3 Alasan Mengapa Solskjaer Harus Digantikan di Manchester United

Manchester United sudah seharusnya mulai memikirkan pengganti Ole Gunnar Solskjaer.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 05 Oktober 2021
3 Alasan Mengapa Solskjaer Harus Digantikan di Manchester United
Ole Gunnar Solskjaer (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tidak ada perkembangan signifikan dari permainan Manchester United di awal musim 2021-2022 ini. Sempat tampil gemilang melawan Leeds United, Red Devils setelahnya melalui periode inkonsistensi bermain.

Satu demi satu hasil laga mengarahkan sorotan kepada Solskjaer. Usai kalah dari Young Boys di Liga Champions (1-2), lalu tersingkir prematur di Piala Liga oleh West Ham United (0-1) di Old Trafford, United menelan kekalahan pertama di liga saat kalah dari Aston Villa (0-1).

Hasil laga terakhir sebelum jeda internasional juga mengecewakan, skor imbang 1-1 saat melawan Everton di Old Trafford. Kering gol dan inkonsistensi itu tidak sesuai ekspektasi setelah belanja besar-besaran pemain klub musim panas ini.

Kendati demikian Ole Gunnar Solskjaer tak bergeming dan menilai direksi masih mendukungnya (terkait isu pemecatan).

Baca Juga:

Solskjaer Mengecewakan, Manchester United Jatuh Hati kepada Gareth Southgate

Sir Alex Ferguson Kritik Keputusan Solskjaer Cadangkan Cristiano Ronaldo

Jadwal Mengerikan Manchester United dalam 10 Pertandingan ke Depan

“Itu pertanyaan yang sama yang ditanyakan setelah Rabu malam (dukungan direksi). Saya sangat yakin bahwa kami akan mendapatkan yang terbaik dari skuad ini," yakin Solskjaer dikutip dari Athletico.

“Banyak yang telah terjadi bulan ini dan kami memiliki Raphael (Varane) dan Jadon (Sancho) bersama kami sejak Agustus, dan Cristiano (Ronaldo) sejak September.”

“Kami memiliki banyak hal untuk dikerjakan dan kami perlu meningkatkan, kami tahu itu dan saya tahu itu. Tapi saya percaya pada kelompok pemain ini dan staf pelatih yang saya miliki. Jadi, jawaban singkatnya adalah ya (Solskjaer bertahan latih United)."

“Saya percaya pada para pemain ini, saya percaya pada staf pelatih dan saya yakin kami memiliki sesuatu yang berjalan," yakin dia.

Solskjaer boleh saja berkata demikian, tapi hasil-hasil dan performa United tetap akan jadi penilaian tim yang sudah lama tak meraih trofi. Ada sejumlah faktor yang menjadi alasan klub harus mulai mencari penggantinya, dirangkum dari berbagai sumber berikut faktor-faktor tersebut:

1. Permainan dan Repetisi

Mike Parrott, penulis di Manchester Evening News menilai Solskjaer belum mencapai level Pep Guardiola, Jurgen Klopp, atau bahkan Thomas Tuchel dari cara tim bermain. Menilik data permainan United mudah dibaca, monoton, dan tidak sistematis (cenderung mengandalkan kualitas individu).

"Manajer-manajer seperti Jurgen Klopp, Pep Guardiola dan bahkan Thomas Tuchel telah berkhotbah dan menerapkan sistem mereka sambil merekrut pemain yang sempurna agar sesuai dengan cetakan (filosofi) mereka masing-masing," tutur Parrott.

"Data menunjukkan bahwa lebih banyak pelatih bisa, setidaknya secara teori, mengarah pada penciptaan peluang yang lebih baik dan melakukan tembakan efisien yang lebih tinggi, daripada banyak tembakan jarak jauh."

"Di sinilah tampaknya kekurangan Solskjaer sebagai manajer di level atas. Manajer United tidak pernah mengembangkan sistem ofensif yang rumit dan telah kembali ke dasar agar tidak terlalu memperumit timnya, pada saat dia masih perlu membuktikan bahwa dia dapat mengeluarkan yang terbaik dari kelompok pemainnya."

Permainan itu berulang dan terkadang berhasil, terkadang tidak. United punya total 54 tendangan melawan Villa dan juga West Ham (di Piala Liga), 10 tepat sasaran tapi pada akhirnya tak ada satu pun gol yang tercipta.

Uniknya, tidak ada alternatif bermain di kala permainan itu tak berjalan dan Solskjaer kukuh dengan taktik 4-2-3-1 andalannya. Itu dapat menyulitkan perjalanan United sepanjang musim dengan lawan-lawan yang berbeda.

2. Parodi McFred

Donny van de Beek

Solskjaer berulang kali menegaskan akan memberi kans bermain pemain lain dalam kebijakan rotasi pemain tim. Hal tersebut dilakukan Solskjaer, tetapi tidak semua pemain mendapatkan perlakuan yang sama.

Satu pemain yang saat ini baru tampil sebanyak tiga kali adalah Donny van de Beek. Solskjaer menjanjikannya waktu bermain dan sudah dibicarakannya sejak musim lalu, tapi Van de Beek tak banyak bermain sesuai janji.

Alih-alih memberinya waktu bermain dan membiarkan Van de Beek beradaptasi, Solskjaer terus memainkan Fred dan Scott McTominay di lini tengah dalam taktik yang sama: 4-2-3-1.

Sesekali Solskjaer merotasinya dengan Nemanja Matic atau Paul Pogba tapi tidak dengan Van de Beek. Ini dinilai jadi kekurangan Solskjaer yang terpaku pada taktik 4-2-3-1 dan tidak mencoba formasi lain.

Logika sederhananya adalah: jika tak memberi banyak kans bermain untuk Van de Beek, bagaimana ia bisa memperlihatkan kualitas yang pernah diperlihatkannya di Ajax Amsterdam?

"Dia (Van de Beek) bersama F (Frengkie) De Jong dan (Matthijs) De Ligt memimpin Liga Champions. Menurut pendapat saya, Man United membelinya tanpa tahu bagaimana menggunakannya. Pencari bakat dan manajemen yang malas hanya berpikir 'Dia bagus, ayo beli dia'," tutur eks gelandang Liverpool Don Hutchison.

3. Tanpa Trofi

Musim ini masih berjalan tapi dapat juga menjadi musim penghakiman untuk Ole Gunnar Solskjaer. Legenda United sudah melatih klub sejak Desember 2018 dan sampai saat ini belum memenangi trofi.

Perjalanan Man United di beberapa turnamen tidak buruk seperti ke semifinal Piala Liga atau final Liga Europa, tapi pada akhirnya belum ada trofi yang dimenangi. Menyimpulkan dari dua faktor di atas dan faktor di poin ini, wajar jika United mulai harus mencari pengganti Solskjaer.

Breaking News Manchester United Ole gunnar Solskjaer Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Borneo FC, Live Indosiar?
Java United FC vs Borneo FC Samarinda, pekan 4 Super League 2026/2027, di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Borneo FC, Live Indosiar?
Jadwal
Link Streaming Cagliari vs Juventus, Live di ANTV?
Cagliari vs Juventus disiarkan ANTV atau tidak? Bianconeri menghadapi ujian berat di markas Cagliari pada Serie A 2026/2027. Simak jadwal dan link streaming pertandingan di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Link Streaming Cagliari vs Juventus, Live di ANTV?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming PSS Sleman vs PSM Makassar, Live di Indosiar?
PSS Sleman vs PSM Makassar live di Indosiar atau Vidio? Cek jadwal kick-off, prediksi susunan pemain, dan link streaming resmi BRI Super League 2026/2027 di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming PSS Sleman vs PSM Makassar, Live di Indosiar?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Sassuolo vs AC Milan, Live di ANTV?
Sassuolo vs AC Milan disiarkan ANTV atau tidak? Rossoneri mengincar tiga poin di Serie A 2026/2027, tetapi Sassuolo berpotensi memberi kejutan. Cek jadwal dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Sassuolo vs AC Milan, Live di ANTV?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Liverpool vs Manchester City, Live di Sini!
Liverpool vs Manchester City tayang di mana? Simak jadwal, kondisi tim, prakiraan susunan pemain, head to head, dan link streaming Premier League 2026/2027 di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Liverpool vs Manchester City, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Cagliari vs Juventus: Ujian Berat untuk Bianconeri
Prediksi Cagliari vs Juventus di Serie A 2026/2027. Cagliari tampil mengejutkan dan berada di atas Bianconeri! Simak prediksi skor, head to head, susunan pemain, dan link streaming di sini.
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Cagliari vs Juventus: Ujian Berat untuk Bianconeri
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Como vs AS Roma, Disiarkan ANTV?
Como vs AS Roma disiarkan ANTV atau tidak? Simak informasi siaran langsung Serie A 2026/2027, jadwal pertandingan, dan link streaming Como vs Roma di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Como vs AS Roma, Disiarkan ANTV?
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Como vs AS Roma: Menguji Mental Juara I Giallorossi
Prediksi Como vs AS Roma di Serie A 2026/2027. Mampukah I Giallorossi mengatasi rekor kandang Como demi menjaga persaingan Scudetto? Cek prediksi skor dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Como vs AS Roma: Menguji Mental Juara I Giallorossi
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Sassuolo vs AC Milan: Rossoneri Rawan Terpeleset
Prediksi Sassuolo vs AC Milan di Serie A 2026/2027. Rossoneri wajib waspada usai gagal menang dalam dua pertemuan musim lalu. Simak prediksi skor, susunan pemain, H2H, dan link streaming!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Sassuolo vs AC Milan: Rossoneri Rawan Terpeleset
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Liverpool vs Manchester City: Ambisi The Reds Memutus Catatan Negatif
Prediksi Liverpool vs Manchester City di Liga Inggris 11 Oktober 2026. Simak link streaming, prediksi skor, susunan pemain, dan head to head kedua tim!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Liverpool vs Manchester City: Ambisi The Reds Memutus Catatan Negatif
Bagikan