Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Alasan yang Bisa Membuat Lionel Messi Hengkang dari Barcelona

Lionel Messi kabarnya sudah tidak betah di Barcelona dan ingin hengkang.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Jumat, 07 Februari 2020
3 Alasan yang Bisa Membuat Lionel Messi Hengkang dari Barcelona
Quique Setien dan Lionel Messi (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kapten sekaligus megabintang Barcelona, Lionel Messi, saat ini tengah dihantui cobaan berat pada musim 2019-2020. Barcelona bersamanya seperti kehilangan taji.

Barcelona memang memastikan tiket babak 16 besar Liga Champions. Namun di kancah domestik, Barcelona kesulitan meraih kemenangan.

Sampai-sampai, Barcelona secara mengejutkan memecat Ernesto Valverde dan menggantikannya dengan Quique Setien. Di tangan Setien, Barcelona tetap kewalahan.

Blaugrana kini menduduki posisi kedua klasemen sementara LaLiga Spanyol dengan 46 poin. Selisih tiga angka dari Real Madrid di posisi puncak klasemen.

Baca Juga:

3 Alasan RB Leipzig Bisa Kejutkan Bayern Munchen di Allianz Arena

Cristiano Ronaldo dan 5 Pemain Termahal pada Usia 35 Tahun atau Lebih

Liverpool Berpeluang Lalui Rekor 4 Tim Juara Premier League di Kala Musim Belum Berakhir

Barcelona
Barcelona. (Twitter)

Ditambah, Barcelona terdepak dari Copa Del Rey musim ini, usai dikalahkan Athletico Bilbao 0-1, pada laga perempat final di Stadion San Mames, Jumat (7/2) dini hari WIB.

Messi kabarnya sudah tidak betah di Barcelona dan ingin hengkang. Kontrak ayah tiga orang anak itu saat ini berlaku hingga 2021. Ia belum mendapat perpanjangan kontrak baru dari Barcelona.

Berikut 3 alasan yang bisa membuat Messi hengkang dari Barcelona, berdasarkan analisa BolaSkor.com:

1. Pertikaian Messi dengan Eric Abidal

Lionel Messi dan Eric Abidal
Lionel Messi dan Eric Abidal. (Zimbio)

Eric Abidal selaku Direktur Olahraga Barcelona bertikai dengan Messi. Messi yang merasa tersinggung dengan ucapan Abidal yang secara tidak langsung menyalahkan para pemain atas kurang bagusnya performa di lapangan hijau.

"Banyak pemain tidak puas atau tidak mau kerja keras sehingga terjadi masalah komunikasi di ruang ganti pemain," ujar Abidal dalam sebuah wawancara belum lama ini.

Messi yang merasa tidak senang disalahkan oleh mantan rekannya itupun langsung memberikan tanggapan yang sangat serius. Messi merasa tidak pernah terlibat dalam skema pemecatan manajer Valverde. Ia justru mendukung manajer yang berhasil mengembalikan kejayaan La Liga kembali ke Camp Nou di dua musim terakhir untuk dipertahankan.

"Mereka yang bertanggung jawab atas urusan olahraga harus berani bertanggung jawab, dan yang terpenting mengakui keputusan yang diambil. Ketika anda bicara soal pemain, anda harus menyebutkan nama. Karena jika tidak, anda akan menodai nama semua orang dan membuat rumor yang tidak berdasar," balas Messi.

2. Messi Bisa Tergiur Tantangan Baru di Manchester City

Lionel Messi
Lionel Messi. (Zimbio)

Berseragam Barcelona sejak umur 14 tahun akan menimbulkan rasa bosan dan jenuh pastinya bagi Messi. Mungkin rasa ingin membela klub lain ada dalam pikiran Messi.

Hal tersebut terbukti di tahun 2017, saat Messi dan ayahnya tersandung kasus penggelapan pajak. Pada saat itu, Messi dikabarkan menemui Josep Guardiola, mantan pelatih Barcelona, yang sudah menjabat sebagai manajer Manchester City.

Kini, sang megabintang dikabarkan akan merapat ke Manchester City. Guardiola sudah memberikan kode dan pintu terbuka untuk Messi.

3. Memikul Beban Sendirian di Barcelona

Lionel Messi
Lionel Messi. (Zimbio)

Messi saat ini memikul beban yang sangat berat. Ia selalu menjadi pusat perhatian tunggal ketika Barcelona meraih kesuksesan ataupun kegagalan.

Di usia yang tidak muda lagi, Messi menjadi harapan. Bisa dikatakan siapapun manajer Barcelona, ketika mengalami kebuntuan pada saat pertandingan, yang diharapkan pasti skill dari Messi.

Penulis: Riyan Rizky R.

Barcelona Lionel Messi Breaking News Trivia Sepak Bola

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Sejarah Baru! Untuk Pertama Kalinya Pemenang Piala Dunia 2026 Akan Terima Cincin Juara
Piala Dunia 2026 akan menghadirkan tradisi baru yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah turnamen.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Sejarah Baru! Untuk Pertama Kalinya Pemenang Piala Dunia 2026 Akan Terima Cincin Juara
Piala Dunia
FIFA Tunjuk Slavko Vincic Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
FIFA resmi menunjuk wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, untuk memimpin final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
FIFA Tunjuk Slavko Vincic Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
Prediksi
Prediksi dan Statistik Prancis vs Inggris: Pertaruhan Harga Diri
Prediksi Prancis vs Inggris di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak head to head, statistik, kabar tim, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Prancis vs Inggris: Pertaruhan Harga Diri
Ragam
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Pertandingan perebutan tempat ketiga tetap memiliki sejarah panjang dan sejumlah arti penting, baik bagi tim maupun pemain yang terlibat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Spanyol
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Presiden LaLiga Javier Tebas menyebut musim 2025/2026 sebagai salah satu periode paling sukses dalam sejarah.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Bagikan