3 Pilihan Taktik untuk Jose Mourinho Ketika Manchester United Meladeni Liverpool

Apa saja pilihan taktik Jose Mourinho untuk mengalahkan Liverpool?
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Rabu, 07 Maret 2018
3 Pilihan Taktik untuk Jose Mourinho Ketika Manchester United Meladeni Liverpool
Jose Mourinho (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jose Mourinho dipaksa memutar otak ketika Manchester United menjamu Liverpool pada laga ke-30 Premier League 2017-2018, di Old Trafford, Sabtu (10/3).

Bukan tanpa sebab, Liverpool tengah menunjukkan performa menanjak. Mohammed Salah dan kawan-kawan belum terkalahkan sejak 30 Januari 2018.

Tak pelak, Liverpool berhasil merangsek naik di papan atas klasemen Premier League. Saat ini, anak asuh Jurgen Klopp tersebut menduduki peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengumpulkan 60 poin.

Jika melihat peta persaingan, pertandingan ini disebut-sebut menjadi pertarungan untuk memperebutkan posisi kedua. Tak heran kemenangan menjadi sangat penting untuk Manchester United.

Untuk itu, Jose Mourinho perlu memikirkan matang-matang tentang pilihan taktik. Jika tidak nasib Mourinho bisa berada di ujung tanduk.

Taktik parkir bus

Pilihan pertama Mourinho adalah mengabaikan kritik dan menerapkan taktik parkir bus. Liverpool akan sangat berbahaya saat diberi ruang untuk melakukan serangan. Namun, bukan rahasia lagi The Reds cenderung kesulitan saat mendobrak tim yang bertahan dengan kompak seperti ketika melawan Man United di Anfield.

Mourinho mungkin mempertimbangkan fakta bahwa anak asuh Klopp sedang berada dalam kondisi terbaik setelah memenangi empat dari lima pertandingan terakhir. Pada lima pertandingan tersebut The Reds mencetak 13 gol.

Bermain bertahan akan meminimalkan kemungkinan Man United kebobolan terlebih dahulu. Terlebih, Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane tengah tampil trengginas.

Namun, apabila menerapkan taktik tersebut cibiran mungkin akan dilontarkan pendukung Manchester United. Sebab, para suporter tak ingin The Red Devils menerapkan taktik parkir bus karena bermain di kandang. Suporter tentu ingin para pemain Manchester United bermain tanpa rasa takut dan mengakhiri laga dengan kepala tegap.

Tampil menyerang?

Jose Mourinho menerapkan taktik menyerang? Hal itu masih menjadi tanda tanya. Padahal, Manchester United memiliki banyak pemain bintang di dalam skuat. Selain itu, 0pertahanan Liverpool masih jauh dari kata kokoh.

Sejarah menunjukkan bahwa taktik tersebut akan menjadi pendekatan yang berisiko. Liverpool telah mencetak lebih banyak gol dibanding klub premier League lainnya melalui taktik serangan balik pada musim ini.

Contohnya, Arsenal dan Manchester City harus menanggung malu karena tampil menyerang dan melupakan pertahanan ketika bersua Sadio Mane dan kawan-kawan.

Belajar dari Tottenham Hotspurs

Pada hari Minggu, tantangan bagi Mourinho adalah menemukan keseimbangan yang tepat. Bermain terlalu bertahan akan memantik kemarahan suporter dan mengundang lebih banyak tekanan ke tim. Adapun terlalu menyerang berisiko dihukum oleh serangan balik cepat Liverpool.

Mourinho akan melakukannya dengan baik untuk mempelajari kemenangan Tottenham 4-1 atas Liverpool pada bulan Oktober. Ketika itu, racikan taktik Mauricio Pochettino mampu meredam ketajaman lini depan Liverpool yang baru saja membantai Maribor 7-0 di ajang Liga Champions.

Spurs hanya menguasai 36 persen penguasaan bola pada pertandingan tersebut namun membuat pemain Liverpool frustrasi. Pada pertandingan tersebut Pochettino memasang tiga pemain belakang Toby Alderweireld, Jan Vertonghen dan Davinson Sanchez. Tiga pemain tersebut diapit oleh Serge Aurier dan Kieran Trippier. Sementara itu, Harry Winks, Christian Eriksen dan Dele Alli menjadi trio lini tengah.

Ketika itu, Tottenham Hotspur bermain sangat efektif. The Lilywhites mampu memanfaatkan ruang dan membuat pertahanan Liverpool berulang kali melakukan kesalahan. Tottenham Hotspur menghasilkan 11 tembakan ke gawang adapun The Reds hanya empat kali.

Jose Mourinho tentu memiliki skuat yang dapat melakukan hal serupa. Meski memiliki kelemahan di sisi pertahanan, lini tengah Man United mulai padu dengan kemunculan Scott McTominay yang mendampingi Nemanja Matic.

Manchester United Premier League

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Michael Carrick Belum Akan Dipecat Manchester United, Manajemen Masih Sabar
Manajemen Manchester United memutuskan untuk tidak memecat Michael Carrick. Setan Merah sudah dinantikan laga sulit dalam beberapa pekan ke depan.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 27 Oktober 2026
Michael Carrick Belum Akan Dipecat Manchester United, Manajemen Masih Sabar
Italia
AC Milan Pantau Bruno Fernandes, Reuni dengan Ruben Amorim?
AC Milan minati Bruno Fernandes yang dikabarkan retak dengan Manchester United. Sang gelandang berpeluang reuni dengan Ruben Amorim di Italia.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 27 Oktober 2026
AC Milan Pantau Bruno Fernandes, Reuni dengan Ruben Amorim?
Inggris
Adakan Pertemuan, Manchester United Segera Pecat Michael Carrick?
Manchester United menggelar rapat darurat usai kalah 0-3 dari Bournemouth. Michael Carrick terancam dipecat, Eddie Howe dan Julian Nagelsmann masuk radar.
Arief Hadi - Senin, 26 Oktober 2026
Adakan Pertemuan, Manchester United Segera Pecat Michael Carrick?
Inggris
Manchester United Kalah Lagi, Suporter Justru Nyanyikan Nama Michael Carrick
Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth dan terpuruk di posisi ke-16 Premier League. Namun, suporter tetap menyanyikan nama Michael Carrick. Akankah sang manajer dipecat?
Johan Kristiandi - Senin, 26 Oktober 2026
Manchester United Kalah Lagi, Suporter Justru Nyanyikan Nama Michael Carrick
Klasemen
Klasemen Terbaru Premier League: Liverpool Masuk Empat Besar, Manchester United Dekati Zona Degradasi
Klasemen Premier League terbaru pekan ke-8: Liverpool masuk empat besar usai menang atas Brighton, sementara Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth.
Arief Hadi - Minggu, 25 Oktober 2026
Klasemen Terbaru Premier League: Liverpool Masuk Empat Besar, Manchester United Dekati Zona Degradasi
Hasil akhir
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester United Dibantai, Liverpool Hentikan Laju Brighton
Manchester United telan kekalahan telak dari Bournemouth pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027. Sementara itu, Liverpool sukses menang.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 25 Oktober 2026
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester United Dibantai, Liverpool Hentikan Laju Brighton
Jadwal
Cara Menonton serta Jadwal Live Streaming Manchester United vs Bournemouth
Jadwal Manchester United vs Bournemouth di Premier League, Minggu 25 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB. Simak link live streaming di Vidio.
Arief Hadi - Minggu, 25 Oktober 2026
Cara Menonton serta Jadwal Live Streaming Manchester United vs Bournemouth
Inggris
Julian Nagelsmann Tak Disarankan Ambil Pekerjaan di Manchester United
Julian Nagelsmann dikaitkan dengan Manchester United jika Michael Carrick dipecat. Oliver Kahn memperingatkan risiko besar di Old Trafford.
Arief Hadi - Minggu, 25 Oktober 2026
Julian Nagelsmann Tak Disarankan Ambil Pekerjaan di Manchester United
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Manchester United vs Bournemouth: Sorotan Terarah kepada Michael Carrick
Prediksi Man United vs Bournemouth di Premier League 25 Oktober 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, kabar tim, dan link live streaming Vidio.
Arief Hadi - Minggu, 25 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Manchester United vs Bournemouth: Sorotan Terarah kepada Michael Carrick
Inggris
Akhirnya, Tottenham Hotspur Akhiri 8 Tahun Penantian Menang di Markas Chelsea
Tottenham Hotspur menang 2-0 atas Chelsea di Stamford Bridge dan mengakhiri penantian delapan tahun. Simak gol, kartu merah Cole Palmer, dan reaksi De Zerbi.
Arief Hadi - Minggu, 25 Oktober 2026
Akhirnya, Tottenham Hotspur Akhiri 8 Tahun Penantian Menang di Markas Chelsea
Bagikan