Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Alternatif Lini Depan Juventus Vs Chelsea Pasca Cederanya Dybala dan Morata

Juventus akan menjamu Chelsea di Liga Champions dalam kondisi pincang.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 27 September 2021
3 Alternatif Lini Depan Juventus Vs Chelsea Pasca Cederanya Dybala dan Morata
Federico Chiesa menghibur Paulo Dybala (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Masalah seolah tidak pernah berhenti menerjang Juventus di musim 2021-2022. Selepas kepergian Cristiano Ronaldo, Il Bianconeri masih mencari konsistensi bermain setelah sempat berada dekat zona degradasi di awal musim Serie A.

Titik balik kebangkitan Juve sudah dimulai pada 15 September lalu. La Vecchia Signora menang 3-0 atas Malmo di Liga Champions yang dilanjutkan hasil imbang melawan AC Milan (1-1), dan dua kemenangan beruntun atas Spezia (3-2) dan Sampdoria (3-2).

Pertahanan Juventus masih terlihat rapuh di laga-laga tersebut, akan tapi kepercayaan diri akan momentum itu berlanjut. Sayangnya, dalam momentum bagus itu tim arahan Massimiliano Allegri mendapatkan kabar buruk.

Baca Juga:

Analisis - Manchester City Ciptakan 'Sangkar Burung' untuk Chelsea

Tragis, Pemain Chelsea Kehilangan Medali Juara Liga Champions

Juventus 3-2 Sampdoria: Bianconeri Lanjutkan Tren Positif

Paulo Dybala cedera

Dua penyerang mereka Alvaro Morata dan Paulo Dybala cedera kala bertanding melawan Sampdoria. Allegri mengonfirmasinya jelang laga kedua grup H melawan Chelsea di Juventus Stadium, Kamis (30/09) pukul 02.00 dini hari WIB.

“Mereka (Dybala dan Morata) tidak akan (bermain) melawan Chelsea atau Torino. Setelah derby akan ada jeda, kami berharap mereka bisa pulih setelah jeda," tutur Allegri soal kondisi Morata dan Dybala dikutip dari Sky Sports.

"Ini adalah bagian dari musim. Sekarang itu terjadi pada kami, kemudian, itu akan terjadi pada pemain lain. Itu bagian dari permainan. Anda harus pandai memainkan permainan ini bahkan dengan pemain yang absen."

The show must go on. Juventus akan melawan tim arahan Thomas Tuchel tanpa keduanya yang tengah rajin mencetak gol. Lantas, alternatif taktik apa yang dapat digunakan Allegri untuk mengisi absennya kedua pemain tersebut?

1. 4-4-1-1 (Moise Kean Sebagai Ujung Tombak)

Allegri belakangan kerap menerapkan formasi 4-4-2 dengan menjadikan Dybala dan Morata sebagai duet di lini depan. Tanpa keduanya Allegri dapat mengandalkan Moise Kean sebagai ujung tombak pada taktik 4-4-1-1.

Kean baru mencetak satu gol dari lima laga yang sudah dimainkan di seluruh kompetisi. Laga melawan Chelsea bisa jadi kans untuknya memperlihatkan kualitasnya.

Produk akademi Juventus berusia 21 tahun dapat ditopang oleh pergerakan Federico Chiesa atau Dejan Kulusevski di belakangnya.

2. 4-2-3-1 (False Nine)

Formasi dengan false nine atau penyerang semu di lini depan bisa jadi salah satu opsi Allegri. Skuad terkini ideal untuk memainkannya dengan taktik 4-2-3-1 dan ada dua pivot (gelandang jangkar) di lini tengah, satu gelandang serang serta dua penyerang sayap.

Posisi false nine itu ditempati oleh Federico Chiesa. Pemain berusia 23 tahun dapat berperan sebagai winger, penyerang kedua, hingga false nine jika dibutuhkan. Pergerakannya yang sulit dikawal dapat menarik atensi lini belakang Chelsea.

Di belakang Chiesa dua posisi sayap dapat ditempati Kulusevski dan Federico Chiesa, Aaron Ramsey atau Manuel Locatelli pada posisi gelandang serang dan Rodrigo Bentancur hingga Weston McKennie menjadi pivot.

3. 4-4-1-1 (Mainkan Marco Da Graca)

Marco Da Graca

Dalam situasi cedera pemain seperti Juventus maka itu jadi kans bagi pemain-pemain muda unjuk gigi. Produk akademi selalu jadi solusi untuk menutupi celah itu dan jadi pilihan ideal bagi pelatih.

Juventus menyertakan Marco Da Graca (19 tahun) dan Leonardo Cerri (18 tahun) dalam skuad tim di Liga Champions. Da Graca dipromosikan ke tim utama dan diberi kontrak atas performa bagusnya di primavera (U-19).

Da Graca menorehkan 15 gol dari hanya 17 laga liga di sana, rata-rata satu gol setiap 65 menit ia tampil bertanding.

Liga Champions sering menjadi ajang pemain-pemain muda bersinar. Da Graca dapat memanfaatkannya jika diberi kans tampil oleh Allegri.

Breaking News Juventus Chelsea Liga Champions Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Atletico Madrid: Adu Hebat Dua Filosofi Berbeda
Prediksi Manchester City vs Atletico Madrid di Seoul World Cup Stadium, Minggu 9 Agustus 2026. Simak jadwal, statistik, H2H, susunan pemain, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Atletico Madrid: Adu Hebat Dua Filosofi Berbeda
Spanyol
4 Peraturan Ketat Jose Mourinho di Real Madrid: Terlambat Dapat Hukuman Berat
Jose Mourinho menerapkan empat aturan ketat di Real Madrid, mulai dari makanan, disiplin waktu, pemulihan cedera hingga makan bersama. Simak detailnya.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
4 Peraturan Ketat Jose Mourinho di Real Madrid: Terlambat Dapat Hukuman Berat
Inggris
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester United vs PSG, Live Sabtu (8/8) Pukul 22.00 WIB
Cara menonton Manchester United vs PSG di Ullevi Stadium, Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB. Simak link streaming dan informasi siaran langsungnya.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester United vs PSG, Live Sabtu (8/8) Pukul 22.00 WIB
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Ferencvaros vs Real Madrid, Live Minggu (9/8) Pukul 00.00 WIB
Cara menonton dan link streaming Ferencvaros vs Real Madrid di Groupama Arena, Minggu 9 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB. Simak informasi siaran langsungnya.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Ferencvaros vs Real Madrid, Live Minggu (9/8) Pukul 00.00 WIB
Prediksi
Prediksi dan Statistik Udinese vs Barcelona: Ujian di Turnamen Segitiga
Prediksi Udinese vs Barcelona di Bluenergy Stadium, Minggu 9 Agustus 2026 pukul 03.00 WIB. Simak statistik, H2H, susunan pemain, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Udinese vs Barcelona: Ujian di Turnamen Segitiga
Liga Indonesia
Tak Hanya Melahirkan Juara Baru, Piala Presiden 2026 Bikin Hotel, UMKM hingga Kuliner Ketiban Berkah
Cerita Piala Presiden tahun ini ternyata tidak berhenti pada siapa yang mengangkat trofi
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 08 Agustus 2026
Tak Hanya Melahirkan Juara Baru, Piala Presiden 2026 Bikin Hotel, UMKM hingga Kuliner Ketiban Berkah
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Chelsea vs AC Milan Secara Gratis, Live Pukul 19.00 WIB
Cara menonton Chelsea vs AC Milan di Jakarta, Sabtu (8/8) pukul 19.00 WIB. Simak siaran langsung TVRI Nasional, TVRI Sport, dan link streaming Vidio.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Chelsea vs AC Milan Secara Gratis, Live Pukul 19.00 WIB
Timnas
3 Kontroversi Wasit Singapura vs Indonesia: Pembatalan Kartu Merah hingga Membiarkan Back-pass
3 kontroversi mewarnai laga Singapura vs Indonesia di Piala AFF 2026, dari pembatalan kartu merah hingga dugaan pelanggaran back-pass.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Kontroversi Wasit Singapura vs Indonesia: Pembatalan Kartu Merah hingga Membiarkan Back-pass
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ferencvaros vs Real Madrid: Jose Mourinho Mencari Racikan Terbaik
Prediksi Ferencvaros vs Real Madrid di Groupama Arena, Minggu (9/8) pukul 00.00 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, statistik, dan H2H.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Ferencvaros vs Real Madrid: Jose Mourinho Mencari Racikan Terbaik
Lainnya
Lanjutkan Tradisi 22 Tahun, Surabaya Kembali Jadi Titik Awal Perjalanan DBL
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 secara resmi dimulai dari Kota Surabaya sebagai tuan rumah seri pembuka East Java-North.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 08 Agustus 2026
Lanjutkan Tradisi 22 Tahun, Surabaya Kembali Jadi Titik Awal Perjalanan DBL
Bagikan