3 Alasan Vinicius Layak Jadi Starter di Real Madrid ketimbang Bale

Vinicius Junior sudah layak jadi starter di Madrid ketimbang Bale.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 05 November 2018
3 Alasan Vinicius Layak Jadi Starter di Real Madrid ketimbang Bale
Vinicius Junior sedang mendribel bola (ZImbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Santiago Solari tengah membangun momentum di Real Madrid melalui dua kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Hasil-hasil positif itu sangat berharga usai kekalahan telak 1-5 di Clasico melawan Barcelona dan dipecatnya Julen Lopetegui sebagai pelatih El Real.

Di tengah momentum kebangkitan Madrid, Solari sudah mempelajari betapa sulitnya menjadi pelatih Madrid kala melawan Real Valladolid akhir pekan lalu di LaLiga. Madrid memang menang 2-0, tapi, dua gol itu tercipta jelang akhir laga melalui gol bunuh diri Kiko Olivas dan penalti Sergio Ramos.

Kedua momen itu tercipta sejak wonderkid Brasil berusia 18 tahun, Vinicius Junior bermain di babak kedua dari bangku cadangan. Gol bunuh diri Olivas dipicu pergerakan lincah Vinicius pasca melewati tiga pemain Valladolid, lalu menendang bola dan mengenai tubuh Olivas hingga berbelok ke gawangnya sendiri.

"Saya memberitahu dia untuk tampil berani dan tidak ragu melewati pemain lawan, dan dia tahu apa yang harus dilakukan. Saya juga memintanya untuk bantu pertahanan, sesuatu yang harus diberitahukan pada dia,” tutur Solari pasca laga memberitahukan apa yang dibicarakannya kepada Vinicius.

Solari sudah melakukan hal yang tidak berani dilakukan oleh Lopetegui dengan memainkan Vinicius. Kini pertanyaannya, “Dapatkah Solari mencadangkan Gareth Bale dan memainkan Vinicius sebagai starter?” Fakta telah berbicara, penampilan Bale tengah menurun drastis dan publik Santiago Bernabeu mengetahui itu, hingga menyiulinya kala melawan Valladolid.
Fans Madrid tidak salah. Vinicius memang layak dipilih sebagai starter ketimbang Bale dengan pertimbangan berikut ini:

1. Performa Sedang Bagus

Dimainkan di dua laga terakhir, Vinicius sudah memberi kontribusi besar: dua assists dan terlibat langsung atas gol pertama Madrid kontra Valladolid. Dua assists itu tercipta ketika Madrid menang 4-0 melawan Melilla di leg satu 32 besar Copa del Rey dan Vinicius menjadi starter di pertandingan tersebut.

Kepercayaan dirinya tengah meningkat dan performanya sedang bagus. Sementara Bale performanya tengah menurun dan tampak terlihat mengalami krisis kepercayaan diri, siulan dari fans juga memperparahnya. Jadi, tunggu apalagi, Solari?

2. Trik Bermain yang Tidak Bisa Diperagakan Bale

Vinicius punya kemampuan yang tidak akan bisa ditiru Bale dan kemampuan itu sudah menjadi ciri khas pemain dari Negeri Samba, Brasil. Gaya main ala ginga Vinicius merupakan elemen penting yang dapat mengangkat permainan Madrid, ketimbang Bale yang cenderung ‘kaku’ dan direct (langsung) dalam permainannya.

Pemain seperti Vinicius itulah yang dapat meningkatkan gairah bermain Madrid dan juga menambah antusiasme fans menyaksikan pertandingan. Contoh sederhananya bisa dilihat kontra Valladolid. Bale tidak akan bisa melakukan hal yang dilakukan Vinicius: mendribel bola dengan triknya dan melewati satu-tiga pemain lawan.

3. Tanpa Beban

Raut wajah dan ekspresi Bale sudah memperlihatkan dengan jelas bahwa ia sedang berada dalam tekanan tinggi untuk memenuhi tuntutan fans. Performa Bale yang sedang menurun sama sekali tidak membantunya. Dalam kondisi itu, akan lebih baik bagi Solari mencadangkannya dan tidak memaksanya bermain hanya karena dia pemain berkualitas, bintang yang digadang-gadang sebagai penerus Cristiano Ronaldo.

Alhasil, opsi terbaik dalam kondisi itu adalah memainkan Vinicius. Usianya memang baru berusia 18 tahun, tapi, justru karena faktor itulah Vinicius dapat bermain tanpa beban hingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Plus, permainan Vinicius belum terbaca oleh lawan-lawan Madrid karena baru datang di musim panas ini dari Flamengo.

Breaking News Trivia Sepak Bola Real Madrid Vinicius Junior Gareth Bale Santiago Solari (Argentina)

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Dua Penyerang Muda Real Madrid Tampil Bagus, Jose Mourinho Pusing
Endrick dan Carlos Espi mencetak gol saat Real Madrid comeback 4-3 atas AS Roma. Jose Mourinho kini menghadapi dilema di lini depan.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Dua Penyerang Muda Real Madrid Tampil Bagus, Jose Mourinho Pusing
Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Mariano Peralta buka suara soal jadwal padat Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Tak mau mengeluh, striker asal Argentina itu siap bermain setiap tiga hari dan mengisi berbagai posisi di lini serang!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Prediksi Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan link streaming pertandingan!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Bagikan