3 Musim Terburuk Valentino Rossi di MotoGP
BolaSkor.com - Valentino Rossi semakin terpuruk di MotoGP 2019. Terbaru ia gagal finis pada lomba putaran ke-16 di Sirkuit Motegi, Jepang, akhir pekan lalu.
Akibat merasakan catatan tidak finis keempat sepanjang musim ini, posisi pembalap pabrikan Yamaha itu melorot ke posisi tujuh klasemen.
Jika hasil ini bertahan sampai akhir musim nanti, maka Rossi akan mencatat sejarah kelam dalam kariernya. Adalah raihan terburuk sepanjang berkarier pada kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor.
BolaSkor.com pun telah mengumpulkan tiga musim terburuk seorang Rossi, juara dunia sembilan kali saat mentas di MotoGP.
Baca Juga:
Rossi Coba Mobil F1, Hamilton Kendarai Motor MotoGP Diisukan Terealisasi Bulan Desember
Klasemen Sementara Pembalap MotoGP 2019: Valentino Rossi Semakin Terpuruk
1. 2011 (Ducati, poin: 139, klasemen: 7)
Sebuah keputusan mengejutkan ketika Rossi berani meninggalkan tim Yamaha yang begitu kompetitif dan memutuskan hengkang ke Ducati, yang saat itu sedang kesulitan.

Hasrat Rossi sangat jelas. Dia ingin merasakan tiga titel juara dunia MotoGP bersama tiga pabrikan berbeda. Namun hasilnya ternyata di luar dugaan. Dia begitu kesulitan menaklukkan motor Ducati Desmosedici.
Dia bahkan merasakan hanya sekali podium dan untuk kali pertama sejak mentas di kelas tertinggi, ia gagal merasakan kemenangan. Mengakhiri musim di posisi tujuh klasemen lewat torehan poin hanya 139, merupakan prestasi terburuk The Doctor sejauh ini.
2. 2012 (Ducati, poin: 163, klasemen: 6)
Tahun kedua bersama Ducati juga berjalan tidak positif untuk Rossi. Untuk dua musim berturut-turut, ia bahkan gagal merasakan podium tertinggi. Hanya torehan podiumnya juga bertambah satu dari tahun sebelumnya.
Alhasil ia mengakhiri MotoGP 2012 di urutan enam klasemen lewat torehan 163 poin. Akhir musim, Rossi membuat keputusan besar dengan tidak memperpanjang kontrak bersama Ducati.
Menariknya ia justru memutuskan kembali ke Yamaha, tim yang ia tinggalkan tahun 2011. Rossi seakan menelan ludahnya sendiri saat itu.
3. 2013 (Yamaha, poin: 237, klasemen: 4)
Meski sebuah keputusan kontroversial kembali ke Yamaha, Rossi memang kembali kompetitif di atas motor YZR-M1. Pada putaran pertama musim ini, ia bisa langsung naik podium kedua.
Puncaknya pada lomba MotoGP Belanda, ia bisa kembali finis pertama setelah absen merasakannya selama dua musim terakhir. Namun tetap saja, musim ini, ia gagal bersaing jadi juara dunia.
Dia hanya finis keempat akhir musim lewat torehan 237 poin. Tahun ini juga menandakan 'kelahiran' sosok Marc Marquez di MotoGP. Dia langsung juara dunia pada musim debutnya, sehingga lawan Rossi semakin bertambah.*
2.794
Berita Terkait
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan
PSSI Batalkan Konferensi Pers Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman Hari Ini
Indonesia Raih 91 Emas SEA Games 2025 dan Rebut Posisi Runner Up, CdM Apresiasi Seluruh Dukungan Berbagai Pihak
Hasil Serie A: Christopher Nkunku Cetak Gol Telat, AC Milan Imbang 1-1 di Fiorentina
Hasil Piala FA: Martinelli Hat-trick, Arsenal Hajar Portsmouth 4-1
Mauricio Souza Nilai Kartu Merah Bruno Tubarao Sudah Tepat, Tetapi Pertanyakan Ketegasan Wasit Terhadap Persib
Selebrasi Ice Cold Beckham Putra, Bojan Hodak: Untung Tidak Ada Fans Persija
Manchester United Pecat Ruben Amorim, Barcelona Ingin Permanenkan Marcus Rashford
Bawa Persib Tak Pernah Kalah dari Persija dan Juara Paruh Musim, Ini Kata Bojan Hodak