4 Alasan Barcelona Tepat Rekrut Memphis Depay

Barcelona sukses mengamankan servis Memphis Depay.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 21 Juni 2021
4 Alasan Barcelona Tepat Rekrut Memphis Depay
Memphis Depay (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FC Barcelona terus merampungkan pemain anyar yang direkrut gratisan alias tanpa bayar karena kontraknya berakhir dengan klub lain. Usai mengamankan servis Sergio Aguero dan Eric Garcia, Barca mendapatkan Memphis Depay.

"FC Barcelona dan Memphis Depay telah mencapai kesepakatan bagi pemain untuk bergabung dengan klub setelah kontraknya dengan Olympique Lyonnais berakhir. Sang pemain akan menandatangani kontrak hingga akhir musim 2022-2023," tutur pernyataan resmi Barcelona.

Depay sudah lama diinginkan Ronald Koeman di Barcelona sejak musim panas lalu. Kedatangannya akan menambah persaingan ketat di lini depan Barcelona serta menambah kedalaman skuad yang musim lalu memenangi Copa del Rey.

Baca Juga:

Permintaan Khusus Penggawa Anyar Barcelona: Panggil Saya Memphis, Jangan Depay

Memphis Depay Resmi Jadi Rekrutan Anyar Keempat Barcelona

Ronald Koeman Ingin Masa Depan Messi Segera Diputuskan

Memphis Depay dan Gini Wijnaldum

Kedatangan Depay ke Barcelona menyusul kegagalan kompatriotnya Georginio Wijnaldum yang lebih memilih PSG (Paris Saint-Germain) ketimban Barcelona. Depay mengenakan seragam Barcelona tak pernah terduga sebelumnya.

Pasalnya sang pemain di masa lalu pernah gagal bersama Manchester United. Akan tapi waktu telah banyak berlalu semenjak saat itu dan Depay telah berkembang. Berikut alasan mengapa Barca tepat merekrutnya:

1. Transformasi

Usia Depay kala gabung Man United pada 2015 berumur 21 tahun dan selama dua tahun di sana ekspektasi kepadanya terlalu besar, alhasil Depay gagal mengulangi penampilan apiknya seperti di PSV Eindhoven.

"Saya pikir itu tergantung pada banyak hal. Waktu, waktu dan tempat yang tepat, dan kedewasaan, dia mungkin pergi ke sana (United) terlalu muda. Dan pembinaan, pembinaan yang tepat pada waktu yang tepat," tutur legenda MU, Rio Ferdinand.

Angka tidak berbohong. Depay musim lalu mengakhiri musim dengan 22 gol dari 40 laga dengan Lyon (20 di Ligue 1), terpaut tujuh gol kurang dari Kylian Mbappe. Dari 21 laga dengan timnas Belanda Depay juga punya 13 gol dan 14 assists. Itu sudah memperlihatkan transformasinya.

2. Versatile

Aguero sudah mengisi posisi penyerang tengah yang dibutuhkan Barca sejak Luis Suarez pergi. Kedatangan Depay akan melengkapi persaingan di lini depan. Koeman bisa turun dengan taktik 4-3-3 atau 3-4-3.

Depay penyerang hybrid yang dapat bermain di sisi sayap dan juga sentral sebagai penyerang kedua. Kemampuan itu sudah dipahami Koeman kala ia melatih timnas Belanda.

3. Karakter

Terlepas dari kegagalannya di MU dan juga lifestyle di luar lapangan laga, Depay berkembang sebagai pemain yang lebih dewasa dan bahkan kini menjadi ujung tombak andalan Belanda di lini depan pada ajang Piala Eropa 2020.

Depay terkoneksi dengan fans baik dan tahu bagaimana menghadapi mereka. Itu syarat bagus baginya bermain di Barcelona dan bersanding dengan megabintang seperti Lionel Messi.

4. Belajar dari Kegagalan

Masa-masanya bersama Man United menjadi pembelajaran bagi Depay dalam proses perkembangannya. Kini Depay menjadi sosok yang berbeda dan publik melihatnya semakin dewasa pada usia 27 tahun.

Barcelona merekrutnya dengan bijak dan beruntung mendapatkannya gratis, sebab Depay bisa saja berharga mahal jika dibeli di bursa transfer pemain mengingat usia dan kualitas yang dimilikinya itu.

Breaking News Memphis Depay Barcelona FC Barcelona Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Lawan Norwegia, Pantai Gading Akan Main Menyerang untuk Meredam Haaland
Cara terbaik untuk mengurangi pengaruh Haaland adalah dengan membuat Norwegia lebih banyak bertahan dan kehilangan kendali permainan.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Lawan Norwegia, Pantai Gading Akan Main Menyerang untuk Meredam Haaland
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft di Atas Angin
Prediksi Jerman vs Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026 lengkap dengan statistik, head to head, susunan pemain, kondisi tim, dan prediksi skor akhir.
Johan Kristiandi - Senin, 29 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft di Atas Angin
Piala Dunia
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti berharap Neymar bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak saat menghadapi Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Lainnya
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Kemenangan atas Korea Selatan tak hanya membuat Indonesia menjuarai AVC Cup 2026 untuk pertama kali, tetapi juga menjadi balas dendam yang sempurna.
BolaSkor - Senin, 29 Juni 2026
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Piala Dunia
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Melawan Spanyol, bek senior Austria David Alaba menegaskan timnya tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Piala Dunia
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Manchester United mengonfirmasi bahwa gelandang mereka, Manuel Ugarte, mengalami cedera ligamen lutut saat membela Uruguay dalam laga Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Liga Indonesia
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Persija Jakarta dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan gelandang Bosnia, Stjepan Loncar. Negosiasi dengan NK Istra 1961 masih berlangsung dengan nilai transfer diperkirakan mencapai Rp5,1 miliar.
Rizqi Ariandi - Senin, 29 Juni 2026
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Piala Dunia
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Korea Selatan setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Timnas Kanada memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Afrika Selatan pada laga babak 32 besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Ragam
5 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Kongo, Lawan Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026
Kenali lima fakta menarik Kongo, lawan Inggris di 32 besar Piala Dunia 2026, mulai dari kekuatan, kelemahan, pelatih hingga pemain bintangnya.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
5 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Kongo, Lawan Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026
Bagikan