3 Alasan Timnas Sepak Bola Negara Asia Tenggara 'Demam Kpop'

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi meminang eks Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA), Kim Pan-gon.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 26 Januari 2022
3 Alasan Timnas Sepak Bola Negara Asia Tenggara 'Demam Kpop'
Park Hang-seo, Shin Tae-yong, dan Kim Pan-gon. (BolaSkor.com/Aji Wandi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi meminang eks Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA), Kim Pan-gon menjadi pelatih timnas Malaysia.

Kim Pan-gon dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan. Ia akan membawa 4 asisten ke Harimau Malaya.

Kehadiran Kim Pan-gon membuat 'demam K-Pop' di Asia Tenggara. Sebelumnya, dua pelatih asal Korea Selatan lebih dahulu menjadi pelatih tim nasional di Asia Tenggara.

Baca Juga:

Kim Pan-gon Ungkap Alasan Menerima Jabatan Pelatih Malaysia

Kim Pan-gon Pernah Tak Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Korsel

Kim Pan-gon
Kim Pan-gon. (KFA)

Pertama adalah Park Hang-seo yang berhasil membawa kejayaan bagi timnas Vietnam. Kedua tentu saja Shin Tae-yong yang sedang berproses bersama Timnas Indonesia.

'Demam Kpop' akan semakin terasa jika Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menunjuk eks pelatih timnas Korea Selatan U-23, Kim Hak-bum. Saat ini Kim Hak-bum masuk kandidat pelatih timnas Singapura bersaing dengan Luis Milla.

Lalu mengapa negara-negara Asia Tenggara memilih pelatih asal Korea Selatan? Berikut ulasannya menurut analisis BolaSkor.com:

1. Ingin Tiru Kesuksesan Park Hang-seo

Vietnam
Timnas Vietnam mengalahkan Malaysia 3-0 d Piala AFF 2020. (VFF)

Tidak bisa dipungkiri keberhasilan Park Hang-seo membangun sepak bola Vietnam membuat negara Asia Tenggara lainnya iri.

Park Hang-seo berhasil membawa Vietnam U-23 menjadi runner-up Piala Asia U-23 2018 lalu. Lalu Vietnam U-23 dibawa meraih posisi keempat Asian Games 2018.

Di penghujung tahun 2018, Park Hang-seo berhasil buat The Golden Stars menjadi juara Piala AFF. Lalu membawa Vietnam menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang melaju ke perempat final Piala Asia 2019.

Tak sampai di situ, Vietnam terus menunjukkan keberhasilannya di bawah asuhan Park Hang-seo. The Golden Stars melaju ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

2. Etos Kerja

Shin Tae-yong
Achmad Figo diajari streching dengan benar. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)

Peatih negara-negara Asia Timur seperti Korea Selatan, mempunyai etos kerja jempolan. Ketelitiannya tak perlu diragukan.

Contoh Shin Tae-yong yang membangun Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu tak mengajari para pemain Skuat Garuda mulai dari teknik dasar sepak bola sampai urusan gizi makanan.

Tak ayal meski sedang berproses, Timnas Indonesia kini dihuni para pemain muda dengan rata-rata usai 23,8 tahun. Berkahnya sudah dirasakan di Piala AF F 2020, dengan skuat muda berhasil menjadi runner-up.

3. Korea Selatan Negara Maju Sepak Bola

Korea Selatan
Korea Selatan kalahkan Jerman. (AFP)

Korea Selatan menjadi negara maju Sepak bola Asia selain Jepang. Tak ayal banyak pelatih hingga pemain yang memiliki kemampuan kelas wahid.

Negeri Ginseng menjadi satu-satunya negara Asia yang mampu melaju ke semifinal Piala Dunia sejauh ini. Bahkan, timnas Korea Selatan di bawah asuhan Shin Tae-yong pernah mempermalukan juara bertahan Jerman di Piala Dunia 2018 dengan skor 2-0.

Timnas Indonesia Malaysia Timnas malaysia Timnas vietnam Vietnam Shin Tae-yong Park Hang-seo Kim Pan-gon Trivia Sepak Bola Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Enggan Remehkan Java United, Shin Tae-yong Pede Bawa Persija Menang
Shin Tae-yong enggan remehkan Java United jelang laga Super League. Persija siap manfaatkan situasi lawan demi mengamankan kemenangan.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Enggan Remehkan Java United, Shin Tae-yong Pede Bawa Persija Menang
Timnas
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
PSSI merilis daftar 23 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Rizky Ridho masuk skuad, sementara Beckham Putra dan Eliano Reijnders dicoret.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
Timnas
Daftar Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Ada Pemain Liga 2
Intip daftar 55 pemain sementara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Ada nama baru dari Liga 2 hingga kabar absennya Jay Idzes.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Daftar Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Ada Pemain Liga 2
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Sakit Hati Persija Terusir dari Jakarta
Coach Shin Tae-yong merasa sakit hati dan sedih karena Persija Jakarta terusir ke Bali saat lawan Java United tanpa dukungan The Jakmania.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Shin Tae-yong Sakit Hati Persija Terusir dari Jakarta
Timnas
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Simak cara beli tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Kita Garuda, lengkap dengan harga tiket mulai Rp100 ribu dan jadwal pertandingannya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komdis PSSI berupa larangan dua laga kandang dan denda total Rp130 juta.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Bagikan