Trivia Sepak Bola
3 Bukti Kehebatan Steven Zhang dalam Memimpin Inter Milan
BolaSkor.com - Presiden Inter Milan, Steven Zhang, memang tidak terlalu banyak bicara ke publik, seperti beberapa pemilik tim lainnya. Meski demikian, pria 31 tahun itu tetap punya peran sentral di balik keberhasilan Inter.
Steven Zhang merupakan putra pemilik Inter, Zhang Jindong. Keduanya adalah petinggi Suning yang berbasis di China.
Baca juga:
Nostalgia: Ketika Antonio Conte dan Arturo Vidal Jadi Judas di Derby d'Italia
Hasil Pertandingan: Inter Milan Menjauh dari Juventus, Derby Madrid Berakhir Imbang
Zhang mendapatkan kepercayaan menjadi presiden Inter pada 2018 menggantikan Erick Thohir. Ketika itu, usianya baru 26 tahun. Zhang pun menjadi presiden termuda dalam sejarah Nerazzurri.
Dengan berbekal pendidikan ekonomi yang dimilikinya, Steven Zhang membangun kembali kejayaan Inter Milan. Saat ini, Inter memimpin klasemen Serie A dan lolos babak grup Liga Champions 2023-2024.
Apa yang dilakukan Steven Zhang di Inter Milan memang layak mendapatkan acungan jempol. Berikut ini adalah tiga kehebatan Steven Zhang dalam memimpin Inter.
Melakukan Perombakan Besar
Sejak menjadi presiden Inter, Steven Zhang memiliki visi dan misi yang jelas. Ia memulainya dengan melakukan perombakan besar-besaran pada struktur manejemen.
Zhang memilih para profesional untuk menduduki posisi penting dalam manajemen Inter. Hal itu dilakukan demi kepentingan bisnis Nerazzurri agar menuju arah yang lebih baik.
Selain itu, Zhang juga menunjuk Giuseppe Marotta sebagai CEO baru Inter Milan. Keberadaan Marotta sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan klub, termasuk di bursa transfer.
Marotta yang punya segudang pengalaman, termasuk membawa Juventus berjaya di Serie A, berhasil memperkuat tim tanpa mengeluarkan banyak biaya.
Tidak Ikut Campur pada Aspek Olahraga
Kehebatan lain yang ada dalam diri Steven Zhang adalah dengan tidak terlibat pada sektor olahraga. Ia mempercayakannya kepada Marotta yang memang sudah berpengalaman.
Dengan begitu, tidak ada keputusan yang berdasarkan suka atau tidak suka dari Zhang. Contohnya adalah di bursa transfer. Pemain yang bergabung berasal dari keinginan pelatih dan juga direktur olahraga.
Zhang memilih fokus mencari cara agar Inter meraih pendapatan yang besar. Hal itu sangat diperlukan jika Nerazzurri ingin bersaing tidak hanya level domestik, tetapi juga Eropa.
Hasilnya pun mulai terasa. Selama Zhang memimpin, Inter telah meraih semua gelar di Italia. Selain itu, La Beneamata juga mencapai final Liga Champions pada tahun lalu.
Mencetak Keuntungan
Satu di antara keberhasilan Zhang dalam memimpin Inter Milan adalah mencatatkan keuntungan. Jumlahnya terbilang besar untuk klub Italia.
Meskipun saat ini Suning sedang mengalami kesulitan keuangan, tetapi Zhang tetap membuat Inter membaik secara finansial.
View this post on Instagram
Pada 2019, Inter mencatatkan keuntungan hingga 417 juta euro. Sayangnya, gelombang pandemi membuat Inter kembali tertatih.
Zhang juga berani mengambil langkah besar demi menciptakan keuntungan. Satu di antaranya adalah keputusan meninggalkan Giuseppe Meazza demi membangun stadion sendiri. Rencananya, stadion tersebut akan mulai dibangun pada tahun ini.
Johan Kristiandi
18.341
Berita Terkait
Prediksi dan Statistik Wolves vs Chelsea: Mumpung Lawan Sedang Limbung
IIMS 2026 Diwarnai Beragam Inovasi, Termasuk Peluncuran Produk Baru dan Turnamen Padel
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Mallorca: Awas Ditikung Real Madrid!
Prediksi dan Statistik Arsenal vs Sunderland: Kans The Gunners Memperlebar Jarak
Prediksi dan Statistik Manchester United vs Tottenham Hotspur: The Red Devils Memburu Empat Kemenangan Beruntun
Cyrus Margono Antusias Perkuat Persija Jakarta
Cyrus Margono Dikontrak 2,5 Tahun, Bagian Proyek Jangka Panjang Persija
ASIOP Luncurkan Jersey dan Bus Terbaru untuk Musim 2026
Hasil Badminton Asia Championships 2026: Tim Putra dan Putri Indonesia Kompak ke Semifinal
Proliga 2026: Kans ke Final Four Terbuka, Bandung bjb Tandamata Harus Kalahkan JEP