3 Julukan yang Sempat Melekat pada Pelatih Anyar Timnas Indonesia Shin Tae-yong

Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, telah resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 31 Desember 2019
3 Julukan yang Sempat Melekat pada Pelatih Anyar Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Shin Tae-yong. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, telah resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia. Ia mendapatkan kontrak berdurasi empat tahun dari PSSI, sesuai yang diumumkan Sabtu (28/12).

Shin Tae-yong dipilih tak lepas dari catatan karier, terutama sebagai pelatih. Saat menangani Seongnam Ilhwa Chunma, Shin Tae-yong menghadirkan gelar juara dari Liga Champions Asia pada 2010 dan Piala FA Korea pada 2011.

Ia juga memimpin Timnas Korea Selatan di Olimpiade Rio 2016. Shin Tae-yong sempat menangani Timnas U-20 dan U-23 sebelum memimpin skuat senior Korea Selatan.

Baca Juga:

Indra Sjafri Benarkan Bantu Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

PSSI Jamin Gaji Shin Tae-yong Tak Akan Ditunggak seperti Luis Milla

Shin Tae-yong menghadirkan gelar juara EAFF E 1 2017 bersama skuat senior. Sebelum memimpin Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 di Rusia.

Sepanjang karier, termasuk sebagai pesepak bola sejumlah julukan atau gelar diperolehnya. Apa saja?

1. Fox of the Ground

Shin Tae-yong saat berbaju Seongnam Ilhwa Chunma. (Istimewa)

Julukan ini disandangnya sejak masih menjadi pesepak bola. Julukan ini masih kerap disinggung saat dirinya menjadi pelatih.

Fox of the Ground atau rubah tanah menyiratkan gaya permainannya. Sebagai pemain depan dengan posisi gelandang serang, Shin Tae-yong dianggap punya kecepatan, stabil, dan cerdas.

Ia juga pemain yang sangat baik dalam mendistribusikan bola sebagai playmaker.

2. One Man Club

Shin Tae-yong. (Istimewa)

Julukan ini diperoleh tak lepas dari kariernya sebagai pesepak bola di Korea Selatan. Status ini merujuk kiprahnya yang hanya membela satu klub di Korea Selatan.

Shin Tae-yong memperkuat Seongnam Ilhwa Chunma sejak 1992. Di musim pertama, Shin Tae-yong langsung mendapatkan pencapaian luar biasa.

Ia merasakan gelar Piala Liga 1992 dan menyandang sebagai Young Player of The Year serta masuk dalam Best XI K-League.

Di klub ini ia juga merasakan titel K-League 1 (1993, 1994, 1995, 2001, 2002, 2003), Liga Champions Asia (1995), Piala Super Asia (1996), Piala FA (1999), Piala Liga (2002, 2004), serta A3 Champions Cup (2004).

Adapun secara pribadi, ia kembali masuk Best XI (1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002, 2003). Juga menyandang status MVP (1995, 2001), serta top skorer (1996).

Itu sebelum menuju Australia untuk bergabung dengan Queensland Roar FC (saat ini Brisbane Roar) setelah gagal mendapatkan kontrak baru dari Seongnam Ilhwa Cheonma. Shin Tae-yong tak lama bermain di Queensland Roar FC, karena pada September 2005 pensiun usai cedera pergelangan kaki. Shin Tae-yong kemudian menjadi asisten pelatih.

3. Mourinho Korea

Shin Tae-yong saat menangani Seongnam. (Istimewa)

Shin Tae-yong sempat disebut sebagai Jose Mourinho Korea. Ia selalu percaya diri seperti Mourinho.

Dalam sebuah penghargaan, Mourinho sempat menilai dirinya sebagai seorang yang istimewa. Shin Tae-yong pun pernah mengatakan "Saya orangnya" setelah membawa Seongnam meraih gelar Liga Champions Asia 2010.

Shin Tae-yong Timnas Indonesia Korea selatan Trivia Sepak Bola Breaking News

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Manchester City vs Sunderland: Manfaatkan Kekalahan Arsenal
Prediksi Manchester City vs Sunderland di Premier League 2026/2027: cek link streaming, head-to-head, susunan pemain, kondisi tim, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Manchester City vs Sunderland: Manfaatkan Kekalahan Arsenal
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid: Misi Bungkam Tetangga
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid di LaLiga 2026/2027: simak skor, starting XI, head to head, kondisi pemain, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid: Misi Bungkam Tetangga
Liga Indonesia
Memori Kelam Persib Menghadapi Persijap
Persib Bandung punya memori kelam saat menghadapi Persijap. Musim lalu, Maung Bandung gagal menang dalam dua pertemuan.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
Memori Kelam Persib Menghadapi Persijap
Klasemen
Klasemen Sementara LaLiga 2026/2027 Setelah Barcelona Menang di Markas Sevilla
Klasemen sementara LaLiga 2026/2027 setelah Barcelona menang 3-1 atas Sevilla berkat hat-trick Raphinha dan kokoh di puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 20 September 2026
Klasemen Sementara LaLiga 2026/2027 Setelah Barcelona Menang di Markas Sevilla
Klasemen
Klasemen Sementara Serie A 2026/2027 Usai AS Roma dan Inter Imbang 2-2
Klasemen sementara Serie A 2026/2027 setelah AS Roma ditahan Inter Milan 2-2. Roma dan Inter sama-sama mengoleksi 13 poin.
Rizqi Ariandi - Minggu, 20 September 2026
Klasemen Sementara Serie A 2026/2027 Usai AS Roma dan Inter Imbang 2-2
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: AS Roma Ditahan Inter di Kandang, Barcelona Perpanjang Rekor Kemenangan
Rekap hasil Serie A dan LaLiga 2026/2027: AS Roma ditahan Inter Milan 2-2, sedangkan Barcelona menang 3-1 atas Sevilla.
Rizqi Ariandi - Minggu, 20 September 2026
Hasil Pertandingan: AS Roma Ditahan Inter di Kandang, Barcelona Perpanjang Rekor Kemenangan
Hasil akhir
Hasil Brighton vs Arsenal: Dibantai 3-0, The Gunners Telan Kekalahan Perdana
Hasil Brighton vs Arsenal berakhir 3-0. The Gunners tumbang pada pekan kelima Premier League 2026/2027 setelah tampil di bawah tekanan Brighton.
Johan Kristiandi - Sabtu, 19 September 2026
Hasil Brighton vs Arsenal: Dibantai 3-0, The Gunners Telan Kekalahan Perdana
Timnas
Jay Idzes Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Penggantinya?
Jay Idzes dipastikan absen membela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Intip 6 kandidat bek pengganti pilihan John Herdman di sini.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 19 September 2026
Jay Idzes Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Penggantinya?
Jadwal
Sedang Berlangsung, Ini Cara Menonton Persija vs Java United Secara Gratis
Link streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027. Saksikan laga yang sedang berlangsung via Indosiar dan Vidio.
Johan Kristiandi - Sabtu, 19 September 2026
Sedang Berlangsung, Ini Cara Menonton Persija vs Java United Secara Gratis
Bagikan