3 Klub Eropa yang Disokong oleh Pengusaha Asal China
BolaSkor.com - Warga keturunan China di seluruh dunia kerap menantikan Hari Raya Imlek. Hari itu merupakan satu di antara momen yang mereka nantikan setiap tahun.
Hari Raya Imlek merupakan perayaan tahun baru sesuai kalender orang-orang China. Biasanya, hari tersebut dirayakan pada awal tahun masehi.
Pada 2019, Hari Raya Imlek diselenggarakan pada tanggal 5 Februari. Biasanya, hari itu identik dengan hujan yang merupakan pertanda keberuntungan.
Baca Juga:
Kalah dari Bologna, Inter Milan Samai Catatan Buruk 63 Tahun
Hasil Kompetisi Eropa: Madrid Jaga Momentum, Inter Takluk dari Tim Zona Degradasi
Klub-klub sepak bola Eropa tidak ketinggalan merayakan Hari Raya Imlek. Bahkan tidak sedikit di antaranya yang mebuat jersey spesial untuk merayakannya.
Bukan tanpa alasan, tidak sedikit klub top Eropa yang disokong oleh pengusaha asal China. Kesebelasan mana sajakah yang menerima sokongan dari Negeri Tirai Bambu? Berikut ini adalah daftarnya:
Inter Milan
Konglomerat asal China, Grup Suning, membeli Inter Milan dari pengusaha Indonesia, Erick Thohir. Mereka menjadi pemilik saham mayoritas La Beneamata.
Bahkan, kini konsorsium asal China lain telah membeli sisa saham Thohir di Inter Milan. Putra keluarga Suning, Steven Zhang, menjadi Presiden I Nerazzurri.
Budi Prasetyo Harsono
5.618
Berita Terkait
Liverpool Bisa Tersenyum, Real Madrid Batalkan Rencana Rekrut Ibrahima Konate
Link Streaming Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, Live Sebentar Lagi
Ribuan Pesepak Bola Muda Ramaikan GMT Soccer Tournament 2025 di Kandang Persita Tangerang
Petinggi Liverpool Dukung Arne Slot, tapi Cemaskan Performa Mohamed Salah
Nostalgia - Identitas Merah-Putih Kejayaan Persija Jakarta
Robin van Persie dan 7 Pelatih yang Memberikan Debut kepada Anaknya
Detail Kesepakatan Persija dengan Rizky Ridho, soal Abroad hingga Tidak Dilepas ke Sesama Klub Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Super League 2025/2026 Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, Jumat 28 November 2025
Kolaborasi dengan Klub Malaysia, Langkah Persija Memperluas Jangkauan di ASEAN