Gagal Berbuah Kemenangan
Declan Rice tampil impresif dengan rating tertinggi saat Inggris ditahan imbang Ghana di Piala Dunia 2026. Meski dominan dan menciptakan banyak peluang, The Three Lions gagal mencetak gol. Simak rating lengkap pemain di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Rating Pemain Inggris vs Ghana: Penampilan Gemilang Declan Rice Gagal Berbuah Kemenangan
Klasemen
Klasemen Terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026: Portugal di Puncak, Inggris Rawan Tergelincir
Cek klasemen terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026! Portugal kokoh di puncak usai menang besar atas Uzbekistan, sementara Inggris harus puas ditahan Ghana dan kini berada dalam tekanan di Grup L.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026: Portugal di Puncak, Inggris Rawan Tergelincir
Piala Dunia
Rating Pemain Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Membungkam Kritik dengan Nilai Tertinggi
Cristiano Ronaldo tampil luar biasa saat Portugal menghancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026. CR7 mencetak dua gol dan meraih rating tertinggi. Simak rating lengkap seluruh pemain Portugal dan Uzbekistan di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Rating Pemain Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Membungkam Kritik dengan Nilai Tertinggi
Piala Dunia
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Peluang Menghadapi Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo akhirnya berbicara tentang peluang menghadapi Lionel Messi di Piala Dunia 2026. Setelah mencetak dua gol untuk Portugal, CR7 juga menjawab kritik dan mengungkap pandangannya soal duel impian melawan sang rival abadi.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Peluang Menghadapi Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol Portugal, Inggris Gagal Menang
Cristiano Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal membantai Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026. Sementara itu, Inggris gagal meraih kemenangan setelah ditahan Ghana. Simak hasil lengkap, klasemen, dan jalannya pertandingan di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol Portugal, Inggris Gagal Menang
Piala Dunia
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Cetak Gol di 6 Piala Dunia Berbeda
Cristiano Ronaldo pecah telur di Piala Dunia 2026 saat Portugal menghadapi Uzbekistan. Gol itu menghadirkan berbagai rekor di Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Rabu, 24 Juni 2026
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Cetak Gol di 6 Piala Dunia Berbeda
Piala Dunia
Mengenal Michel Nkuka Mboladinga, Fans Republik Demokratik Kongo yang 'Mematung' Sepanjang Laga
Michel Nkuka Mboladinga mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 usai berdiri mematung sepanjang laga demi mendukung Republik Demokratik Kongo.
Arief Hadi - Selasa, 23 Juni 2026
Mengenal Michel Nkuka Mboladinga, Fans Republik Demokratik Kongo yang 'Mematung' Sepanjang Laga
Bagikan