4 Alumni Piala Dunia Paling Moncer dan Berprestasi di Liga Indonesia

Ada yang sukses bawa Arema Indonesia juara ISL 2008/2009.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 02 Agustus 2021
4 Alumni Piala Dunia Paling Moncer dan Berprestasi di Liga Indonesia
Roger Milla. (Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak Bola Indonesia memang saat ini sedang mengarah ke industri atau profesionalisme seutuhnya. Industri sepak bola Indonesia mengejar industri sepak bola Korea Selatan, Jepang, hingga Thailand yang lebih dahulu mengarah ke profesionalisme.

Meski begitu, sejak dahulu, sepak bola Indonesia selalu menarik bagi para pemain asing. Sejak keran pemain asing dibuka pada era Galatama, banyak pesepak bola top dunia yang meniti karier di Liga Indonesia. Bahkan, tidak sedikit dari para pemain asing merupakan alumni Piala Dunia.

Tidak sedikit bagi para alumni Piala Dunia menorehkan tinta emas di sepak bola Indonesia. Siapa saja alumni Piala Dunia tersukses di Liga Indonesia? Berikut ulasannya dari BolaSkor.com :

Baca Juga:

Hans-Jurgen Gede, Sosok dari Jerman dengan Andil Besar Membangkitkan Sepak Bola Vietnam

Ketika Deportivo Juarai LaLiga untuk Pertama dan Terakhir Kalinya, Dua Dekade Silam


1. Pierre Njanka

Pierre Njanka saat masih membela Arema Malang. (Ongisnade)



Pierre Njanka menjadi sosok alumni Piala Dunia yang paling sukses di Liga Indonesia. Bagaimana tidak? Ia berhasil membawa Arema Indonesia juara Indonesia Super League (ISL) 2008/2009.

Mantan pemain timnas Kamerun di Piala Dunia 1998 dan 2002 itu menjadi kapten Arema Indonesia ketika itu. Namun, kesuksesan Pierre Njanka tidak terulang ketika pindah membela Aceh United di Indonesia Premier League (IPL) 2010.

Ia membela Aceh United hanya sebentar, karena kompetisi dihentikan di tengah musim. Kemudian, ia membela Mitra Kukar di ISL 2011/2012. Kini, kabar Pierre Njanka tidak tahu lagi aktifitasnya.

2. Roger Milla

Roger Milla. (Zimbio)



Roger Milla menjadi alumni Piala Dunia tersukses di Liga Indonesia. Pemain tertua di Piala Dunia 1994 dengan umur 40 tahun itu mencoba peruntungan di Indonesia dengan bergabung bersama Pelita Jaya.

Pada musim pertamanya, Roger Milla langsung menunjukkan kualitas. Ia berhasil menciptakan 23 gol dari 23 pertandingan pada Liga Indonesia musism 1994--1995.

Selanjutnya, Roger Milla hijrah ke Putra Samarinda musim berikutnya. Ia berhasil menciptakan 18 gol dari 12 pertandingan.

3. Peter Odemwingie

Peter Odemwingie. (LIB)



Peter Odemwingie jadi alumni Piala Dunia lainnya yang sukses di Liga Indodnesia. Ia didatangkan Madura United dengan status marquee player di Liga 1 2017.

Mantan pemain timnas Nigeria di Piala Dunia 2002 dan 2006 tersebut sangat subur. Ia mencetak 15 gol dari 23 pertandingan di Liga 1 2017. Namun, Odemwingie berpisah dengan Madura United karena terlibat konflik administrasi dengan manajemen.

4. Michael Essien

Michael Essien saat berbaju Persib. (LIB)

Michael Essien jadi alumni Piala Dunia tersukses di Liga Indonesia selanjutnya. Ia bergabung bersama Persib Bandung dengan status marquee player di Liga 1 2017.

Mantan pemain timnas Ghana di Piala Dunia 2002, 2006, dan 2010 itu memang tak banyak mencetak gol. Namun, ia mampu menjadi andalan Persib di lini tengah. Bahkan, ia menjadi mentor para pemain muda Persib.

Sayang, Essien terdepak dari skuat Persib di Liga 1 2018, lantaran tak masuk skema pelatih Mario Gomez. Ia pun resmi berpisah dengan Persib.

Michael essien Peter Odemwingie Roger Milla Pierre Njanka Liga 1 Trivia Sepak Bola Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Internasional
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Erick Thohir menyebut Indonesia dan seluruh negara Asia mendukung Gianni Infantino untuk kembali menjabat Presiden FIFA periode 2027-2031.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC Ingatkan Suporter Persija Tidak Datang ke BIS
Dewa United mengingatkan suporter Persija Jakarta untuk tidak hadir di Banten International Stadium saat laga pekan ke-8 Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Dewa United Banten FC Ingatkan Suporter Persija Tidak Datang ke BIS
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Kelme meluncurkan jersey Champions Edition Timnas Indonesia dengan badge juara emas. Simak harga, jadwal pre-order, dan lokasi penjualannya.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Lainnya
Klasemen Sementara Kart Inc Pro League Season 2: Dewa United Motorsports Bayangi Speed Adrenaline
Speed Adrenaline sukses mendominasi dan bertengger kokohdi puncak klasemen.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 29 Oktober 2026
Klasemen Sementara Kart Inc Pro League Season 2: Dewa United Motorsports Bayangi Speed Adrenaline
Timnas
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
AFC akan membahas nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 18 November. Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
Lainnya
DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Bukti Pembinaan Berjalan dengan Baik
DKI Jakarta memborong 17 medali.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 29 Oktober 2026
DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Bukti Pembinaan Berjalan dengan Baik
Timnas
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia tidak bermain di kandang pada FIFA Matchday November 2026. PSSI segera menentukan lawan dan lokasi pertandingan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Liga Indonesia
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Polres Bogor menegaskan pelaku pembacokan suporter Persib Bandung berinisial ARK bukan bagian dari kelompok suporter. Korban tewas usai laga kontra Garudayaksa FC.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Liga Indonesia
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Shin Tae-yong menjelaskan alasan menempatkan Rizky Ridho sebagai gelandang Persija Jakarta. Ridho pun mempelajari permainan gelandang-gelandang Eropa.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Liga Indonesia
Persija Siapkan Rotasi Besar di League Cup, Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Shin Tae-yong berencana merotasi pemain Persija Jakarta di League Cup 2026/2027. PSMS Medan dan Sumsel United menjadi dua lawan awal Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Persija Siapkan Rotasi Besar di League Cup, Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Bagikan