Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

4 Alasan Manchester United Tak Boleh Memandang Enteng Arsenal

Sejak ditangani Solskjaer, Manchester United belum mampu mengalahkan Arsenal pada ajang Premier League.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 29 Januari 2021
4 Alasan Manchester United Tak Boleh Memandang Enteng Arsenal
Arsenal vs Manchester United (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester United harus bertandang ke markas Arsenal di Emirates Stadium dalam lanjutan Premier League 2020-2021, Minggu (31/1) pukul 00.30 dini hari WIB. Laga ini akan mempengaruhi peluang Setan Merah dalam perburuan gelar juara.

Manchester United kini harus tergeser dari puncak klasemen sementara setelah secara mengejutkan takluk dari Sheffield United. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer kini tertinggal satu poin dari rival sekotanya, Manchester City.

Kondisi tersebut membuat laga kontra Arsenal menjadi sangat krusial bagi Manchester United. Mereka harus meraih kemenangan demi bangkit dan menjaga peluang juaranya.

Baca Juga:

3 Kekalahan Menyakitkan Manchester United dari Arsenal

5 Momen atau Drama Terbaik pada Laga Arsenal Vs MU

Anthony Martial Dihujani Kritik, Solskjaer Pasang Badan

Masalahnya, Arsenal tidak akan begitu saja mengalah. Apalagi laga ini akan digelar di kandang mereka.

Sebagai informasi, Arsenal sukses mengalahkan Manchester United pada pertemuan pertama musim ini yang berlangsung di Old Trafford. Hal itu tentu akan membuat Alexandre Lacazette dan kawan-kawan lebih percaya diri saat gantian bertindak sebagai tuan rumah.

Arsenal saat ini memang hanya duduk di peringkat kesembilan pada klasemen sementara. Namun fakta tersebut tidak membuat Manchester United menjadi unggulan dalam laga nanti.

Setidaknya ada empat alasan Manchester United tidak boleh memandang enteng Arsenal. Berikut penjelasannya:

1. Arsenal tengah bangkit

Manchester United dan Arsenal saat ini memang terpisah jarak 10 poin. Namun bukan berarti kekuatan kedua tim tidak berimbang.

Arsenal kini tengah bangkit setelah sempat menelan serangkaian hasil buruk. The Gunners sudah tak terkalahkan dalam enam laga terakhir di Premier League.

Rekor tersebut tentu akan coba diperpanjang lagi oleh Arsenal. Apalagi mereka butuh kemenangan untuk memperpendek jarak dengan zona Liga Champions.


2. Rekor Buruk Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer memang berhasil membawa Manchester United ke puncak klasemen pada pertengahan musim untuk pertama kalinya sejak Sir Alex Ferguson pensiun. Namun bukan berarti pria berkebangsaan Norwegia itu tak memiliki cacat.

Salah satu noda hitam dari Manchester United era Solskjaer adalah buruknya rekor pertemuan mereka atas Arsenal. Dari lima laga, mereka hanya mampu menang satu kali dan menelan tiga kekalahan serta satu sisanya berakhir imbang.

Manchester United asuhan Solskjaer juga seolah kehilangan ketajamannya saat bersua Arsenal. Dari empat laga di Premier League, mereka hanya mampu mencetak satu gol.

Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi Solskjaer. Mereka seperti tak nyaman saat meladeni gaya permainan Arsenal.


3. Rivalitas masa lalu

Manchester United dan Arsenal punya sejarah rivalitas yang cukup panjang terutama saat era Premier League. Kedua tim sempat menjadi musuh bebuyutan pada awal tahun 2000-an saat Ferguson dan Arsene Wenger menjadi manajer.

Arteta dan Solskjaer juga sempat ikut terlibat dalam rivalitas tersebut. Keduanya tentu paham arti kemenangan dalam pertemuan Arsenal kontra Manchester United.


4. Penurunan performa Bruno Fernandes

Kebangkitan Manchester United dalam satu tahun terakhir tak lepas dari peran Bruno Fernandes. Gelandang berkebangsaan Portugal itu menjadi bintang utama tim asuhan Solskjaer lewat sumbangan gol dan assist-nya.

Masalahnya, Fernandes mulai mengalami penurunan performa. Ia gagal menorehkan gol atau assist dalam empat laga terakhir di ajang Premier League.

Manchester United tentu berharap Fernandes kembali menunjukkan performa terbaik saat bertemu Arsenal nanti. Jika tidak, sangat mungkin mereka akan kembali kesulitan untuk meraih kemenangan.

Manchester United Arsenal Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris dipastikan tetap aman meski The Three Lions gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Inggris
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan The Blues.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Bagikan