BolaSkor.com - Final Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel impian antara Spanyol dan Argentina di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB.
Pertemuan juara Euro 2024 melawan juara bertahan dunia ini diprediksi berlangsung sengit. Spanyol mengincar gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah, sedangkan Argentina berambisi mempertahankan mahkota sekaligus meraih trofi keempat mereka.
Baca Juga:
Argentina Era Scaloni Punya Rekor Mentereng Lawan Tim Eropa, Spanyol Jadi Korban Berikutnya?
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Spesial Marc Cucurella dan Enzo Fernandez
Di balik pertarungan dua raksasa tersebut, ada sejumlah duel individu yang berpotensi menentukan arah pertandingan.
Berikut tiga pertarungan paling menarik yang layak dinantikan.
3 Duel Kunci Spanyol vs Argentina
1. Aymeric Laporte vs Lionel Messi
Menghentikan Lionel Messi menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi lini belakang Spanyol.
Meski telah berusia 39 tahun, kapten Argentina itu masih tampil luar biasa. Messi memimpin daftar pencetak gol Piala Dunia 2026 dengan delapan gol, ditambah empat assist yang menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang turnamen.
Untuk meredam ancaman tersebut, Spanyol akan mengandalkan Aymeric Laporte. Bek tengah berpengalaman itu menjadi pemimpin lini pertahanan La Roja bersama Pau Cubarsi yang masih berusia 19 tahun.
Duet keduanya sukses membawa Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan. Jika Laporte mampu membatasi ruang gerak Messi, peluang La Roja mengangkat trofi akan semakin terbuka.
2. Rodri vs Enzo Fernandez
Pertarungan di lini tengah dipastikan menjadi salah satu penentu hasil akhir laga.
Rodri kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Kapten Spanyol itu telah mencatatkan 648 operan sukses dengan akurasi mencapai 93 persen, tertinggi sepanjang Piala Dunia 2026.
Tak hanya piawai mengatur tempo, Rodri juga menjadi pemain dengan jarak tempuh terbanyak di turnamen dan tampil dominan dalam memutus serangan lawan.
Di sisi lain, Enzo Fernandez menjadi motor permainan Argentina.
Gelandang Chelsea tersebut tampil tanpa lelah, memimpin Argentina dalam statistik perebutan bola dengan 43 kali merebut penguasaan dari lawan.
Enzo juga memiliki kebiasaan muncul pada momen-momen krusial. Ia mencetak gol kemenangan saat melawan Mesir di babak 16 besar dan gol penyeimbang spektakuler ketika Argentina bangkit mengalahkan Inggris di semifinal.
3. Lamine Yamal vs Nicolas Tagliafico
Lamine Yamal kembali menjadi harapan utama Spanyol di sektor sayap kanan.
Bintang muda Barcelona itu terus menunjukkan perkembangan sepanjang turnamen. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan menggiring bolanya beberapa kali menjadi pembeda, termasuk saat memaksa Prancis melakukan pelanggaran yang berujung penalti pada semifinal.
Namun, Yamal akan menghadapi lawan yang sangat berpengalaman.
Bek kiri berusia 33 tahun itu dikenal memiliki kemampuan bertahan satu lawan satu yang solid, disiplin dalam menjaga posisi, serta kaya pengalaman di laga-laga besar.
Pengalaman Tagliafico menghadapi pemain-pemain kelas dunia akan menjadi ujian tersendiri bagi Yamal yang berusaha membawa Spanyol meraih gelar dunia kedua.

