Trivia Sepak Bola

3 Alasan Prancis Akan Jadi Juara Euro 2024

Apa saja tiga alasan Prancis akan jadi juara Euro 2024?
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 10 Juni 2024
3 Alasan Prancis Akan Jadi Juara Euro 2024
Timnas Prancis (X)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tim nasional Prancis menjadi satu di antara favorit pada Euro 2024 Jerman. Prediksi tersebut tidak keliru karena Les Bleus memang punya sejumlah kelebihan dibanding tim lainnya. Berikut ini adalah tiga alasan Prancis akan jadi juara Euro 2024.

Timnas Prancis mengusung misi menjadi juara Euro 2024. Pada fase pertama, Kylian Mbappe dan kawan-kawan harus mengatasi persaingan di Grup D. Prancis akan bersaing dengan Belanda, Polandia, dan Austria.

Baca Juga:

5 Calon Pencetak Gol Terbanyak Euro 2024

Euro 2024: Italia Harus Bawa Nicolo Barella Meskipun Belum Pulih

Belum Fit Jelang Euro 2024, Luke Shaw Salahkan Staf Medis Manchester United

Prancis diunggulkan menjadi jawara pada babak grup. Bahkan, Prancis diprediksi bisa mencapai laga puncak dan menjadi juara.

Berikut ini adalah tiga alasan kenapa Prancis akan jadi pemenang Euro 2024.

Pemain Bintang Lima

Alasan pertama tentunya adalah materi pemain Prancis yang bertabur bintang. Prancis punya banyak pemain level tertinggi pada setiap lini.

Pada barisan penjaga gawang, Prancis diprediksi akan mengandalkan Mike Maignan. Aksi Maignan bersama AC Milan pada musim ini terbilang stabil. Ia beberapa kali menorehkan penyelamatan gemilang.

Barisan pertahanan Prancis juga dihuni seabrek pemain bintang. Jonathan Claus, Theo Hernandez, Ibrahima Konate, Jules Kounde, Ferland Mendy, Benjamin Pavard, William Saliba, dan Dayot Upamecano adalah pemain yang membuat pertahanan Prancis menjadi yang termewah pada Euro kali ini.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Beralih ke lini kedua, Prancis menggabungkan pemain berpengalaman dengan bintang muda. Duo Real Madrid, Eduardo Camavinga dan Aurelien Tchouameni adalah dua pemain muda yang sudah punya banyak pengalaman.

Selain itu, Prancis juga memanggil kembali N'Golo Kante. Kehadiran Kante bisa membuat sektor tengah Prancis lebih berwarna. Apalagi, masih ada beberapa nama lainnya, seperti Adrien Rabiot, Antoine Griezmann, Youssouf Fofana, dan Warren Zaire-Emery.

Untuk urusan mencetak gol, Kylian Mbappe tentu masih jadi andalan utama. Namun, Prancis juga punya sejumlah striker tajam lainnya dalam diri Ousmane Dembele, Olivier Giroud, Marcus Thuram, Randal Kolo Muani, Kingsley Coman, dan Bradley Barcola.

Keberadaan Didier Deschamps di Balik Kemudi

Alasan kedua adalah keberadaan Didier Deschamps. Ia adalah satu di antara pelatih terbaik pada level tim nasional yang ada saat ini.

Deschamps semakin matang dalam menukangi Prancis. Bagaimana tidak, ia sudah menjadi arsitek Prancis sejak awal Juli 2012.

Deschamps dikenal sebagai pelatih yang jago pada ajang turnamen. Buktinya adalah trofi Piala Dunia yang diraih pada 2018. Selain itu, ia juga membawa Prancis juara UEFA Nations League.

Pada level klub, Deschamps juga mahir dalam kompetisi gugur. Ia empat kali jadi juara Piala Prancis bersama dua klub berbeda, yakni Olympique Marseille (3) dan AS Monaco (1).

Satu di antara kelebihan lainnya adalah kemampuan Deschamps membangun tim dengan materi banyak pemain level wahid. Ia berhasil memiliki tim yang seimbang dan tidak ada pemain yang bertindak sesuka hati karena merasa paling bersinar.

Menebus Kegagalan pada Piala Dunia 2022

Prancis datang ke Jerman dengan ambisi tinggi. Apalagi, sebelumnya Prancis gagal menjadi juara dunia pada 2022 setelah dikalahkan Argentina di laga puncak.

Kegagalan itu tentunya ingin ditebus pada Euro 2024. Terlebih, Prancis sudah lama tidak jadi juara di Eropa.

Prancis terakhir kali menjadi pemenang pada Euro 2000. Pada laga final, Prancis menumbangkan Italia dengan kemenangan tipis 2-1.

Trofi Euro juga akan melengkapi lemari penyimpanan sejumlah pemain yang sebelumnya sudah berhasil menjadi juara pada Piala Dunia 2018.

Timnas Prancis Breaking News Euro 2024 Kylian Mbappe Didier dechamps Trivia Sepak Bola
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.390

Berita Terkait

MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Italia
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Inter Milan terus memburu Nico Paz pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, Real Madrid dan Como masih memegang peran penting dalam menentukan masa depan gelandang muda asal Argentina tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Liga Indonesia
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Persib Bandung bersiap kembali membuat gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain level dunia ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Hasil Piala Dunia 2026 Grup B: Swiss sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Kanada, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga asa lolos dan Qatar finis di dasar klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Bagikan